Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

9 Tahun Bersepeda

[Artikel 27#, kategori sepeda] November rain. Hujan seolah jadi teman dan lawan kali ini. Tapi banyak lawannya, sih. Karena aktivitas yang kebanyakan menggunakan sepeda sering kali ditemani hujan. Terkadang khawatir, meski jas hujan ada di dalam tas tiap pergi bermain futsal.

Tanggal 23 November 2021, jatuh pada hari Selasa. Jalanan masih basah karena dini hari hujan. Hari ini sangat istimewa, konsisten bersepeda terjaga. Ya, meski mulai agak malas-malasan. Terutama karena jadwal futsal seminggu 2 kali, hari Selasa dan Kamis.

Konsisten itu seperti wanita

Selain merayakan 9 tahun, kenangan setahun lalu di bulan yang sama juga menyertai. Saya berhenti bertaruh pada perasaan kala wanita yang saya cintai menghentikan langkah saya dengan alasan perbedaan.

Selain itu, berita duka juga menambah derita saya. Syukurlah, saya bisa bertahan hingga sekarang. Bulan ini tak banyak pengalaman yang mendebarkan, selain para pemilik rumah yang datang.

Bicara konsisten, saya mungkin adalah salah satu orang di muka bumi yang berada di label ini. Sampai titik ini, 9 tahun bersepeda, orang-orang mungkin melihatnya betapa mudahnya saya jadi orang yang punya konsisten.

Sayangnya, konsisten akhir-akhir ini seperti wanita yang mudah berubah-ubah. Saya akui, tahun ke-9 ini lebih berat. Terutama rasa malas dan lelah karena jadwal yang sering pulang malam sehabis futsal.

9 tahun bersepeda, alhamdulillah saya baik-baik saja. Saya dan dia juga tetap berhubungan meski dia sudah punya kekasih. Dan saya seperti kena kutukan, tidak pernah bertahan setahun dalam berhubungan.

...

Luar biasa perjalanan saya sampai sini. Bukan hanya bersepeda saja, tapi juga dotsemarang yang sudah 11 tahun. Kurang apa lagi saya bila bicara konsisten dalam hal apapun, termasuk mencintai. Mungkin dalam hubungan konsisten tidak dibutuhkan. 

Terima kasih untuk diri saya hari ini bila tahun depan saya kembali membaca halaman ini. Saya bangga dengan diri saya. Tepukan tangan dan hormat adalah hadiah yang bisa diberikan. 

Dan maaf buat saya di masa depan, tahun ini resolusi sepeda baru belum terealisasi. Terlalu banyak pengeluaran tahun ini untuk digunakan. Semoga tahun depan, semuanya bisa terkabul.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini