Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sepeda

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

🚲 Pengalaman Pertama Ban Sepeda Bocor Tengah Malam

Gambar
[ Artikel 34#, kategori sepeda ] Malam itu, Kamis malam (2/4) , saya hanya diberi dua pilihan untuk menyikapi situasi yang sedang terjadi: menertawakan diri sendiri atau marah sejadi-jadinya, meski hanya di dalam hati. Pengalaman belasan tahun bersepeda ternyata belum cukup menghindarkan saya dari momen ikonik ini: pertama kalinya mengalami ban bocor di tengah sunyinya malam. Membuka awal April, agenda di lapangan rumput sudah dimulai bersama Sanmaru FC. Rasa percaya diri membumbung tinggi, apalagi durasi bermain kali ini ditambah satu jam lebih lama—dari biasanya dua jam menjadi tiga jam. Semesta seolah merestui kebahagiaan saya saat itu, setidaknya sampai peluit panjang ditiupkan. Kejutan Tak Terduga Saat Pulang   Segalanya berubah drastis ketika saya hendak beranjak pulang. Saat menghampiri sepeda, ban belakang tampak kempes sempurna. Padahal, pagi harinya sudah saya pompa hingga maksimal. Satu-satunya alasan logis yang tersisa di kepala saya saat itu hanya satu: fix , ban ini b...

🚲 Apes di Jalan Kartini: Saat Niat Menelusuri Sejarah Berujung Ganti Velg Sepeda

Gambar
[ Artikel 33#, kategori sepeda ] Kejadiannya begitu cepat. Di tengah keriuhan lalu lalang kendaraan siang itu, tiba-tiba terdengar suara desis bocor yang sangat akrab di telinga. Seketika pandangan saya tertuju pada ban depan. Mampus! Rasanya campur aduk, ingin rasanya berteriak sekencang mungkin di tengah jalan. Ada-ada saja godaan bagi pejuang konten seperti saya, apalagi adegan ini ditemani rintik gerimis yang mulai turun. Senin siang (9/2/2026), usai mengikuti agenda " Menelusuri Sejarah Jejak Pers di Pecinan Semarang ", saya segera bergegas pulang. Saya sempat menolak ajakan rekan-rekan lain yang memilih bertahan di kediaman sang inisiator acara. Rupanya, saya memilih "jalan takdir" yang salah. Andai saja saya tetap di sana bersama peserta lain, mungkin ceritanya tidak akan se-apes ini. Usaha yang Terasa Sia-Sia Gara-gara ban bocor ini, rasanya seluruh effort yang saya keluarkan untuk acara hari ini menguap begitu saja. Bayangkan, saya datang ke lokasi dengan ...

Ada-ada Saja Cobaan Pas Sepeda Masuk Bengkel

Gambar
[ Artikel 32#, kategori sepeda ] Hidup ini memang penuh kejutan, bro. Baru aja berusaha tegar jalani hari-hari sambil ngelus dompet yang tipis, eh, datang lagi cobaan. Sepeda kesayangan, penutup lubang mobilitas hidupku, tiba-tiba bikin ulah. Rantainya rusak, dan akhirnya harus masuk bengkel. Pasrah? Jelas. Tapi, dompetku juga ikut menjerit. Awalnya, aku udah nyiapin dana darurat buat perbaikan. Tapi, karena takut kelewat batas anggaran, aku memutuskan cek dulu biayanya ke bengkel dekat rumah. Niatnya sih cuma tanya-tanya, tanpa bawa sepeda. Biar aman, gitu. Eh, ternyata rencana tinggal rencana. Sampai di bengkel, aku ketemu bapak tua pemilik bengkel yang ramah, tapi entah kenapa bikin aku lupa niat awal. Belum sempat tanya biaya, dia udah nyuruh aku ambil sepeda ke rumah. “Bawa sini dulu, biar dicek,” katanya. Ditambah hasutan pelanggan lain, om-om seumuran yang ikut nimbrung, “Cepet bawa, biar langsung kelar!” Dengan polosnya, aku nurut. Langsung balik ke rumah, ambil sepeda, sam...

Tahun 2025 Masih Bersepeda ?

Gambar
[ Artikel 31#, kategori sepeda ] Ya, saya masih bersepeda. Apalagi sepeda adalah satu-satunya alat transportasi yang saya miliki. Saya sangat bersyukur masih bisa memakainya meski keadaannya makin hari makin mengenaskan. Halo, pria yang akan memasuki usia ke-40 tahun. Masih setia dengan sepedanya tiap pergi ke mana-mana? Kamu hebat di saat dunia sedang bertransformasi dengan kehadiran kendaraan listrik.  Padahal dari sisi harga, kendaraan listrik terhitung murah. Apakah tidak ingin juga membelinya? Lebih efisien, bisa dibuat olahraga juga dan tentu, tidak capek jika kayuhnya dibuat dengan mode laju cepat (listrik). Miskin Sepertinya saya berbicara dengan orang lain. Ah, tidak. Itu saya sendiri yang seakan memberi nasihat. Ya, memang kendaraan listrik semacam sepeda bisa membuat saya lebih nyaman dan cepat. Hanya saja, keadaan yang memaksa saya belum bisa membelinya. Jika ada uangnya pun, mungkin saya akan menyimpannya untuk membantu perkembangan blog dotsemarang dan membayar hutang...

Futsal Hari Selasa, Akhirnya Bersepeda Lagi

Gambar
[ Artikel 134#, kategori futsal ] Untunglah, langit malam ini (23/1) cerah banget. Setelah sekian lama tidak memakai sepeda, akhirnya kembali memakainya. Sepeda yang sudah tak terurus tersebut masih bisa berjalan normal. Tidak ada pilihan kali ini semenjak si bungsu memakai sepeda motor usai si merah dijual. Mau tidak mau, dampaknya ke saya yang kembali ke kehidupan di mana sepeda jadi andalan. Makan nasi kucing Tentu, saya bahagia lagi dengan keadaan ini, meski tubuh akan digerakkan 2 kali lipat. Bersepeda ke tempat futsal sudah biasa saya lakukan. Jadi, tidak masalah. Sebelum menuju tempat futsal, saya menyempatkan makan di angkringan terlebih dahulu. Entah kenapa perut terasa kosong malam ini. Kembali sehat dengan sepeda Semua memiliki takdirnya. Saya kembali bersepeda seolah mengingatkan bahwa tubuh saya sudah terlalu malas setahun belakangan. Mungkin dengan cara ini, saya harus bersepeda. Tak peduli cuacanya apabila sedang jadwal bermain futsal, pokoknya gasss. Saya menyadari ...

10 Tahun Bersepeda

Gambar
[ Artikel 29#, kategori sepeda ] Sepertinya saya mulai menyerah. Bukan karena lelah, tapi perasaan nggak enak. Terutama lutut apabila menggunakan sepeda terlalu jauh atau lama. Sepedanya sudah tidak nyaman lagi. Bila tidak dipakai lebih dari 5 hari, bannya pasti kempes.  Apakah ini sudah batasnya? Perasaan itu juga sudah semakin menghilang. Bukan mengalah karena merasa kalah, tapi sadar diri dengan kemampuan. Toh, semakin berumur, orang-orang juga semakin punya pola pikir bijaksana. Saya tidak tahu mengapa pola pikir ini datang begitu saja saat sudah mencapai 10 tahun. Perasaan yang saya khawatirkan dan juga takuti bila terjadi juga pada dotsemarang. Saya akan mengabaikan dan menganggapnya kewajaran. Tidak masalah sedikit buncit karena jarang membakar lemak diperut. Lagian, siapa juga yang tertarik dengan pria 30-an. 10 tahun bersepeda adalah konsisten yang luar biasa. Sayang, semangat itu makin mengikis hilang. Sekarang saya mulai sering menggunakan sepeda motor meski tidak m...

Kehujanan, Sepeda Rusak dan Gagal Main Futsal

Gambar
[ Artikel 93#, kategori futsal ] Saya terus menarik rantai yang terlepas dari jerujinya. Sangat keras dan tangan saya sangat sakit. Suasananya juga sangat dingin, hujan masih membasahi punggung saya dan air menggenang di atas mata kaki. Sial! Sambat saya diantara lalu-lalang sorotan lampu kendaraan. Apa yang terjadi pada saya? Saya tak pernah menyangka bahwa malam ini sangat sial. Jadwal futsal hari Kamis yang biasanya membuat perasaan gembira, mendadak saja penuh emosi dan haru. Kesal dibuatnya dan terpaksa membatalkan main malam ini. Hujan deras yang sempat berhenti Setengah jam sebelum keberangkatan yang biasanya pergi pukul 6 malam, mendadak saja hujan deras di Ibu Kota Jawa Tengah. Deras, plus angin yang menggoyang-goyang pohon yang ada di dekat rumah. Meski begitu, hujan mulai perlahan reda. Gerimis saja tak akan menghalangi niat saya pergi. Harapan itu membuat saya lebih bersemangat dengan jas hujan yang sudah terpasang di tubuh saya. Mendadak lagi, belum setengah perjalanan...

3 Kali Ke Bengkel

Gambar
[ Artikel 28#, kategori sepeda ] Awal bulan Februari terasa berat karena menggeret sepeda yang ban belakangnya mendadak meledak sendiri. Mau tidak mau, harus ganti luar dalam. Perih sekali rasanya merogoh kocek kali ini. Tidak ada yang gratis di muka bumi, prinsip yang rasanya cocok kali ini. Saya pikir, punya sepeda tidak ribet mengurusin biaya rawatnya. Jangan heran sepeda saya semakin rapuh dan dekil karna pikiran itu (soal merawat). 3 kali ke bengkel Saya pikir setelah orang-orang sudah pulang (keluarga), beban yang saya rasakan sudah hilang. Ternyata tidak demikian. Ban sepeda saya kembali pecah. Bedanya dengan bulan September tahun 2021, kali ini pecah sendiri saat saya naiki. Sedangkan dulu, karena dipompa (kebanyakan angin). Untunglah saya sudah punya tujuan baru (bengkel). Tidak repot dan juga dekat dengan rumah.  Ban sepeda bagian belakang saya divonis harus ganti luar dalam oleh si Mbah yang punya bengkel. Mau tidak mau, saya pasrah menerimannya. Setelah dipasang dan kem...

9 Tahun Bersepeda

Gambar
[ Artikel 27#, kategori sepeda ] November rain. Hujan seolah jadi teman dan lawan kali ini. Tapi banyak lawannya, sih. Karena aktivitas yang kebanyakan menggunakan sepeda sering kali ditemani hujan. Terkadang khawatir, meski jas hujan ada di dalam tas tiap pergi bermain futsal. Tanggal 23 November 2021, jatuh pada hari Selasa. Jalanan masih basah karena dini hari hujan. Hari ini sangat istimewa, konsisten bersepeda terjaga. Ya, meski mulai agak malas-malasan. Terutama karena jadwal futsal seminggu 2 kali, hari Selasa dan Kamis. Konsisten itu seperti wanita Selain merayakan 9 tahun, kenangan setahun lalu di bulan yang sama juga menyertai. Saya berhenti bertaruh pada perasaan kala wanita yang saya cintai menghentikan langkah saya dengan alasan perbedaan. Selain itu, berita duka juga menambah derita saya. Syukurlah, saya bisa bertahan hingga sekarang. Bulan ini tak banyak pengalaman yang mendebarkan, selain para pemilik rumah yang datang. Bicara konsisten, saya mungkin adalah salah satu o...

Ban Meledak dan MU Kalah yang Ketiga Kalinya

Gambar
[ Artikel 93#, kategori MU ] Maksud hati menikmati malam minggu dengan pertandingan sepak bola yang penuh kesan, malah dibuat ribet sendiri. Drama sebelum pertandingan dan ternyata itu beneran pertanda. Akhir-akhir lebih bersemangat menonton pertandingan Manchester United karena adanya Ronaldo. Padahal beberapa tahun terakhir sudah melewatkan banyak siaran langsung. Konsisten tim jadi masalah buat saya. Hari ini menang, besok kalah dan seterusnya. Ban meledak Sabtu sore (25/9), beberapa jam sebelum pertandingan dimulai yang kali ini dimainkan sekitar jam setengah 7 malam, saya bersepeda keluar dengan niat nambah angin ban yang sudah terasa kempes. Dan juga mencari cemilan sebagai teman nonton. Saya bersyukur malam ini ada pertandingan bola, bila tidak saya memilih tidur cepat. Semenjak tanpa dia, kehidupan saya kembali seperti dulu lagi. Pria single yang lebih menyukai kamarnya. Ban sepeda mendadak meledak setelah dipompa. Semoga bukan kabar buruk untuk Ronaldo cs 😅 #Mufc — Asmar...

Jumat Hari Ini, Alasan Tidak Bersepeda

Gambar
[ Artikel 25#, kategori sepeda ] Hampir seminggu ini bersepeda rutin tiap pagi. Sayangnya hari Jumat ini, malah gagal. Tubuh letih semalam selesai futsal memang terasa, tapi seharusnya bisa teratasi. Namun karena lelah tersebut membuat tidur lebih panjang, bangun pagi jadi molor sampai jam 4 dini hari. Mau tidak mau, pekerjaan yang biasanya dilakukan dari jam 2 dini hari, harus dikebut untuk diselesaikan. Setiap hari selalu punya cerita. Entah itu ringan atau berat. Banyak hal manfaat dari bercerita lewat tulisan seperti ini, meski itu terlihat menderita. Tapi tunggu dulu, terkadang tujuannya bukan untuk dikasihani. Lebih punya arsip yang kelak di masa depan dapat dibaca atau diingat kembali. Memilih menyelesaikan tugas Meski niat bersepeda akhir-akhir ini sudah menyimpang, tidak lagi sekedar berolahraga , menjaga kondisi tubuh pagi hari sangatlah penting. Terkadang efeknya berbeda-beda, tapi untuk saya sendiri dapat mempengaruhi mood dan menjaga kualitas seharian hingga jam tidur....

Ganti Velg Sepeda

Gambar
[ Artikel 24#, kategori sepeda ] Disayang-sayang, eh malah dibuang. Ini bukan soal hubungan, tapi uang. Maksudnya ingin berhemat, tetap saja ada pengeluaran. Seperti mengganti velg ban sepeda depan ini. Saya ingin menangis keras-keras rasanya dalam hati. Tapi kalau velg gak diganti, aktivitas saya yang biasa dilakukan tiap pagi, bisa-bisa jadi mati. Alias tidak ada lagi. Velg bekas Sepertinya resolusi tahun ini punya sepeda baru harus segera terlaksana. Bukan harus baru, pokoknya ganti saja. Sepeda yang saya gunakan bukan karena menua makanya sering rusak, tapi jarangnya saya rawat seperti awal-awal memiliki. Delapan tahun, waktu yang tidak sebentar. Rentang waktunya lebih lama dari masa saya pacaran yang selalu kandas setiap tahun.  Ketika saya bicara dengan pemilik bengkel sore kemarin yang sudah menutup tempatnya, ternyata beliau memiliki velg bekas yang bisa dipakai. Karena beliau sering memperbaiki sepeda ini, saya tak perlu banyak tanya lagi apakah velg tersebut cocok apa ngg...

Resolusi Tahun 2021 : Ganti Sepeda

Gambar
[ Artikel 70#, kategori motivasi ] Salah satu resolusi yang saya harapkan tahun ini adalah bisa ganti sepeda. Delapan tahun yang saya lalui dengan bersepeda sudah sepatutnya wajar jika menginginkan perubahan. Tak melulu harus baru, yang terpenting ganti sepeda. Apakah sepeda yang saat ini rusak? Tidak juga. Saya sangat menyukai sepeda saya, meski sudah jarang dirawat. Begitulah manusia, hanya senang beberapa tahun setelah mereka membelinya. Saya tidak tahu kapan resolusi ini bisa terpenuhi. Apakah tahun ini, atau malah beberapa tahun berikutnya. Yang pasti, saya percaya dan memiliki harapan untuk bersikap optimis ke depan. Saya jadi ingat tentang resolusi saya tahun 2019. Saat itu saya ingin ganti laptop. Waktu itu benar-benar pengen karena laptop yang dipakai kurang maksimal. Setahun berlalu, saya hanya bisa memegang laptop baru seperti angin lalu. Acara ASUS di Jakarta yang saya datangi juga tak memberi kesempatan kepada saya untuk mendapatkannya. Meski hanya sebuah doorpirze. Na...

Bersepeda Pertama Tahun 2021

Gambar
[ Artikel 23#, kategori sepeda ] Tidak ada sesuatu yang istimewa malam pergantian tahun. Dia sibuk dengan dirinya sendiri dengan alasan pekerjaan. Saya, yaudah tidur saja. Seperti malam-malam tahun baru sebelumnya, tidur adalah pilihan. Dan paginya, langsung gass pooll bersepeda. Jumat pagi (1/1/2021), saya bersyukur masih di bumi. Menikmati udara pagi yang diselingi bunyi roda sepeda. Langit-langit menjadi saksi ketika saya melakukan olahraga pagi di hari pertama di bulan Januari. Untunglah cerah, bila tidak , saya pasti tidak bercerita ini di sini. Suasana pagi yang masih sunyi tidak membuat pekerja yang membersihkan jalan terlelap. Mereka sudah beraktivitas saja dengan sapunya. Sambil ditemani musik di telinga, jalanan yang masih begitu sepi saya kira hanya saya saja yang melakukan olahraga seperti orang bodoh. Sendiri? Ternyata, tidak. Ada beberapa orang juga ternyata yang berpikir sama dengan saya agar tubuh mereka tetap terjaga. Mereka juga mengayuh pedalnya, tak peduli suasana d...

Ada Alasan Tidak Bersepeda Hari Ini; PilWalKot

Gambar
[ Artikel 22#, kategori sepeda ] Ada fenomena menarik hari ini. Cuaca yang selama 3 hari ini memberi suasana dingin, hujan dan angin, mendadak cerah. Benar-benar terang benderang pagi hari. Padahal sebelumnya, langit selalu gelap yang disertai gerimis dan gerumuh angin. Bila itu keadaannya, saya masih bisa bersepeda 2 hari sebelumnya. Kecuali hujan yang memang sulit ditolerin, maka saya tidak akan bersepeda. Pemilihan Kepala Daerah Hari ini, 9 Desember, jatuh pada hari Rabu. Ada agenda nasional yang sedang mengadakan pemilihan Kepala Daerah. Di Semarang, pemilihan Wali Kota dipastikan melawan kotak kosong. Saya yang bukan asli Semarang tentu hanya bisa melihat saja. Antara fenomena dan Pilwalkot ini seolah ada hubungan. Bagaimana bisa curah hujan dan angin yang sering membuat kaca jendela berbunyi mendadak kalem. Mungkin direstui acara hari ini. Tidak bersepeda Tenda terpasang di jalan yang berada di tikungan, dekat rumah. Sepertinya lokasi simpangan di sini paling favorit digunakan un...

8 Tahun Bersepeda

Gambar
[ Artikel 21#, kategori sepeda ] Ada kisah menarik dalam perayaan 8 tahun bersepeda yang tahun ini jatuh pada hari Senin (23/11). Yang pertama, saya mendatangi tempat tinggalnya. Dan kedua, saya pergi ke Stasiun Tawang untuk rapid test. Sungguh perjalanan yang panjang dan rute yang lumayan jauh. Ada kabar duka yang datang malam harinya sebelum saya bersepeda paginya. Dan karena kabar tersebut, saya harus pergi ke stasiun Tawang lebih pagi. Selain perasaan mendadak melow, hubungan saya pun juga ribet. Saya benar-benar bucin kali ini. Padahal kata Denny Sumargo yang baru menikah beberapa hari kemarin dengan usianya yang berada di angka 39 tahun, 'lebih baik bucin setelah menikah daripada saat pacaran'. Saya ingin menerapkan itu, tapi mungkin Denny yang terlalu banyak wanita pantas mengatakan itu. Beda kasta juga. 8 tahun bersepeda Lupakan kebucinan saya tersebut. Mari merayakan 8 tahun bersepeda hari ini. Delapan tahun tidaklah sebentar. Hari ini saya bersyukur bahwa sepeda yang...