Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kopi

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

☕ Cerita Juli: Memulai Misi Hemat Bersama Kopi Luwak Sachet

Gambar
[ Artikel 6#, kategori kopi ] Bulan Juli ini menjadi momen transisi yang cukup kontras di meja kerja saya. Bukan tentang perpindahan aplikasi manajemen tugas atau perubahan jadwal tidur dini hari, melainkan urusan krusial yang paling mendasar bagi seorang blogger: pasokan kafein harian. Semua bermula saat saya melipir ke rak minimarket tempo hari dan menemukan sebungkus besar Kopi Luwak sachet isi 14 yang sedang promo di angka 9 ribuan. Sebagai manusia yang sedang dalam mode menekan pengeluaran agar ramah di kantong, kalkulator di kepala saya langsung menyala. Sembilan ribu untuk 14 hari? Jelas sebuah tawaran hemat yang tidak boleh dilewatkan. Namun, kepindahan dari merek sebelumnya membawa sebuah "kejutan budaya" kecil bagi lidah dan kebiasaan ngopi saya. Sebelumnya, saya adalah penikmat Nescafe sachet. Karakter kopi tersebut sangat praktis—diseduh dengan air panas, larut sepenuhnya, dan bisa langsung diminum sampai tetes terakhir tanpa menyisakan apa-apa di dasar gelas. Ber...

Mengatasi Permasalahan Ngopi, Akhirnya Beli Ukuran 1 Kg di Shopee

Gambar
[ Artikel 5#, kategori kopi ] Saya bukan pecinta kopi yang mengerti dari aroma atau kesetnya airnya masuk ke dalam tenggorokan setelah kopi diseduh dengan air panas. Saya hanya meminumnya saja untuk membantu saya berkonsentrasi sebelum menulis. Masalahnya adalah harga yang naik turun. Ya, harganya itu lho. Sudah nemu pakem kopi sachet dengan harga murah, eh beberapa waktu kemudian saat persedian kopi saya habis, tahu-tahu harganya sudah berubah lagi. Terpaksa ganti lagi dan cari lagi dengan harapan dapat harga yang lebih murah. Kualitas, saya tak peduli karena kantong saya juga sudah tidak berbekas. Menyelesaikan masalah Setelah beberapa tahun dibuat ribet dengan pemilihan dan harus berganti-ganti karna tidak ada pilihan, akhirnya nemu kopi di Shopee .  Dari sisi brand atau merek, tentu ini sulit. Apakah itu bagus atau mengkhawatirkan. Baiklah, buang dulu semua itu dan biarkan saya mencobanya dulu. Akhirnya saya membeli kopi 1 Kg di Shopee. Harganya sangat murah karena sudah di baw...

Harga Kopi Sachet Nescafe Classic Naik ?

Gambar
[ Artikel 4#, kategori kopi ] Sebagai peminum kopi sachet yang berharap dapat harga lebih murah, saya tercengang bulan ini karena harganya naik. Dulu, saya bisa mendapatkannya hanya Rp6.500 saja. Sekarang? Harganya naik jadi Rp8.800. Beberapa tempat mungkin berbeda, bahkan lebih mahal. Kopi andalan dengan merek Nescafe Classic ini biasanya saya minum 2x sehari. Sekarang kudu mikir lagi. Nilai tukar rupiah melemah Saya sempat bertanya kepada pemilik warung kelontong di dekat tempat tinggal alasan harga kopi ini jadi naik harganya. Katanya itu dampak dari nilai tukar rupiah sedang melemah. Sebagai orang yang bukan dari kalangan ekonom, tentu saya tidak terlalu mengerti. Nilai rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat ternyata sangat berdampak dengan kondisi barang-barang yang jadi naik katanya. Nilai rupiah sekarang, saat tulisan ini saya posting , berada di angka 16 ribuan lebih untuk nilai 1 dollar-nya. Sepertinya itu tinggi sekali, bukan? Tidak ada ampas Ada banyak merek sebenarn...

Dari Sachet ke Kopi Bubuk

Gambar
[ Artikel 3#, kategori kopi ] Hari ini saya masih minum kopi. Semacam kebutuhan agar tetap bernyawa saat berhadapan dengan layar. Yang berbeda dulu dan sekarang adalah saya berhenti membeli kopi sachet sekali minum. Padahal dulu tergila-gila karena dianggap mewakili kaum lemah seperti saya. Saya pikir masalahnya adalah lebih hemat ternyata. Kopi bubuk bisa diseduh berkali-kali dan lebih lama habisnya. Tentu di masa pandemi sekarang, memangkas anggaran seminim mungkin adalah pilihan. Lalu saya terpikirkan tentang gaya ngopi saya yang sekali minum. Murah juga sebenarnya saat itu. Satu bungkus dengan isi 10 sachet hanya 6 ribuan rupiah.  Untuk saya yang bukan penyuka kopi namun butuh sekali depan layar satu cangkir, itu benar-benar praktis. Minimal 1 hari 2 sachet. Bisa lebih kalau butuh asupan kafein.  Kopi bubuk Sekarang, lupakan kopi sekali minum. Saya lebih menyukai kopi bubuk. Suka di sini adalah karena durasi minumnya bisa lebih lama dan uang yang dipakai lebih sedikit. Say...

[Video] Kopi Instan Paling Murah Menurut Saya

Gambar
[ Artikel 2#, kategori kopi ] Ini adalah postingan dalam bentuk video. Seperti biasa, durasinya nggak panjang. Bila kamu sudah melihat gambar di atas, berarti sudah tahu maksud tulisan yang saya bagikan ini. Tapi bila kamu ingin lanjut membaca ini, saya tetap mempersilahkan. Nescafe classic merupakan alternatif bagi saya yang ingin berhemat dan menginginkan sesuatu yang hebat pada otak saya agar bisa bekerja, terutama aktivitas blogging. Manfaat kopi tak perlu diragukan lagi, salah satunya membantu daya konsentrasi kita. Harga Nescafe classic ini cukup murah, tidak lebih dari 6 ribu dengan isi 10 bungkus dalam 1 kemasan. Untuk mendapatkannya, saya selalu mencarinya di Alfa. Saya tidak tahu apakah di Indo juga ada.  Isi kopi ini tanpa gula, saya terpaksa harus menambahkannya di luar isinya tersebut. Saya adalah orang yang termasuk bukan kalangan pecinta kopi pahit. Jadi mohon maklum bila saya memanfaatkan kopi hanya sekedar membantu pikiran saya saat ngeblog. ...

Ini 6 Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan

Gambar
[ Artikel 1#, kategori kopi ] Seharusnya artikel seperti ini masuk ke blog atau website coffee shop. Selain bermanfaat, artikel ini menambah wawasan pecinta kopi dan menarik banyak pelanggan baru khususnya bagi mereka yang belum mencoba. Saya coba taruh di blog ini karena saya sendiri adalah penikmat kopi bukan pecinta kopi. Hey, apa bedanya dengan penikmat dan pecinta? Menurut saya sih berbeda. Saya menikmati kopi untuk merangsang otak saya agar bekerja. Ya, semacam konsentrasi tingkat tinggi agar menulis lebih mudah. Sedangkan pecinta kopi, mereka yang tidak bisa hidup tanpa kopi. Semisal sehari tanpa kopi. Entahlah menurut Anda. Di bawah ini ada 6 manfaat kopi bagi kesehatan. Ya tahulah sesuatu itu pasti ada yang positif maupun negatif. Asal semua dipergunakan dengan baik, tentu tidak merusak sesungguhnya. 1. Kopi meningkatkan kecerdasan Rasa lelah dapat diusir dengan meminum kopi karena kandungan kafein dalam kopi merupakan kandungan psikoaktif. Kafein dari kopi akan diserap darah ...