Postingan

Menampilkan postingan dengan label mimpi

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Seberat Apapun Masalahmu, Jangan lakukan Itu Wahai Wanita

Gambar
[ Artikel 2#, kategori mimpi ] Saya kesal setengah mati dan marahnya sudah diubun-ubun kepala. Bagaimana bisa dia (kekasih) pergi dengan pria lain saat sedang bersama saya. Meninggalkan hapenya kepada saya, dan sulit dihubungi kemudian. Sebentar.... malam ini saya terbangun jam setengah 12 malam. Perasaan kesal dan marah itu terbawa rupanya dan saya bersyukur bahwa ini hanya mimpi. Jika benar, mungkin saya melakukan hal kelewat batas. Ambil nafas, hembuskan. Masih mau lanjut? Pergi dengan teman Sebagai pria cancer, perasaannya sangat mudah rapuh jika wanita yang dicintainya mudah pergi dengan pria lain meski itu adalah teman saya sendiri. Apapun alasannya, titik. Saya tidak tahu kenapa dimimpikan dalam situasi seperti ini. Saat sedang bersama si dia, mendadak saja saat saya teralihkan karena ada yang dikerjakan, dia menghilang. Padahal posisinya kami sedang berdua dalam perjalanan pulang. Hapenya ditinggalkan kepada saya. Tak selang beberapa menit, dia menghilang. Gambarannya, dia perg...

Nikah dengan Luna Maya?

Gambar
[ Artikel 1#, kategori mimpi ] Ada senyum bahagia diantara ketidakberdayaan kala diminta menikahi oleh Luna Maya. Rasanya mimpi menghadapi kenyataan yang sangat jomplang sekali. Ah, ternyata benaran mimpi. Entahlah, kenapa mimpi itu terasa jelas sekali. Jam 3 pagi, saya terbangun dengan gambaran yang terasa jelas. Saya masih ingat betul semuanya. Setelah Luna Maya menyamperin dan mengajak saya nikah, saya disuruh datang ke tempatnya. Sebuah gedung besar dengan banyak buku-buku. Dia melambai dari lantai atas agar saya segera menyamperinnya. Namun entahlah, semua usaha yang saya lakuin seolah tidak bisa.  Lantai penghubungnya sudah dekat, tapi tetap sulit. Saat ingin melewati tumpukan buku dan melihat banyak orang-orang, tetap saja masih belum sanggup. Kemudian saya memutuskan arah lain dengan harapan yang sama. Di sana, mungkin bisa kata saya sambil terus melangkah. Namun lagi-lagi, itu tetap saja. Lantai yang diharapkan terhubung, ada banyak pekerja yang sedang mengerjakan sisi ban...