Postingan

Menampilkan postingan dengan label blogger

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Bulan Puasa, Ritual Undangan BukBer Hotel Semarang

Gambar
[ Artikel 120#, kategori blogger ] Satu sisi menyenangkan, satu lagi kadang buat mengkhawatirkan. Khawatir jarak lokasinya yang jauh, khawatir biaya yang dikeluarkan karena acara seperti ini hanya bersifat makan-makan saja. Sisi hotel, mereka menyelipkan promosi. Sedangkan kami, khususnya pemilik blog tidak ada biaya yang menutup ongkos. Menyenangkan bukan melihat update stories Instagram saya yang beberapa hari terakhir selalu membagikan acara buka bersama di hotel-hotel Kota Semarang. Ya, saya diundang untuk makan di sana. Bila lokasinya dekat, masih di Kota Semarang khususnya itu tak masalah. Yang masalah saat harus keluar dari Kota Semarang, seperti ke Kabupaten Semarang yang jarak tempuhnya bisa berjam-jam. Menghormati Saya mengerti bahwa tidak semua pemilik blog atau orang-orang yang bisa seberuntung saya untuk datang ke hotel, apalagi diundang. Ritual seperti ini sudah lebih 5 tahun berlangsung, wajar jika rasa hormat adalah bagian penting dari kegiatan seperti ini. Masa kita m...

Diskriminasi Blog

Gambar
[ Artikel 119#, kategori blogger ] Ini resikonya bila berbeda. Jika tidak diskriminasi, ya dianggap tidak ada. Mau gimana lagi. Meski sudah tahu akibatnya, namun kali ini terasa aneh kala membaca syaratnya. Baru kali ini saya tersulut. Kejadian itu ternyata datang lagi setelah setahun lalu saya ditolak meski sudah mendaftarkan blog dotsemarang ke seseorang yang ingin mengajak kampanye promosi sebuah brand laptop. Kali ini, saya menyebutnya diskriminasi karena platform gratisan tidak diperbolehkan untuk mengikuti. Saya tidak menyangka dalam dunia blogging ada kejadian seperti ini tahun 2021. Semua prestasi, konsistensi, branding yang mumpuni milik dotsemarang diabaikan begitu saja. Seolah nama dotsemarang tidak ada artinya selama hanya menggunakan platform gratisan dari google. Mereka tidak butuh semua itu (prestasi dan bla bla), yang mereka inginkan terlihat seksi (domain sendiri seperti dot com). Diskriminasi Jadi ada sebuah syarat yang saya baca dari form online yang awalnya dis...

Jaringan Pribadi

Gambar
[ Artikel 118#, kategori blogger ] Terkadang punya karakter saja tidak cukup untuk dijadikan panutan dan roll model. Semua jadi hancur, padahal membangunnya melewati waktu panjang. Saya tidak punya rasa hormat untuk personal yang demikian. Hari ini saya sangat marah dan juga betapa polosnya saya dimata orang-orang yang saya pikir mereka lebih baik dari saya. Semakin ke sini, eranya semakin aneh. Bertahan saja dengan embel-embel pemilik blog saja udah beruntung, tapi sekarang malah buntung. Jaringan pribadi Saya mendapatkan pekerjaan untuk mengulas sebuah tempat dan diperbolehkan membawa beberapa rekan sesama pemilik blog. Karena saya yang bawa, saya percaya bahwa tidak perlu ada tekanan untuk mereka yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam kordinasi. Saya beri kebebasan karena kami profesional. Ini sudah kedua kalinya pekerjaan ini berjalan. Yang pertama berjalan dengan baik. Tentu, yang kedua seharusnya juga lebih baik. Pemilik tempat percaya dengan saya dan pekerjaan yang kami la...

16 Tahun, Salut!

Gambar
[ Artikel 13#, kategori komunitas ] Butuh hati yang besar agar tidak tenggelam dalam perkembangan zaman. Perjalanan 16 tahun tidaklah sangat mudah untuk sebuah komunitas. Saya menaruh hormat untuk mereka yang masih bertahan. Bulan Oktober, komunitas blogger tertua di Kota Semarang, Loenpia.net, berusia 16 tahun. Ucapan selamat lewat dari salah satu anggotanya yang ada di Facebook. Saya mengenal beliau dan saling terhubung di aplikasi biru tersebut. Salut! Dibalik ucapan 16 tahun tersebut, ada sosok yang luar biasa. Saya merasakan betul bagaimana jadi seseorang yang masih bertahan atas nama masa lalu yang diperjuangkan. Banyak orang-orang bertumbangan dalam satu perjalanan. Meski masih ingat pun, rasanya hati sudah tidak seperti dulu saat tertawa maupun berduka bersama. Saya benar-benar salut buat orang yang masih bertahan dan tetap mengucapkan selamat.  Meski terasa sepi, ada pun hanya sekedar instalasi , orang tersebut tetap melakukannya. Baginya ucapan adalah rasa cintanya yang k...

100 blogger

Gambar
Sudah 3 tahun lebih saya tidak menulis tentang Liga Blogger Indonesia (LBI). Jujur, saya juga bingung membahas apa di sana. Apalagi para alumni, termasuk blogger lain yang saya kenal, seolah tak perlu dituntun lagi menemukan apa kesukaan mereka. Tanggal 8 Oktober kemarin, saya baru memposting di blog LBI tentang 100 blogger . Sebuah misi yang saya usung untuk memperingati Hari Blogger Nasional nanti, 27 Oktober. 100 blogger Saya tidak tahu apakah ini berhasil, mengumpulkan sejumlah 100 blogger sebelum tanggal 27 Oktober. Dibalik niat itu, ada misi yang ingin saya bawa bahwa merekalah yang ada di dalam daftar 100 blogger tersebut mewakili blogger yang ada di Indonesia. Meski hanya sebagian kecil Mereka aktif, masih menulis, sejak dulu hingga sekarang dan sudah banyak rekam jejaknya. Kita tahu di era video pendek yang semakin disukai dan dimanjakannya oleh platform media sosial, blogger tetap ada. Meski beberapa merasakan kerasnya persaingan dan beralih ke media sosial. 27 Oktober adalah...

Ketemu Blogger

Gambar
[ Artikel 115#, kategori blogger ] Meski tujuannya bukan silaturahmi, tetap saja mengawali bulan dengan pertemuan secara offline merupakan sesuatu. Beberapa orang memang sudah bertemu beberapa waktu belakangan, tapi kali ini dengan orang yang lebih banyak. Minggu pagi (3/10), rencana sarapan pagi dengan teman-teman bloger membuat saya memutuskan membuat mie goreng saja. Jam sarapan pagi tidak biasa saya memang sebelum jam 6, dan acara nanti jam 7 an.  Tidak afdol rasanya ketika menikmati sarapan di tempat yang keren perut sudah kekenyangan.  Liputan Seperti biasa, undangan kali ini adalah untuk liputan tentang acara yang digagas dan sudah berjalan hampir 2 tahun.  Sunday market Saya tidak menyangka, kegiatan yang sekali seminggu saya lihatin saat bersepeda , akhirnya saya datangin juga. Bila biasanya sekedar lewat, kali ini masuk dan dapat reward. Yaitu, sarapan pagi. Terkadang ingin memaksakan bahwa sangat penting mendapatkan uang dari pekerjaan. Nyatanya? Tersenyum...

Dua Bulan Tanpa Penghasilan

Gambar
[ Artikel 114#, kategori blogger ] Membuka dua bulan awal tahun ini, saya masih belum memiliki penghasilan. Bahkan, mengikuti kegiatan dengan brand nasional hingga menginap di hotel bintang 4 pun juga tak memberi apapun. Semua adalah fasilitas, dan tidak bisa diuangkan. Saya semakin tidak mengerti dengan dunia yang bekerja di media sosial. Orang-orang yang memiliki pekerjaan bagus, masih mengeluh karena bebannya yang dianggap keruh (berat). Padahal punya gaji, bisa memanfaatkan uang untuk menutupi hati. Bila orang-orang tersebut masih mengeluh, bagaimana dengan mereka yang bekerja tapi tak miliki gaji. Memang tidak bisa disamaratakan, tapi toh, kenapa diceritakan. Apalagi di media sosial yang lebih terbuka, seperti sebuah keramaian yang tak ada habisnya terdengar. 2 bulan (Januari-Februari) Saya hanya menulis cerita ini untuk diingat ketika di masa depan. Bagaimana saya menderita karena yang saya lakukan, bila kelak benar-benar sukses. Ya, itu andai saja. Doakan saja ketimbang meremehk...

Tantangan Ngeblog Awal Januari 2021

Gambar
[ Artikel 113#, kategori blogger ] Bagai pedang bermata dua, entahlah kenapa istilah ini sering sekali digunakan , kedatangan keluarga bagaikan air di tengah padang pasir. Satu sisi menyinari kegelapan (sepi) dan memberi kehangatan. Sedangkan sisi lainnya, menghambat semangat yang setiap dipacu, tetap saja kembali layu. Awal tahun baru, semangat baru. Visualisasi baru tentang apa yang akan dilakukan untuk menjadi lebih baik. Nyatanya, semua hanyalah semu.  Selalu alasannya adalah sulitnya mengatur waktu ketika ada keluarga pemilik rumah datang. Padahal sudah diakali untuk tidak mengganggu. Bahkan rutinitas tidur cepat tetap dilakukan meski ajakan sering kali dilakukan mereka. Tidak ada postingan blog hari ini Menulis itu mudah, apalagi hanya berisi foto-foto atau video. Akhir-akhir ini video ternyata susah juga karena mengikuti tren yang harus membubuhi teks ke dalam frame-nya. Karena mudah, terkadang menyepelekan. Dan itu berakhir tidak ada postingan blog hari ini, baik di bl...

Asosiasi Blogger

Gambar
[ Artikel 112#, kategori blogger ] Hari ini, Kamis (10/11) , saya memposting gambar seseorang yang memegang sebuah buku di Instagram. Saya hanya kepikiran saja bahwa para pelaku desain sudah memiliki asosiasi yang dapat mendukung mereka. Saya berharap dunia blogging yang ada di tanah air pun memiliki asosiasi juga. Ini hanya buah pikiran yang terlintas saja ketika mengikuti kegiatan awal bulan Desember kemarin. Peran asosiasi sangat penting ketimbang komunitas menurut saya. Saya tidak tahu bagaimana jadinya, apakah esok atau di masa depan? Ketika itu (asosisasi blogger) benar-benar ada di masa depan, saya harap tulisan ini kembali saya buka yang menginginkan adanya perubahan dalam lingkup blogger. Ngeblog tidak sekedar hobi dan pekerjaan (masih masing-masing). Tapi lebih menyuarakan agar lebih sejahtera dan diakui keberadaannya. Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Asmari (@asmaridexter) Artikel terkait : Ketika Agensi Tidak Menyukai ...

Ketika Agensi Tidak Menyukai Platform Blogspot yang Digunakan dotsemarang

Gambar
[ Artikel 111#, kategori blogger ] Sepak terjang blog dotsemarang hari ini seolah menghadapi tembok yang menghadang. Bukan hanya dipertanyakan karena platform gratisan yang digunakan, tapi dikeluarkan dari daftar kegiatan yang awalnya ditawarkan. Tahun 2021 tinggal hitungan hari. Sebuah pelajaran berharga datang mendadak saja. Bila saya mengambil sikap emosional, blog dotsemarang bakal sulit menghadapi kenyataan. Sebaliknya, kekurangan ini saya jadikan tantangan untuk menyongsong tahun depan. Agensi komplain Saya ingat betul, dari sekian nama yang terdaftar bukan hanya dotsemarang saja yang menggunakan platform gratisan. Ada beberapa bloger di sana juga yang menggunakan. Andai saja saya adalah bloger biasa, mungkin saya akan protes ke orang yang mengajak saya awalnya. Agensi kok begitu sekarang!! Tapi, saya tidak ingin menodai jerih payah saya sendiri yang selama ini saya bangun. Brand komputer ini malah dulu setiap ngadain kegiatan ke Kota Semarang selalu mengundang dotsemarang. ...

Tidak Aman

Gambar
[ Artikel 110#, kategori blogger ] Saya pikir jalan kali ini sudah aman. Saya tidak perlu khawatir lagi, meski untuk bersandar sebagai penopang masih sulit. Bersyukur karenanya saya tetap merasakan punya saldo di dompet digital. Apalagi pandemi saat ini. Tapi kenyataan selalu tidak mengenakkan. Beberapa orang mendapatkan gaji bulanan, tidak masalah tidak terlibat dalam sebuah kampanye yang sering terlibat. Tapi bagaimana dengan saya? Harapan tinggi yang sudah terbangun mendadak rusak karena ada misi lain. Tidak aman Aktivitas yang sudah konsisten berjalan setiap bulan, membuat saya senang karena nafas saya masih panjang untuk online. Saya percaya sama mereka dan bagaimana pengaruh seseorang di dalamnya. Saya bekerja keras untuk menepati tugas-tugas yang diberikan. Memang beberapa kali gagal dan perlu diingatkan. Saya bersalah untuk itu. Kemampuan untuk belajar dan tidak mengulangi adalah keyakinan untuk memberi yang terbaik. Ketika saya sudah berada di jalur yang benar, malah mendadak ...

Motivasi Lain Selain Kesenangan, Uang!

Gambar
[ Artikel 109#, kategori blogger ] Pandemi saat ini benar-benar membuat khawatir. Namun tidak punya uang adalah kekhawatiran paling besar. Lupakan sejenak tentang koronavirus , kebutuhan lain juga perlu diurus. Akhir bulan, kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran pariwisata saat pandemi akan menutup cerita bulan September. Doakan saya untuk selalu diberi keselamatan dan kesehatan setelah selesai acara di sini. Sebagai bloger, ini adalah kesempatan kembali menyuarakan diri betapa pentingnya blog sebagai salah satu alat pemasaran online yang powerful. Saya heran sendiri, kenapa saya selalu jadi penonton di kota tempat kelahiran dotsemarang. Di media sosial, pemilik blog bertransformasi menjadi orang atau akun yang dianggap berpengaruh. Bahasanya yang banyak digunakan yaitu, influencer . Meski begitu, tidak semua pemilik blog dianggap influencer. Mereka memang berpengaruh, tapi hanya dalam lingkaran yang mereka ikuti dan mereka buat. Atau bahkan malah menyembunyikan identitasnya karen...

Masalah Liputan Blog Hari Ini, Acara Malam dan Hujan

Gambar
[ Artikel 108#, kategori blogger ] Untung tidak pergi, sesaat keluar kamar mendengar hujan yang masih awet turun. Rencananya malam ini menghadiri undangan salah satu hotel di Kota Semarang yang mengadakan acara. Mau gimana lagi, memaksakan pergi dengan bersepeda rasanya tidak afdol.  Hujan datang seperti kemarin sore. Rencana matang yang diharapkan datang, hilang karena rintik hujan. Sempat berharap dan mulai mengemas pakaian ke dalam tas saat hujan berhenti sesaat. Tapi tetap saja, gerimis kembali terdengar. Tidak ada saldo ojol Saya ingin memaksakan diri pergi, apalagi orang yang mengundang saya kenal baik yang sebelumnya bekerja di hotel sebelum sekarang. Di dompet tersisa uang untuk beli kuota satu bulan. Saya ingin berkorban untuk dia. Tapi dipikir lagi, bagaimana nasib saya ke depan. Saya yakin acara ini hanyalah sekedar makan-makan (bahasa santainya). Cek saldo aplikasi ojek online juga tidak banyak berharap karena memang sedang kosong. Andai acaranya dilaksanakan siang atau...

Ketika Bloger ASUS Mendadak TikTok

Gambar
[ Artikel 107#, kategori blogger ] Akhirnya ASUS Indonesia ikut ambil bagian dalam kampanye promosinya yang menggunakan TikTok sebagai salah satu alat pemasarannya di bulan Mei kemarin. Dan bagian ini, mau tidak mau , mereka yang tergabung dalam anggota BLUS (Bloger ASUS) turut hijrah untuk meramaikan. Tidak mudah mengajak orang-orang berpindah ke TikTok , apalagi untuk mereka yang sudah memiliki jati diri di dunia maya saat ini. Hal pertama yang dipikirkan adalah TikTok kurang baik karena sempat memiliki sejarah buruk di awal-awal hadir di Indonesia. Persepsi ini terus berkembang, bahkan hingga sekarang. Meski pada akhirnya pada yang banyak luluh karena TikTok juga sepertinya belajar dari kesalahan. Luasnya berbicara tentang pemasaran juga mempengaruhi sebuah pemikiran bahwa media sosial tidak sekedar pamer diri. Ada tujuan tertentu untuk hadir di sana. Berharap tidak sekedar lewat Kehadiran pemilik blog di TikTok memang bukan tanpa sebab. ASUS Indonesia dengan rayuan mautnya, teruta...

Konferensi Pers Virtual

Gambar
[ Artikel 106#, kategori blogger ] Di rumah aja yang menjadi kampanye selama pandemi Korona melahirkan banyak gagasan baru. Terutama saya, sebagai pemilik blog dotsemarang . Gagasan itu adalah konferensi pers virtual yang dilakukan XL Axiata beberapa waktu lalu. Ide yang masuk akal ketika semua pihak sedang berjuang melawan Korona. Saya yang tergabung dalam grup media XL tentu menyambut baik event kali ini. Kebenaran juga, waktunya juga mendukung. Bukan malam hari, waktu dimana saya lebih memilih tidur ketimbang beraktivitas. Menggunakan Microsoft Teams Selain pertama kalinya mengikuti konferensi pers virtual, ini juga pertama kalinya menggunakan Microsoft Teams. Saya sampai instal aplikasinya dari Google Play. Dan pada akhirnya, lebih nyaman versi website-nya. Versi aplikasinya berat. Penggunaannya sebenarnya mudah, mungkin yang sulit karena tidak terbiasa dan koneksi yang lelet. Video yang tampil hanya bersifat satu arah. Saya dan awak media, hanya menyaksikan dan men...