Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Tantangan Hari Ini: Terpaksa Hutang Untuk Beli Makan Kucing

[Artikel 20#, kategori kucing] Pengeluaran untuk makanan kucing yang awalnya selalu di angka 250 ribu, sudah diakali sampai 150 ribu. Akan tetapi, saya tetap saja merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan para kucing. Apalagi pandemi gini. Tidak ada pemasukan sama sekali.

Sore ini sikap tenang saya telah berubah. Saya sudah mengabari pemilik rumah yang berurusan dengan kucing (pemilik awalnya yang merupakan inisiator untuk melihara kucing) untuk membantu saya membeli kucing. 

Sudah lebih satu hari belum ada kabar. Pasrah, tidak mungkin dipaksa. Mungkin ia sangat sibuk. Saya harus memaklumi ini.

Hutang lagi

Pada akhirnya saya kembali meminjang uang kepada penghuni bawah yang baru kemarin saya juga minjam dengan urusan yang sama. Beli makan kucing. 

Saya membenci mengutang. Lebih baik saya kelaparan, tapi ini kucing. Bukan saya.

Saya masih memikirkan bagaimana membuat keuangan saya stabil. Menjadi pemilik blog tidaklah segampang itu mengatakan meraup uang dari sana.

Sebenarnya saya memiliki momen menyenangkan beberapa hari sebelumnya. Blog dotsemarang resmi mendapatkan iklan dari adsen.

Setelah melihat perkembangannya beberapa hari ini, rasanya juga sulit untuk secepatnya menggali harta karun dari internet. Apa yang orang lain dapatkan dari adsen, tidak segampang apa yang baru dilakukan. Itu pasti butuh waktu yang lama.

Terpaksa jari jemari saya mengetikkan kata pinjam ke orang bawah hanya untuk kucing. Saya berharap suatu saat tidak lagi mengutang.

Butuh 150 ribu

Ini adalah tantangan tersendiri yang saya rasakan di bulan Agustus. Khawatir, cemas tapi saya tetap membawanya tenang. Hanya batin saya yang terus berusaha untuk tidak berlebihan.

Saya hanya butuh 150 ribu rupiah untuk membeli makan kucing yang sekarang jumlahnya ada 6 ekor. Dua dilepas, dan sisanya ada di dalam kandang.

Tadi saya mencoba memanifulasi makanan mereka dengan memberi nasi yang dicampur makanan kucing. Berharap lebih hemat, ternyata para kucing tidak berminat. Mungkin besok saya akan coba lagi.

Menolak rejeki

Andai saya tidak menolak rejeki di bulan Agustus yang datang dua sekaligus, tentu ceritanya jadi lain. Sayang saya terpaksa menolak dan malah dipaksa menolak.

Ketika semua dalam genggaman, terkadang kita sendiri yang membuangnya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini