Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Keluar Dari Program Instagram Beta

[Artikel 22#, kategori Instagram] Beberapa hari kemarin, saya keluar dari program Instagram Beta yang sudah saya ikuti beberapa tahun belakangan. Entahlah, di mana kontribusi saya selain hanya tahunya update dan update. Namun makin ke sini, malah jadinya mengganggu. Dan ini salah satu alasannya saya akhirnya keluar.

Sangat disayangkan akhirnya keluar. Padahal untuk mendaftar tidak semulus saat menginstal. Karena menjadi pengguna beta, harus diseleksi terlebih dahulu. Kalau kuota kosong, mungkin bisa dipertimbangkan.

Update setiap hari

Bukan hanya sekali sehari, tapi juga sehari dua kali. Mirip makan saja, eh tiga kali. Keuntungan menjadi pengguna beta adalah kita mendapatkan update aplikasinya yang belum didapat pengguna lain.

Contoh, saat Instagram meluncurkan tema 'dark mode'. Ya, saya sudah lebih dulu mendapatkan ketika akhirnya esok harinya jadi trending di Twitter.

Namun kelebihan itu juga harus diikuti konsekuensinya. Saya harus terus mengupdate aplikasi Instagram hampir setiap hari. Kalau pakai WiFi sih aman-aman saja, kalau yang pas-pasan.

Apalagi setiap mengupdate aplikasi, kita bisa sama sekali tidak dapat mengakses Instagram. Namanya juga beta, kita disuruh mencoba terlebih dahulu sebelum dilempar ke pengguna biasa.

Mengganggu

Saya sempat ragu ketika akun memencet tombol keluar dari Instagram beta. Apa kontribusi saya? Padahal, saya hanya ingin mengunggah postingan hari ini seperti biasa. 

Namun yang disayangkan adalah ketika sudah memperbarui aplikasi, Instagram tidak bisa dibuka dan itu sangat mengganggu aktivitas saya sebagai admin dotsemarang.

Kalau langsung mendapatkan update beberapa jam kemudian sih, tidak apa-apa. Tapi kalau sampai satu hari dan esoknya baru dikasih, ya wassalam. Saya memencet tombol keluar akhirnya.

...

Saya tidak menyesal keluar dari program Instagram beta. Saya hanya ingin hidup sederhana saja tanpa ribet dan memikirkan bagaimana saya harus mencari cara untuk mengupload konten.

Hari ini, saya adalah pengguna biasa dan semua berjalan lancar tanpa masalah berarti. Saya menyukai kesederhanaan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini