Postingan

Menampilkan postingan dengan label musik

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Tak Ingin Usai by Keisya Levronka

Gambar
[ Artikel 3#, kategori musik ] Ketika mendengar liriknya yang dinyanyikan tentang memutar waktu, seakan perasaan yang seolah sudah sembuh kembali merasa tersakiti. Baper, sedih dan berharap waktu memang benar-benar bisa diulang. Saya baru mendengar lagu Keisya Levronka yang awalnya dari radio. Karena liriknya mewakili perasaan, saya mencarinya di YouTube. Wew, sudah puluhan juta views. Begitu banyak hati yang diwakilin. Tersadar kutinggal sendiri Lirik di atas ini seperti gambaran yang terjadi sekarang. Saya seperti belum move on dari dia. Menghabiskan waktu sendiri dengan berbagai kesibukan dan hanya berjuang untuk bisa bertahan dari perasaan getir. Memang ada seseorang yang datang, tapi entah kenapa itu bukan yang saya harapkan. Kuterima semua keputusan Kata kuterima sangat menyerap kala teringat dia yang selalu ingin pergi meski sudah dipertahankan. Agama jadi satu-satunya alasan besar ia pergi. Hanya saja, saat saya sedang berjuang, ia sudah berganti-ganti pasangan. Seolah saya han...

Aku Tidak Baik-Baik Saja by Judika

Gambar
[ Artikel 2#, kategori musik ] Andai aku bisa memutar waktu, aku tak ingin mengenalmu. Lirik pembuka dari lagu Judika yang dirilis akhir bulan Juli sangat mewakili perasaan saya hari ini. Lagu tersebut sungguh membuat air mata saya tidak tertahan untuk jatuh dan jatuh. Lagu berjudul ' Bagaimana Kalau Aku Tidak Baik-Baik Saja ' lebih terasa dapat perasaannya saat menonton video klipnya. Model video klip benar-benar memberi roh pada tiap lirik. Ya, mereka berhasil mengembangkan cerita sedemikian rupa. Sedang tidak baik-baik saja Lirik ' bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja T'rus mengingatmu Memikirkanmu Semua tentang dirimu ' mewakili diri saya mengawali bulan Agustus. Masih tentang dia yang kini berganti pasangan, kami memutuskan menyepakati untuk tidak saling terhubung. Dia ingin fokus pada pasangan dan karirnya. Meski saya mendukungnya karena itu baik, perasaan saya benar-benar tidak baik-baik saja. Sangat sulit melepaskannya kala cinta dilakukan banyak pengorb...

Channa Mereya

Gambar
[ Artikel 1#, kategori musik ] Selasa malam (17/11), hujan mendadak turun. Tanpa sadar menjelajah YouTube dan berhenti di lagu Channa Mereya yang berasal dari film Ae Dil Hai Mushkhil yang dirilis tahun 2016. Rasanya pernah menonton film ini. Entah kenapa emosinya baru sekarang terbawa suasana. Baiklah aku pergi Ingatlah aku dalam doamu Sebutlah namaku dalam ucapanmu Simpanlah selalu kebaikanku dalam peti di hatimu. Lirik pembuka ini mendadak menenggelamkan suasana yang diiringi suara rintik hujan. Entah kenapa, keduanya satu paket. Ditambah lagi, saya sedang merasakan sesuatu yang membuat sedih. Pikiran berkata 'mungkin benar harus pergi'. Tidak lagi mengganggunya selamanya. Apakah saya harus berhenti membuat status di media sosial, biar dia tenang karena saya tidak berenang dipikirannya. Menjadi pengecut adalah kalimat yang tepat, meski saya bukanlah yang sebenarnya penjahat. Andai saya diberi waktu mundur, saya tidak akan semenyesal ini menjadi dewasa yang selalu memikirkan...