Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Catatan

Pria Tidak Berdaya

Gambar
Selamat bertambah usia untukku. Di tengah perayaan sederhana yang kuhidupkan lewat tulisan ini, aku memilih tema “Pria Tidak Berdaya” sebagai cermin perjalananku. Bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memeluk kejujuran—tentang diriku, tentang hidup, dan tentang harapan yang masih kugenggam erat meski kadang terasa rapuh. Dalam bahasa Indonesia, “berdaya” berarti punya kekuatan, kemampuan, atau kemauan untuk menghadapi hidup—entah itu menyelesaikan masalah, mengejar mimpi, atau sekadar bangun dari tempat tidur dengan semangat.  Tapi di usia ini, aku merasa berada di sisi sebaliknya: tidak berdaya. Bukan karena aku menyerah, tapi karena hidup terasa seperti permainan yang aturannya terus berubah, dan aku sering kehabisan napas untuk mengejar. Hampa di Tengah Keramaian Di usia 39, aku melihat banyak pria seusia ku hidup dalam ritme yang sepertinya lebih “hidup”. Mereka punya pekerjaan yang memberi kepastian—gaji bulanan yang datang tanpa drama, hanya perlu mengatur apa yang masuk ke ...

📝 Halo Juli 2026: Kepala Empat, Lembaran Baru, dan Harapan yang Membumi

Gambar
[ Artikel 165#, kategori catatan ] Setiap kali mengetik kata "Halo" di awal bulan, selalu ada rasa magis yang hadir. Seperti membuka lembaran putih baru yang masih bersih. Namun, sebelum benar-benar mengayuh pedal di bulan Juli ini, saya rasa saya perlu duduk sejenak di keheningan dini hari, menarik napas dalam-dalam, dan melihat kembali apa yang ditinggalkan oleh Juni. Jujur saja, Juni kemarin rasanya seperti naik roller coaster tanpa sabuk pengaman. Naik-turunnya begitu cepat, menguras emosi, fisik, dan isi dompet secara bergantian. Baru saja membuka bulan dengan terkapar empat hari karena diare, hari kelima saya sudah harus memaksakan diri datang ke pernikahan teman setim bola. Sulit menolak undangan yang datang dari jauh-jauh hari, meski tubuh saat itu sebenarnya masih sibuk berkompromi dengan rasa lemas. Insiden Lapangan dan Pukulan Mental Setelah semua tampak membaik, saya sempat bersorak dalam hati. Akhirnya bisa comeback di lapangan hijau. Bagi saya, bermain mini so...