Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Harga Kopi Sachet Nescafe Classic Naik ?

[Artikel 4#, kategori kopi] Sebagai peminum kopi sachet yang berharap dapat harga lebih murah, saya tercengang bulan ini karena harganya naik. Dulu, saya bisa mendapatkannya hanya Rp6.500 saja. Sekarang?

Harganya naik jadi Rp8.800. Beberapa tempat mungkin berbeda, bahkan lebih mahal. Kopi andalan dengan merek Nescafe Classic ini biasanya saya minum 2x sehari. Sekarang kudu mikir lagi.

Nilai tukar rupiah melemah

Saya sempat bertanya kepada pemilik warung kelontong di dekat tempat tinggal alasan harga kopi ini jadi naik harganya. Katanya itu dampak dari nilai tukar rupiah sedang melemah.

Sebagai orang yang bukan dari kalangan ekonom, tentu saya tidak terlalu mengerti. Nilai rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat ternyata sangat berdampak dengan kondisi barang-barang yang jadi naik katanya.

Nilai rupiah sekarang, saat tulisan ini saya posting, berada di angka 16 ribuan lebih untuk nilai 1 dollar-nya. Sepertinya itu tinggi sekali, bukan?

Tidak ada ampas

Ada banyak merek sebenarnya, namun saya tetap akan memilih merek sachet Nescafe yang dijual satu bungkusnya isi 10 sachet ini. Bayangkan cuma Rp6.500, saya bisa ngopi sampai 5 hari (2x sehari).

Yang saya sukai juga dari merek ini tentu kopinya tanpa ampas. Saya adalah orang yang tidak ingin ribet. Namun akan flexibel apabila sudah kepepet juga.

Sekarang saya harus memikirkan ke depannya. Solusi apa yang bisa saya pakai, mengingat keuangan saya sedang dalam kondisi tidak bagus. Satu sisi ingin hemat, satu sisi ingin tetap ngopi.

Dengan ngopi yang jadi teman saya nulis tiap hari, saya membutuhkannya. Saya bukan orang yang ketergantungan terhadap kopi atau pecinta kopi.

Saya memerlukannya karena butuh fungsi utamanya yang terkadung dalam kafein-nya, yaitu dapat membuat fokus saat bekerja (menulis).

Sepertinya harus mengganti kopi?

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini