Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Manjakan Diri dengan Makan Sate

[Artikel 20#, kategori kuliner] Kemana malam minggu ini (20/7) ? Apalagi nggak ada pertandingan sepak bola. Mungkin di rumah saja seperti biasanya, dan lekas tidur cepat. Hehe... kali ini sedikit berbeda. Saya baru saja pulang dari Java Supermall. Si pemilik rumah meminta laptopnya di-install ulang.

Semenjak Java Supermall sekarang sudah ada pusat komputer, saya punya tempat baru untuk dikunjungi yang berhubungan dengan komputer. Termasuk service, di sana juga bisa.

Uang lebih

Saya pikir bulan Juli akan merayakan bertambahnya usia hanya dengan Bolang-baling saja. Sedih memikirkannya bahwa saya memberi diri saya hanya dengan kesederhaan saja. Meski mantan ada menghubungi yang dibalik basa-basinya masih ingat dengan umur saya.

Biaya service laptop yang di-install ulang rupanya masih ada sisa. Meski seharusnya lebih baik disimpan saja, tapi saya berpikir kali ini berbeda. Tak apa, saya mendamaikan pikiran saya sendiri. Ini hanya setahun sekali, saya perlu memanjakan diri sebagai reward atas masih diberi umur panjang hingga sekarang.

Saya berhenti di tempat makan yang khusus menghidangkan sate. Entah dari dulu semenjak tinggal di Kota Semarang, kuliner sate di sini berbeda saat di Samarinda. Unik, tapi menarik.

Saya pesan 1 porsi sate tanpa nasi/lontong. Harganya buat kalut sebenarnya, yaitu 21 ribu rupiah. Padahal dengan harga segitu, saya bisa beli beras 1 Kg dan tempe untuk makan sehari-hari selama 1 minggu. Yah, tidak apa-apa. Sebagian diri saya menangis memikirkan saya yang buang-buang uang di saat krisis seperti sekarang.

Makanan favorit

Saya mengerti itu membuang-buang uang, tapi sebagian diri saya mengatakan bahwa uang yang saya keluarkan merupakan hadiah dari pekerjaan yang saya lakukan (install ulang windows milik si bungsu). Tidak apa-apa, diri saya menyakini apa yang saya lakukan kali ini. 

Sate sendiri adalah salah satu makanan favorit yang saya sukai. Dari kecil saya sudah menggemarinya dan kesempatan datang kali ini, tentu tidak saya sia-siakan. Nggak apa-apa, lagian cuma setahun sekali saya bisa memakannya. 

Setelah selesai dibungkus, saya pulang ke rumah. Kebenaran rumah lagi kosong, dan di rice cooker juga masih ada sisa nasi. Alhamdulillah, kenikmatan mana lagi yang bisa kau dustain ini.

Dagingnya besar-besar, ditambah bumbu kacangnya yang nikmat, seperti inilah yang dinamakan nikmat hidup. Sebuah perayaan yang dilakukan untuk diri sendiri sebagai bentuk penghargaan atas suatu perjalanan baru.

Andai saja kamu masih single, aku akan menghubungimu dan merayakannya bersama. Sayangnya, membawamu ke sini apabila masih berstatus sudah punya, seakan saya menyakiti semua hati pria di seluruh dunia. Nasib pria 30'an. 😅

...

Saya senang dan bahagia hanya dengan makanan saja. Kira-kira tahun depan, self reward apalagi yang akan saya lakukan? Panjang umur buat saya dan semoga semuanya berjalan lancar dan sehat selalu agar bisa tiba kembali di sini (tahun depan).

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini