Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

⚽ Merayakan Satu Tahun Guambo FC: Mini Soccer, Keringat, dan Sepiring Tumpeng di Pinggir Lapangan

[Artikel 26#, kategori mini soccer] Bagi sebuah komunitas hobi, konsistensi adalah barang mewah. Menyatukan kepala, mencocokkan jadwal, hingga memastikan kuota pemain selalu terpenuhi setiap minggu itu bukan perkara gampang. Namun, Senin malam kemarin (29/6), Guambo FC membuktikan bahwa mereka berhasil melewati ujian konsistensi itu. Tidak terasa, sudah satu tahun penuh tim mini soccer ini rutin bergulir setiap Senin malam.

Sebagai tim yang konsisten meramaikan jagat sepak bola malam, perayaan 1st Anniversary Guambo FC kali ini terasa sangat "Indonesia banget". Kalau biasanya perayaan tim bola identik dengan pesta barbeque atau sekadar makan-makan di kafe, Guambo FC memilih jalan kearifan lokal yang sarat makna: membawa tumpeng ke lapangan!

Syukuran Sederhana di Sela Lapangan Hijau

Melihat tumpeng nasi kuning lengkap dengan lauk-pauk dan hiasan sayur yang estetik bertengger di atas meja pinggir lapangan mini soccer adalah pemandangan yang unik sekaligus hangat. Hebatnya lagi, pengurus internal tim tidak tanggung-tanggung dengan menyiapkan dua tumpeng sekaligus malam itu.

Sebelum peluit pertama ditiup atau mungkin di sela-sela rehat pertandingan, prosesi potong tumpeng ini menjadi simbol rasa syukur. Bukan cuma soal merayakan angka satu tahun, tapi lebih kepada apresiasi atas kebersamaan yang terus terjaga. Di lapangan ini, semua penat setelah seharian bekerja luruh bersama keringat.

Kebersamaan yang Terus Menyala

Momen puncak tentu saja saat seluruh punggawa Guambo FC merapatkan barisan di tengah lapangan. Dengan membentangkan spanduk khusus bertuliskan "Guambo FC 1st Anniversary", senyum sumringah terpancar dari wajah-wajah yang siap (atau setelah) bertanding.

Foto bersama ini bukan sekadar dokumentasi digital untuk grup WhatsApp. Ini adalah bukti visual dari sebuah komitmen komunitas yang berhasil merawat ruang sehat di tengah kesibukan harian.

Malam itu ditutup dengan manis. Setidaknya, langit cerah menaungi lapangan, melengkapi kehangatan syukuran sederhana penuh keringat ini.

Selamat ulang tahun yang pertama, Guambo FC! Semoga makin solid, tendangan makin presisi, kuota Senin malam selalu penuh, dan yang paling penting: kebersamaannya tetap awet sampai tahun-tahun berikutnya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Istilah Jam Kerja Hotel; Split atau Double Shift