Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lucu

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

🟤 Dari Pare ke Sawo: Menambal Rindu Warteg Andalan Lewat Pohon Tetangga

Gambar
[ Artikel 56#, kategori kesehatan ] Kehilangan warteg andalan itu rasanya mirip seperti kehilangan rutinitas penting yang bikin hari-hari jadi pincang. Sejak tempat makan langganan saya itu resmi tutup ( cerita sedihnya sempat saya tulis di sini) , ada satu hal besar yang hilang dari piring makan saya: pasokan serat harian dari tumis sayur pare . Bagi sebagian orang, pare mungkin dihindari karena pahitnya. Tapi bagi saya, pare adalah andalan. Ketika warteg itu tutup, saya sempat bingung harus mencari alternatif sumber serat apa yang praktis dan bisa dinikmati setiap hari tanpa harus repot memasak sendiri di dapur. Siapa sangka, jawaban dari masalah serat ini ternyata tidak datang dari pasar, melainkan dari atas kepala saya sendiri. Tepatnya dari pohon sawo milik tetangga. Berkah di Balik Pagar Tetangga Pohon sawo itu sebenarnya sudah berdiri di sana lama sekali. Bertahun-tahun. Selama itu pula saya hanya menganggapnya sebagai bagian dari pemandangan sekitar rumah, tanpa pernah benar-be...

Petualangan Pagi: Berburu Kerupuk Udang Finna yang (Ternyata) Langka di Semarang

Gambar
[ Artikel 22#, kategori Lucu ] Pagi itu, 3 Juni, saya tidak menyangka akan terjebak dalam drama berburu kerupuk udang merek Finna. Bukan sembarang kerupuk, tapi yang ukuran bungkus panjang, 380 gram, yang konon jadi primadona.  Ternyata, mencari barang ini di Semarang bukan perkara mudah. Dari minimarket sampai toko kelontong, stoknya kosong! Kalau ada pun, mereknya sama tapi ukurannya beda. Hari itu benar-benar menguras waktu dan tenaga, tapi kalau dipikir-pikir lagi, ceritanya kok lucu juga. Semua bermula dari kedatangan pemilik rumah, yang datang membawa "misi spesial." Sebagai pria muda paling senior di rumah—dan karena si bungsu sudah kabur ke kantor sejak subuh—saya lah yang kena tugas mulia ini.  “Cari kerupuk udang Finna,” katanya. Mudah, pikir saya. Tinggal ke minimarket, ambil, bayar, selesai. Ternyata, hidup tidak sesederhana itu. Dengan penuh percaya diri, saya meluncur ke minimarket terdekat. Finna? Ada! Saya pulang dengan senyum kemenangan, membawa kerupuk udang...

Tawa Geli dan Cerita Berat Badan: Celana Dalam yang Terlupakan

Gambar
[ Artikel 21#, kategori Lucu ] Saya tidak menyangka, celana dalam pemberian kerabat yang awalnya tidak saya pakai karena ukurannya (M) yang terasa kekecilan, akhirnya bisa juga saya kenakan. Alasannya sederhana: berat badan saya terus menurun, alias semakin kurus. Saya pun tertawa geli sendiri saat mencobanya. Celana dalam (CD) yang sebelumnya hanya tergeletak tak terpakai, kini akhirnya bisa dipakai juga. Perasaan saya campur aduk-antara senang karena akhirnya punya pilihan CD baru, tapi juga agak prihatin melihat berat badan yang terus turun. Saat menimbang di akhir tahun, berat saya hanya 48 kg . Namun, saya percaya selalu ada hikmah di balik setiap kejadian, termasuk soal berat badan ini. Ternyata, tubuh yang lebih kurus juga berdampak pada pakaian yang saya kenakan, khususnya CD pemberian tadi. Apalagi, CD-nya masih baru dan berisi tiga potong dalam satu kemasan. Sungguh, kejadian yang tak terduga. Tapi saya senang, setidaknya sekarang punya lebih banyak pilihan! Artikel terka...

Ketika Sarapan di Hotel Tapi Lupa Kalau Tidak Ada Fasilitas Sarapan Saat Pesan Kamar Lewat Aplikasi

Gambar
[ Artikel 20#, kategori Lucu ] Seumur-umur nginap di hotel, baru kali ini merasa lucu dan sedikit khawatir saat sarapan pagi. Saya pikir nginap di hotel yang letaknya tengah kota dan label bintang 3 pasti dapat fasilitas sarapan. Namun yang terjadi? Saya merasa geli sendiri dan tertawa sambil mau nangis juga. Dengan langkah percaya diri turun ke bawah menuju ruang sarapan yang jadi satu sama lobi ini, saya mengambil sarapan. Ambil ini, itu dan duduk dengan wajah kelaparan. Lalu, saya mengabarin kerabat untuk segera sarapan lewat WhatsApp. Duar... salah satu kerabat yang booking hotel baru kasih tahu jika hotel ini dipesan lewat aplikasi tidak include fasilitas sarapan. Hahaha.... makanan di piring sudah habis. Ini tinggal mau makan roti. Kenapa baru bilang coba. Padahal di kamar saat ngobrol dengan pemilik rumah, disuruh sarapan aja paginya katanya. Memang tidak masalah, toh, nanti tinggal bayar saja. Jadi, aman kok. Ya, benar sih. Namun tetap saja ini lucu buat saya yang beberapa kali...

Apesnya Buka Puasa Sebelum Banjir Menyapa Kota Semarang

Gambar
[ Artikel 19#, kategori Lucu ] Niat yang tulus dan tekad yang kuat saja masih tidak cukup untuk menghindari kesialan dalam hidup. Saya sedang berada diposisi tersebut saat hari kedua puasa. Rasanya seperti sudah jatuh, malah ketiban tangga. Mau ketawa tapi dikira orang gila. Haha..momen ini tidak akan saya lupakan. Usai diberi kebahagiaan di awal puasa dengan buka di salah satu hotel di Kota Semarang, saya mencoba mempertahankan momentumnya dengan buka puasa di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pada hari kedua.  Jaraknya kurang dari 3 km dari rumah mungkin, naik sepeda adalah alternatif saat itu. Namun dari sini lah niat saya diuji sesungguhnya. Hujan sudah turun menyapa sejak awal puasa. Pikir saya, ah biasa saja. Gagal buka puasa Sempat maju mundur karena hujan yang turun begitu deras, akhirnya saya bertekad keras untuk tetap pergi. Dengan memakai jas hujan, akhirnya saya tetap mengayuh sepeda sampai ke MAJT. Ini bukan pemandangan pertama kalinya karena saya sudah terbiasa hu...

Drama Sebelum Futsal Awal Bulan Maret

Gambar
[ Artikel 18#, kategori Lucu ] Niatnya bagus. Sebelum ke lapangan futsal, rencananya saya menghampiri sebuah hotel yang menggelar acara launching menu bukber. Sama seperti minggu lalu sebelumnya, segala persiapan sudah semua. Langsung gass naik sepeda ke lokasi. Selasa sore (5/3), saya sudah tiba di hotel yang dituju. Saya mencari tempat parkir namun sedikit kesulitan karena palang masuk roda dua buat kendaraan yang biasanya mudah saya lalui kali ini benar-benar sulit. Jadinya, saya tanya ke orang hotel. Di mana saya bisa parkir sepeda saya? Oleh security hotel saya diarahkan ke bagian bawah yang biasanya tempat parkir roda dua. Namun kali ini berbeda karena ada ruang lain yang langsung mengarah ke lift hotel. Drama dimulai Dengan rasa percaya diri yang begitu tinggi, saya masuk ke hotel melewati karyawan-karyawan yang ada di pintu lift utama. Saya masuk ke lift lalu menekan nomor lantai yang sangat familiar. Karena akan futsal, saya sudah bawa baju ganti. Jadinya saat lift sudah k...

Mampir Mal Hanya Untuk Pup

Gambar
[ Artikel 17#, kategori Lucu ] Jika dipikir lagi, ini kejadian lucu yang saya alami. Ini terjadi saat saya sedang di Jogja. Suasananya sangat ramai, maklum momen natal. Tapi isi perut sudah di ujung tanduk, sulit ditahan lagi. Hari ke-2 atau tanggal 25 Desember 2023. Kami memutuskan jalan-jalan sebelum esok harinya pulang. Ada banyak tujuan kali ini. Apalagi ada grup ibu-ibu dan anak muda, saya yang hanya driver hanya mangut-mangut saja saat disuruh ke sana atau ke sini. Mendadak sakit perut Ini Jogja, bukan Kota Semarang. Semakin sering saya ke sini, ternyata Jogja sangatlah luas daerahnya. Entah itu sedang berada di Kabupaten Sleman atau pusatnya, itu tetaplah saya sebut Jogja. Tempat-tempat yang kami kunjungi saat itu, letakya jauh-jauh. Apalagi tempat kami menginap dan Pakuwon Mall Joga. Rute yang ditempuh berliku-liku karena masih mengandalkan google map sebagai teman perjalanan. Nah, di sini sialnya. Sebelum tiba di tempat yang dituju, perut saya mules. Entah kenapa perjalana...

Mendadak Celana Dalam Melorot Saat Main Futsal

Gambar
[ Artikel 125#, kategori futsal ] Ada-ada saja momen yang menggelikan ketika sedang bersemangatnya. Kali ini datang saat bermain futsal sore hari. Entah kenapa saya baru ingat jika hari itu salah menggunakan celana dalam yang seharusnya tidak dipakai saat beraktivitas. Awal bulan Oktober kemarin, Senin sore (2/10) , awalnya semua baik-baik saja. Mungkin karena keringat berlebih, momen menggelitik itu akhirnya terjadi. Sudah lebih 1 jam kami bermain dan ini kali keduanya saya bermain kembali usai digantikan dengan pemain lain yang menunggu giliran. Karena sudah beristirahat, semangat saya kembali dan waktunya unjuk gigi pikir saya. Namun saat berlari, celana dalam saya seakan melorot. Lho lho... saya langsung berhenti mengejar bola. Momen memalukan ini tentu tidak ingin terlihat rekan-rekan. Mau tidak mau saya berusaha menutupin dengan gerakan seakan tubuh bagian punggung ke bawah mengalami kram. Padahal saya sedang menarik ke ata celana dalam saya yang sedang melorot. Duh, ada-ada ...

Tidak Sesuai Harapan

Gambar
[ Artikel 15#, kategori Lucu ] Saya pikir akan mendapatkan kejutan tahun baru ini. Apalagi kotak kayu yang sangat besar dari biasanya yang saya dapatkan. Membayangkan perasaan saat membawanya ke kamar itu seperti anak kecil yang berhasil membeli permen yang diinginkan. Tapi setelah dibuka? Tanggal 22 Desember 2020, malam yang sunyi terdengar suara hape yang sengaja ditaruh di dekat kepala. Pesan masuk dari seseorang yang saya kenal dan pernah bertemu di Lawang Sewu saat ada kegiatan liputan Indosat. Bermaksud mengirimkan sesuatu untuk tahun baru, saya pikir itu mengejutkan karena diminta alamat rumah. Sekelas provider yang mengirimkan, siapa tidak tergiur coba. Apakah seperti parsel? Entahlah. Kotak kayu di dekat pintu Seminggu berlalu . Setelah menemani keluarga jalan-jalan seperti biasa, saya yang sedikit lelah sangat terkejut ada paket atau kotak kayu dekat pintu. Wow besar, apakah ini laptop? Ada nama saya pula. Tak butuh waktu lama untuk segera membawanya ke kamar dan langsung...

Ketinggalan Tas, Hujan dan Memar

Gambar
[ Artikel 14#, kategori Lucu ] Ada kejadian yang bakal saya ingat selalu ketika mengikuti famtrip bulan Oktober kemarin. Tas yang saya bawa ketinggalan saat malam hari di mobil. Padahal saya sudah berada di rumah warga (homestay) yang dijadikan tempat bermalam hari kedua. Akhirnya kejadian ketinggalan tas tersebut jadi perbincangan dan mencairkan suasana pagi harinya. Yang tambah lucu, saat mengambil tas di belakang mobil, saya malah jatuh. Driver yang melihat saya dari kaca spion menceritakan kejadian tersebut dan membuat saya sedikit malu. Malam hari Jadi kita mundur dulu dengan posisi saya yang sudah berada di kamar malam harinya. Penghuni rumah mau tidak mau tidur di depan ruang tv. Itu tidak enak rasanya karena kamar mereka saya gunakan. Saya tidak sendiri, satu rumah diberi jatah untuk 2 orang. Saat sudah berganti celana, saya mencari tas orange yang berisi pakaian. Toleh kanan kiri, tas itu tidak ada. Duh, perasaan saya tidak enak. Pasti ketinggalan. Dan benar saja, saya langsun...

Masak Telur Rebus di Rice Cooker, Eh Malah Busuk

Gambar
[ Artikel 13#, kategori Lucu ] Semoga ini bukan pertanda buruk. Mungkin saya hanya sial saja. Apes banget ketika yang diharapkan, malah gagal total. Bermaksud sarapan dini hari, eh telurnya yang dimasak dengan rice cooker malah jadinya busuk. Ini yang selalu saya dikhawatirkan ketika memasak telur rebus dengan penanak nasi. Akhirnya kejadian juga. Setiap memasukkan telur yang tidak diketahui apakah dalamnya bagus atau tidak selalu membuat masak. Memang ini yang pertama kali. Sebelum-sebelumnya sukses dan aman saja. Seperti sudah biasa, jadi tidak begitu memperdulikan bagaimana kualitasnya saat dimasukkan. Baunya mirip telur asin Apakah ini bisa dibilang beruntung atau tidak? Saat membuka rice coocker, telurnya pecah dan keluar bau yang tidak enak. Aromanya malah mirip telur asin.  Saya pikir akan membuang semua nasi yang saya masak saat itu (dini hari). Setelah mengambil telur di atas nasi dan menyaring bagian-bagian yang ternoda, nasinya masih bisa saya makan. Masih beruntung dan ...

Bekal Menginap Saat Bekerja di Luar Rumah

Gambar
[ Artikel 10#, kategori Dibalik Layar ] Kamu tahu hal pertama yang saya khawatirkan ketika membawa pekerjaan keluar kamar adalah makanan? Bila beberapa tempat yang saya datangi bisa diakali dengan beli cemilan, kali ini saya membawa bekal, seperti sedang piknik. Aktivitas hari ini dilakukan di hotel bintang 4, The Wujil Resort & Conventions . Kebenaran saya menginap tanggal 23 Agustus kemarin. Baca cerita saya sebelumnya tentang perjalanan ke hotel yang berada di Ungaran ini di sini . Memang terdengar aneh atau menggelikan jika bekal makanan yang saya bawa hanya nasi dan keju. Padahal di hotel adalah gudangnya makanan. Dini hari Alasan saya membawa bekal adalah pekerjaan saya yang dilakukan dini hari. Saya bangun pukul setengah 2 pagi. Tentu tidak akan ada makanan di hotel. Apalagi saya tidak berencana membeli untuk kemudian di makan pas saya bangun. Alasan kedua adalah saya membutuhkan kopi. Tapi, karena saya punya maag yang tidak dapat dikompromi, saya tidak boleh langsung meminu...

Ditinggal Bus

Gambar
  [ Artikel 11#, kategori Lucu ] Entah mau kesal atau menganggapnya lucu. Ini pertama kalinya kejadian saya gagal pergi mengikuti acara karena bus yang akan membawa perjalanan menuju Wonosobo meninggalkan saya tanpa aba-aba sama sekali. Saya hanya melongo seperti film adegan konyol yang bergenre komedi. Minggu awal bulan Agustus rasanya saya memiliki momen sempurna. Dapat job yang berhubungan dengan pekerjaan sebagai pemilik blog. Artinya ada pemasukan meski itu tidak besar, setidaknya bisa beli makan kucing 1 bulan dan beli kuota internet untuk bulan September. Atau membayangkan saya akan menikmati hidangan yang lebih layak dari hari-hari biasanya saat di rumah yang hanya nasi dan keju. Saya harus memotret makanan yang santap, pokoknya. Pikiran saya yang sudah liar karna pandemi benar-benar membuat saya membumi terus. Perjalanan malam Tanggal 28 Juli 2020, kabar itu datang. Mengajak saya pergi di bulan Agustus untuk meliput aktivitas yang berhubungan dengan pariwisata. Tentu ...

Ke Jakarta Hanya Membawa 50 Ribu Rupiah

Gambar
[ Artikel 2#, kategori Jakarta ] Saya tidak sedang membuat konten clickbait, tapi memang benaran uang yang saya bawa hanya 50 ribu rupiah saat pergi ke Jakarta. Saya datang ke Ibu Kota dalam rangka launching acara ASUS Indonesia. Mungkin kamu mengerti soal ini dari aktivitas saya. Pantes saja. Ya, begitulah ketika sebenarnya hanya perlu membawa diri dan satu tas saat menerima undangan dari ASUS. Pesawat tinggal naik dan turun. Menginap, tinggal tidur dan menikmati langit Ibu Kota kala sedang sendiri pagi hari. Hanya 50 ribu Tahun 2017, saya pernah menulis tentang 50 ribu itu sangat berarti. Ada di bawah link-nya . Itu benar sekali, punya uang segini (50K) di dompet adalah kebanggaan. Tidak mudah mendapatkan 50 ribu saat sekarang ketika kebutuhan harus terpenuhi, seperti kuota internet dan makanan kucing.  Jadi ketika beberapa kali ke Jakarta dalam rangka acara ASUS, isi dompet saya berisi 50 ribu. Selembar itu saya gunakan untuk bertahan 1 bulan. Bisa dibayangkan, jika uang in...

Jemur Bantal Guling Malah Kehujanan

Gambar
[ Artikel 9#, kategori Lucu ] Saya baru sadar ketika keinginan untuk melihat hujan ( sapa tau ada yang menarik ) di teras rumah, mendadak jadi konyol kala bantal dan guling yang dijemur sebelumnya belum diangkat. Ya, sudah terlanjur basah siraman hujan yang sangat deras hari ini. Antara kaget atau menertawakan diri sendiri karena kebodohan sendiri. Saat saya berbagi cerita ini ke dia, saya mau tidak mau menerima ejekannya. Ya, saya tolol. Dan mungkin kamu juga akan tertawa jika saya mengabarinmu sekarang. Kekonyolan ini bukannya jadi introspeksi diri, saya malah mencari cara bagaimana saya berbagi cerita ini di media sosial. Di Twitter, ah gak deh. Stories Instagram, jangan deh. Dan terpaksa di blog ini. Saya jarang menertawakan diri sendiri ternyata di blog pribadi saya ini. Gak apa-apa deh, tambah konten meski itu bukan hal positif atau sedih. Terakhir bulan Juni 2019. Jemur pakaian Kamu bisa bayangkan betapa bodohnya saya yang menghiraukan bantal guling saya kehujanan....

Ceritakan Soal Mantan ke Pasangan, Malah jadi Mantan juga

Gambar
[ Artikel 8#, kategori Lucu ] Ketika kejujuran dalam hubungan adalah simbol cinta. Maka itu adalah jalan menuju kehancuran dikemudian hari. Terlalu jujur bisa saja jadi cara bodoh mengaku budak cinta atau sangat mencintai. Benarkah? Jawab sendiri. Sialan! Pikir saya sambil menyapu halaman depan rumah. Mungkin ini bisa disebut kejadian lucu dalam hidup saya. Tahu gitu bakal bernasib sama, lebih baik saya tidak pernah bersikap jujur sama sekali. Saya tertawa sendiri. Bagaimana bisa kejadian itu malah kembali kepada saya. Dengan bangganya saya bercerita tentang mantan dan memperlihatkan mereka dari akun Instagram yang masih saling mengikuti. Saya jadi ingat, mundur kebelakang , saat bercerita tentang mantan memang suasananya lagi senang. Saat itu saya lupa apakah saya terlalu sombong atau gimana? Kini, menengok media sosial rasanya gimana gitu. Apalagi hanya saya yang mengikuti. Semua akun sudah unfollow semua olehnya. Saya berpikir berteman itu adalah cara jadi manusia. Ah ...