Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kucing

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

☀️ Kucing Winky Kembali Menyapa di Pagi Hari

Gambar
[ Artikel 27#, kategori kucing ] Setelah beberapa hari saya hanya bisa melihatnya dari kejauhan dan memilih untuk cuek, akhirnya Winky datang. Ia menghampiri dan menemani aktivitas pagi yang saya lakukan. Rasanya sudah begitu lama saya tidak bertemu dengannya, Si Winky. Terakhir saya memublikasikan tulisan di blog ini ternyata sudah lewat satu tahun. Entah hal apa yang tiba-tiba saja merasuki saya, yang jelas saya kembali membawanya ke sini (blog). Mungkin karena ini awal bulan, hawanya masih terasa baik. Dan mungkin juga karena memang sudah lama sekali saya tidak melihatnya, sejak bulan lalu (November). Kini, ia kembali mendekat dan menyapa. Ia menemani saya yang tengah sibuk memotong rumput taman. Tidak afdol rasanya tanpa mengelus tiap kali ia datang menghampiri. Sehat-sehat selalu ya, kucing yang masih bertahan hidup ini. Mengingat anak-anaknya dan pasangannya sudah lama tidak kelihatan. Ada yang sudah mati dan yang lainnya memilih pergi. Semoga tetangga yang merawatnya tidak l...

Wingky di Bulan September 2024

Gambar
[ Artikel 26#, kategori kucing ] Saat membuka pintu depan, makhluk berwarna hitam dari belakang itu sedang santai di atas jok motor. Sungguh pemandangan yang sudah lama tidak terlihat. Akhir-akhir ini kucing yang kami rawat sejak kecil sering ke rumah.  Iya, si Wingky sejak dipelihara tetangga rasanya seperti bukan kucing kami saja (rumah). Saya sadar betapa mahalnya merawatnya jika sudah dewasa seperti sekarang. Dulu waktu kecilnya hanya berpikir sederhana. Kasih makan dan sudah. Melihatnya masih sering datang menghampiri, sepertinya Wingky tidak lupa dengan tuannya dan rumah tempat tinggalnya dulu. Saya bahagia melihatnya meski sekarang ia tidak kami rawat sepenuhnya. Artikel terkait : Bulu Kucing Kucing Mati Kelindes Mobil Ketika Kucing Bersin Natal Terbaik Lainnya

Bulu Kucing

Gambar
[ Artikel 25#, kategori kucing ] Beberapa minggu belakangan, Si Winky senang berada di belakang rumah. Ia selalu menunggu saya di sana saat mau keluar rumah. Terkadang ia terlelap tidur di sana juga. Sesuatu yang membuat saya sangat senang sebagai pemilik kucing. Semenjak kucing ini dipelihara tetangga, saya jarang melihatnya betah di rumah. Si Winky memang suka nemenin saya sedang menyapu di halaman luar rumah, tapi ia akan kembali ke rumah tetangga yang memeliharanya. Nah, semenjak saya memberinya minum susu, ia rajin nungguin di belakang. Saya baru tahu pengaruh susu sangat disukainya sehingga ia rela tidak pulang ke rumah tetangga. Sampai pernah saya lihat si tetangga cari si Winky sampai ke rumah bagian belakang. Bulu kucing Sepertinya benar, ketika kamu sedang bahagia , selalu disertai perasaan tidak disukai. Winky yang tinggal di dekat pintu belakang mendadak jadi masalah oleh salah satu penghuni rumah. Saya yang sedang di luar karena sedang bermain futsal, mendadak kesal. H...

Kucing Mati Kelindes Mobil

Gambar
[ Artikel 24#, kategori kucing ] Ada-ada saja derita yang menghampiri ketika kata ikhlas sudah diucapkan. Nasibnya tidak sebaik saudara-saudaranya, sialnya malah mati karena kelindes mobil tetangga.  Sesaat tidak percaya bahwa kucing itu tewas tergeletak, pikiran masih berucap mungkin dia sedang tiduran saja. Kenyataannya, hari itu adalah hari terakhir ia kembali ke rumah dan menyapa saya. Saya seperti tidak dianugerahi sebagai pemilik kucing yang baik. Ini kesekian kalinya mendapati binatang peliharaan mati. Mau biarkan saja itu terjadi karena kematiannya karena kecelakaan kendaraan, tapi kasian juga dibiarkan.  Akhirnya memutuskan menguburnya di sekitar rumah. Selain dekat, waktunya juga beranjak menuju magrib. Perasaan sedih bercampur kesal karena kucing ini masih belum genap 1 tahun umurnya. Ditambah, seharusnya yang mengurus kematian kucing adalah pengemudi yang menabraknya. Saya jadi ingat Ayah saya yang menabrak kucing dan bergegas menguburkannya dengan pakaian yan...

Ketika Kucing Bersin

Gambar
[ Artikel 23#, kategori kucing ] Ini adalah pengalaman pertama kucing di rumah mengalami bersin. Mungkin pernah, namun yang benar-benar terlihat dan berlangsung berhari-hari, baru kali ini. Membingungkan untuk saya yang notabene bukan pengasuh yang baik.  Ternyata bukan hanya manusia, nunjuk diri sendiri , yang mengalami bersin-bersin. Kali ini bersinnya lebih ke arah penyakit. Karena saya pikir bersin kucing ini terjadi ke semua kucing. Baik dari tetangga sebelah, sampai kucing di rumah. Saya merasa sedih ketika tidak mampu membawanya ke dokter. Memikirkan bagaimana pengeluaran bulanan untuk membeli makanan saja masih khawatir, bagaimana membawanya ke dokter. Anggap saja saya bukan pemilik yang perhatian. Ada satu momen ketika si kucing yang ada di dalam gambar ini sedang bersin-bersin saat sesudah saya memberi makan. Ah lucu juga melihatnya. Itu seperti saya saat sedang bersin juga. Tidak diobati Semua kucing di rumah, total 4 kucing , semua terkena penyakit bersin-bersin at...

Natal Terbaik

Gambar
[ Artikel 22#, kategori kucing ] Ada banyak perasaan saat hari Natal menyapa tahun ini. Saya ingin menjadikan Hari Natal sebagai momentum untuk menyapanya dan menyampaikan perasaan saya. Namun bukan dia yang mengambil momentum tersebut. Peristiwa kelahiran datang tidak terduga meski sudah tahu berbadan dua. Dini hari seperti biasa saya terbangun. Beberapa orang yang saya kenal dan berbeda keyakinan pasti sedang mendapatkan banyak ucapan Hari Natal. Saya pun tidak ketinggalan menguncapkan kepada mereka. Namun yang saya harapkan tidak juga kunjung tiba. Saya seperti kehilangan momen. Dia benar-benar hilang, entah kemana. Kelahiran Saya sudah pasrah bahwa ia tidak bisa diharapkan di hari istimewa keyakinannya. Entah, apa yang membuatnya trus terasa hampa. Seolah dunia menjauh darinya. Padahal dia sendiri yang memikirkan dirinya tenggalam. Saya di sini selalu menunggunya padahal. Pagi telah menjelang. Setelah berolahraga, seperti biasa memberi makan kucing. Dan ternyata, kucing betina ...

Keluarga Baru di Bulan September 2020

Gambar
[ Artikel 21#, kategori kucing ] Akhirnya lahiran lagi. Sudah beberapa minggu si Mami tidak boleh keluar dari kandang karena sedang mengandung. Entah kenapa, kelahiran kali ini tidak begitu saya sambut dengan bahagia.  Saya masih trauma jika harus mengubur salah satu anak kucing yang baru lahir kemudian mati. Bukan hanya tidak bisa berbuat apa-apa, tapi bingung mau mengubur di mana. Membuangnya begitu saja, seolah saya adalah penjahat. Dua bayi kucing Sudah jam 10 siang lewat hari ini (14/9/2020). Seperti biasa saya pergi ke belakang, membuka kandang dan menjemur kotoran agar kena sinar matahari. Akhirnya melahirkan juga saat ingin membuka kandang. Tampak dua bayi yang baru lahir terlihat. Salah satunya sedang menyusui. Sedangkan satunya dijilati kakaknya yang baru beberapa bulan kemarin lahir juga. Warna putih mendominasi keduanya. Saya masih merasa jijik untuk melihatnya. Bila biasanya saya mengabadikannya, lalu mengunggahnya ke media sosial, kali ini saya lebih suka membag...

Tantangan Hari Ini: Terpaksa Hutang Untuk Beli Makan Kucing

Gambar
[ Artikel 20#, kategori kucing ] Pengeluaran untuk makanan kucing yang awalnya selalu di angka 250 ribu, sudah diakali sampai 150 ribu. Akan tetapi, saya tetap saja merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan para kucing. Apalagi pandemi gini. Tidak ada pemasukan sama sekali. Sore ini sikap tenang saya telah berubah. Saya sudah mengabari pemilik rumah yang berurusan dengan kucing ( pemilik awalnya yang merupakan inisiator untuk melihara kucing) untuk membantu saya membeli kucing.  Sudah lebih satu hari belum ada kabar. Pasrah, tidak mungkin dipaksa. Mungkin ia sangat sibuk. Saya harus memaklumi ini. Hutang lagi Pada akhirnya saya kembali meminjang uang kepada penghuni bawah yang baru kemarin saya juga minjam dengan urusan yang sama. Beli makan kucing.  Saya membenci mengutang. Lebih baik saya kelaparan, tapi ini kucing. Bukan saya. Saya masih memikirkan bagaimana membuat keuangan saya stabil. Menjadi pemilik blog tidaklah segampang itu mengatakan meraup uang dari sana. Seb...

Lulu, Sebuah Kesalahan

Gambar
[ Artikel 19#, kategori kucing ] Setiap nama yang diberikan merupakan sebuah anugerah. Doa dan harapan di masa depan saat ia terus bertumbuh dewasa. Semua menginginkan hal terbaik. Namun saya melakukan kesalahan kali ini. Lahir di bulan Juli 2018, Lulu kini berumur satu tahun lebih. Ia dan saudaranya, si Lala, masih sehat semua. Hanya saja buat si Lala, ia tidak bebas seperti si Lulu. Kesalahan identifikasi jenis kelamin Sebagai orang yang mengasuh kucing lebih dari 5 tahun, saya sangat malu bahwa saya belum bisa mengidentifikasi jenis kelamin kucing. Alhasil, nama Lulu dan Lala yang notabene nama yang banyak digunakan perempuan harus disematkan kepada mereka yang merupakan kucing pejantan. Hingga sekarang, dua saudara itu yang kini jadi musuh terus saya panggil Lulu dan Lala. Entahlah, jangan tertawakan saya soal ini. Saya juga bingung. Semoga dua kucing ini tidak sakit-sakitan. Saya sudah banyak mengalami kehilangan kucing, terutama yang mati. Tidak begitu berguna diri ini saat itu t...

April 2020, Keluarga Baru

Gambar
[ Artikel 18#, kategori kucing ] Dari total bayi kucing yang lahir, hanya 2 yang selamat. Entah kenapa kucing betina satu-satunya ini terus melahirkan. Saya bukan pecinta kucing, jadi sulit menyuruh untuk mengebirinya karena itu tentu butuh biaya. Rabu pagi (15/4), kandang kucing mendadak banyak darah dan tubuh lunglai bayi yang terkapar. Bayi kuncing tersebut dipastikan mati, sisanya masih selamat. Meski berharap tidak ada lagi keluarga baru, tapi melihat bayi kucing , saya bawaannya pasrah. Saya tidak siap dalam kelahiran kali ini meski mengetahui si induk sedang hamil. Ketika akhirnya brojol, saya langsung mencari tempat untuk menampung anak kucing dan induknya di tempat tersendiri. Dua kucing penghuni di atas, kandang yang ada di rumah dijadikan 2 bagian, terpaksa dibebaskan kali ini. Saya berharap tetangga tidak rewel karena semakin banyak kucing yang berkeliaran. Sedangkan bagian bawah, ada kucing pejantan yang terus di kandangin sejak bermasalah dengan tetangga. Si L...

Digigit Kucing

Gambar
[ Artikel 17#, kategori kucing ] Saya tidak menyangka hari ini, Rabu siang (12/2) , sedang apes. Bermaksud membawa masuk kucing kesayangan, yang ada saya dicakar dan digigit sangat parah sepanjang saya melihara kucing. Menyakitkan dan darah benar-benar keluar tanpa henti. Awalnya saya ingin menangkap kucing yang berjenis betina setelah beberapa hari tidak dimasukkan ke dalam kandang. Saya sering memanggilnya Mami karena ia adalah induk dari beberapa kucing yang saya pelihara. Saya pikir tidak sulit memegangnya dan membawanya masuk ke kandang. Saat berhasil menangkap, saya bergegas menuju kandang. Tapi tanpa sadar, si Mami meronta berusaha melepaskan diri. Cakaran, hingga gigitan awalnya tak saya hiraukan. Namun pada satu titik, luka yang diterima tangan kok rasanya sangat sakit. Tangan saya replek, dan melepaskan si Mami. Waduh, gigitannya benar-benar dalam dan mengoyak kulit tangan di jari kiri saya. Beberapa luka cakaran juga ada di dua tangan saya. Sit! Saki...

Tahun 2019, Empat Kucing Mati Karena Makan Racun

Gambar
[ Artikel 16#, kategori kucing ] Kesekian kalinya harus menerima kenyataan bahwa merawat kucing itu benar-benar tidak mudah. Hari ini, Sabtu, 7 Desember, kucing yang diberi nama Nana mati karena racun. Apakah itu racun tikus atau apa? Saya benar-benar gagal menjadi pengurus kucing sendiri. Bermaksud dibiarkan bebas lepas tanpa kandang, malah sebaliknya. Saya tidak tahu apakah dia benar-benar memakan racun tikus atau ada oknum yang berbuat tidak baik. Yang pasti, pola kematiannya sama. Bibir si kucing mengeluarkan cairan atau ludah tanpa henti. Kemudian mati membeku. 4 kucing Saya ambil sisi positifnya saja, apakah ini takdir yang harus diterima kucing atau ada maksud lain dibalik kematian para kucing. Tahun 2019, ada 4 kucing di rumah yang mati dengan cara yang sama. Racun tikus atau apalah, membuat kucing saya menderita. Namun entah kenapa dengan kucing lain yang juga bebas lepas, tak mengalaminya. Saya harap ini tidak lagi terjadi di tahun 2020. ... Saya tidak men...

Tetangga Pelihara Kucing (Lagi)

Gambar
[ Artikel 15#, kategori kucing ] Pernah dengar kalau orang yang memelihara binatang, seperti kucing, orang itu pasti kesepian. Mungkin itu benar, mungkin  itu juga tidak. Yang jelas, tetangga rumah baru saja memelihara kucing. Kucingnya bagus, tidak tanggung-tanggung yang dipelihara adalah ras Persia dan berwarna putih. Yang suka kucing sepertinya anaknya karena dibawa kemana-mana beberapa hari ini. Imut sekali kucingnya yang masih terlihat belum dewasa. Andai mereka ingin memelihara, saya pasti kasih Semenjak dari awal tinggal di perumahan, saat itu masih sepi, saya dan keluarga di rumah ini sudah memelihara kucing. Tetangga jelas sudah tahu. Bahkan saya sempat berkonflik dengan tetangga karena masalah kucing. Ya, saya benci jadinya bersosialisasi. Kucing saya banyak, andai mereka ingin memelihara juga, beberapa momen saat lahir mungkin saya akan kasih secara cuma-cuma.  Memang tidak seimut kucing yang baru dipelihara tetangga. Kucing di ruma...

Tetangga dan Kucing Part 2

Gambar
[ Artikel 14#, kategori kucing ] Lagi-lagi soal urusan kucing dan istri yang tidak suka. Sebenarnya saya malas bersikap baik dan lebih memilih menghindar komunikasi. Masa lalu yang pernah saya alami selalu membayangkan hal buruk ketika ramah tamah menjadi kesalahpahaman. Tetangga rumah kesekian kalinya kembali memberitahu bahwa kucing yang saya miliki menganggu rumah mereka. Kucing saya yang dikenali telah pup di kasur mereka. Ironis memang dan tentu saya juga akan kesel bila itu terjadi. Saya beberapa kali pernah mengalaminya. Saya di sini seharusnya merasa bersalah karena sebagai pemilik. Namun saya tidak menduga bahwa ini terjadi lagi dan lagi. Kasusnya berbeda-beda. Cuma baru kali ini sampai masuk ke dalam dan buang hajat di sana.  Dulu, saat rumah belum pindah, masalahnya sama. Persoalan kucing yang jadi masalah. Setelah pindah, si tetangga di rumah dulu malah memelihara kucing. Saat mengetahui itu, saya mau ketawa sambil menangis.  Sekarang kejadian ...

Kucing Tewas Karena Keracunan Tikus

Gambar
Selasa siang (8/1/2019), hari itu tampak seperti hari biasanya. Pagi mengeluarkan para kucing, memberi makan dan berjalan pada semestinya. Namun siang itu, mendadak suasana biasa itu menjadi kelam. Tidak menyangka bahwa dua kucing di rumah tewas karena keracunan tikus. Saya tidak tahu pasti bagaimana keduanya keracunan, yang pasti bangkai tikus ditemukan sore hari di dekat kandang kucing. Alibi pertama, kucing yang tewas mengejar tikus yang sekarat karena memakan racun. Keduanya terkontaminasi dengan salah satunya ditemukan lebih dulu mati dengan lidah menjulur putih. Satunya masih sekarat, kejang-kejang dan saya tak tahu harus berbuat apa-apa saat itu. Alibi kedua, keduanya memakan umpan yang diberi racun. Terlepas keduanya, racun itu adalah racun tikus yang memang dilakukan tetangga. Sempat beberapa hari, tetangga curhat bahwa kendaraannya dimasukin tikus dan menggigit kabel di dalamnya. Bahkan, esok harinya ditemukan tikus lagi tewas di dekat mobilnya pagi hari....

Kedatangan Lagi Keluarga Baru Tinky

Gambar
Hari ini ada yang bisa saya ceritakan, tentang kelahiran dari keluarga kucing. Bagaimana tidak ingin bercerita. Ini momen penting dan ini bakal jadi tantangan baru dalam kehidupan sehari-hari saya ke depan. Selasa (16/10) pagi hari setelah hujan semalam. Apakah ini berkah? Saya jadi ingat acara Festival Kota Lama bulan September kemarin yang juga hujan hari pertamanya. Saya harap demikian dan memberi kejaiban. Si Tinky yang saya larang keluar Hampir satu bulan rasanya saya mengurungnya. Ibu dari anak si Pupu yang baru memiliki anak pertama kali dalam hidupnya. Si Tinky masih saja bisa melahirkan meski dengan umur yang dianggap sudah tua. Saya terkejut awalnya ketika ada tanda-tanda ia bunting lagi. Seperti salah pergaulan saja, sejak itu akhirnya saya memutuskan tidak akan membiarkannya keluar dengan bebas. Selama ini saya pikir membebaskannya tanpa tinggal di dalam kandang akan memberi sesuatu yang membuatnya lebih baik. Nyatanya tidak demikian. Ini tips yang...

La Lu Lana

Gambar
[ Artikel 11#, kategori kucing ] Saya berharap menemukan pengasuh untuk ketiga kucing yang saya namai Lala Lulu dan Lana ini (La Lu Lana). Umur ketiganya sudah 1 bulan lebih hingga tulisan ini saya buat. Semakin hari, saya menyayangi mereka. Wajar ketika masa anak-anak yang masih lucu-lucunya menjadi daya tarik tersendiri. Gemes, dan tidak ingin berpisah rasanya. Pemberian nama mereka tak ada sesuatu yang spesial untuk dikenang atau memiliki sejarah. Nama mereka meluncur begitu saja dalam pikiran beberapa hari sebelum tulisan ini saya posting di blog. La Lu Lana, mungkin cara menyebutnya saja yang terdengar mudah dan enak terdengar. Ketiganya tidak murni berbulu warna putih (persia), mengingat sang induk kawin dengan kucing biasa. Menunggu pengasuh Lulu dengan induknya (Pupu) Jujur, saya sendiri bukanlah seorang maniak kucing atau orang yang benar-benar menyukai kucing (merawat hingga ke dokter). Saya hanya terlibat dalam momen beberapa tahun lalu dari tuan rumah ya...

Selamat Datang Keluarga Baru dari Ibu si Pemalu

Gambar
[ Artikel 10#, kategori kucing ] Selasa pagi, akhir bulan Juli, tepatnya tanggal 31, Pupu yang pemalu selama ini akhirnya melahirkan 3 bayi kucing yang lucu-lucu. Prediksi saya benar, satu hari sebelumnya, tanda-tanda itu sudah terlihat. Hari yang bahagia menyambut mereka. Keluarga baru datang lagi setelah bulan Maret giliran si Induk yang melahirkan si Papay. Dan si Papay ini bisa dikatakan biang keroknya mengapa kucing pemalu semacam Pupu bisa bunting. Saya awalnya menduga bahwa Papay, kucing yang dilahirkan bulan Maret kemarin adalah kucing betina. Ternyata salah. Ia pejantan dan rasanya dia yang menghamili si Pupu. Saya bukan pecinta maniak kucing. Yang saya pelihara ini adalah kucing pemilik rumah yang sudah tidak mengurusi lagi. Saya sangat kesulitan untuk memberinya makan dengan jumlahnya yang ada 3 kucing ini. Kini hadirnya 3 kucing lagi, rasanya tidak mungkin untuk meliharanya dan bersenang-senang. Saya memikirkan beberapa orang untuk menjadi pengasuh anak-anak ini...

Keluarga Baru Tinky di Tahun 2018

Gambar
[ Artikel 9#, kategori kucing ] Juli 2016, blog saya ini mencatat tentang kelahiran bayi kucing yang saat itu saya tulis 'keluarga baru'. Tidak terasa setahun lebih sudah berlalu dan kini, kembali lagi kedatangan keluarga baru. Semacam anugerah rasanya. Hari Senin, tanggal 19 Maret 2018, tanggal ini akan terekam di blog saya ini, mengingatkan kelak bahwa saat itu terjadi momen bahagia dengan lahirnya bayi kucing. Bila tahun lalu ada 2 bayi kucing, maka hari ini cuma ada 1 bayi kucing. Saya belum memberinya nama namun sesekali sudah menyentuhnya. Yang paling saya syukuri adalah proses kelahirannya yang sempat bingung kapan lahir, 3 hari sebelumnya sudah diberi tanda-tanda.  Si induk, Tingky yang memang sengaja sering dilepas sempat terlihat pendarahaan yang darahnya ada di lantai. Semenjak itu, saya tidak berani mengeluarkannya dari kandang. Kini, kucing di rumah menjadi tiga. Warna bayi kucing adalah putih, semoga saja tidak berubah seperti yang sudah-sudah...

Berakhirnya Penantian si Pupu (Kucing)

Gambar
[ Artikel 7#, kategori Kucing ] Bagaimana rasanya tertahan pada suatu tempat dan tidak bisa kembali meski tahu rumahnya ada di depan mata dengan jarak yang tak seberapa? Bukan sehari, namun beberapa hari yang diselingi hujan, panas dan dinginnya malam. Kalau saya yang berada diposisi tersebut tentu berpikir keras bagaimana caranya keluar. Namun... Tidak dengan kucing betina berwarna putih yang saya beri nama Pupu ini. Rasa takut sepertinya menjadi alasan utama si Pupu tidak dapat kembali. Bila dipikir secara logika manusia, kucing bisa melompat dari tempat satu ke tempat lain (Baca atap rumah) dengan mudah. Namun ketakutakannya benar-benar sebuah syok yang menyebabkan ia bertahan lebih dari 3 hari di atas atap tetangga. Sebagai pemilik, tentu saya juga berusaha untuk menolong. Hanya saja beberapa alasan tidak dapat menolongnya lebih cepat. Kini, malam minggu saya sedikit lega setelah menggendongnya turun. Rengekannya yang terus mengeong saat saya tiba lewat pintu rumah...