Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Asosiasi Blogger


[Artikel 112#, kategori blogger] Hari ini, Kamis (10/11), saya memposting gambar seseorang yang memegang sebuah buku di Instagram. Saya hanya kepikiran saja bahwa para pelaku desain sudah memiliki asosiasi yang dapat mendukung mereka. Saya berharap dunia blogging yang ada di tanah air pun memiliki asosiasi juga.

Ini hanya buah pikiran yang terlintas saja ketika mengikuti kegiatan awal bulan Desember kemarin. Peran asosiasi sangat penting ketimbang komunitas menurut saya.

Saya tidak tahu bagaimana jadinya, apakah esok atau di masa depan? Ketika itu (asosisasi blogger) benar-benar ada di masa depan, saya harap tulisan ini kembali saya buka yang menginginkan adanya perubahan dalam lingkup blogger.

Ngeblog tidak sekedar hobi dan pekerjaan (masih masing-masing). Tapi lebih menyuarakan agar lebih sejahtera dan diakui keberadaannya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini