Postingan

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

🎣 Hobi Memancing

Gambar
[ Artikel 42#, kategori Amir ] Entah sejak kapan gairah itu mulai muncul, bahkan kini dilakukan secara berturut-turut. Kali ini ceritanya tentu bukan tentang pengalaman pribadi saya, melainkan tentang sosok yang sangat akrab dengan perjalanan dotsemarang —seorang pria lurus yang selalu pandai membaca situasi. Dulu, memancing adalah hal yang paling saya hindari karena pernah membuat saya menderita akibat asam lambung. Namun entah mengapa, aktivitas ini justru menjelma jadi kesukaan baru bagi sang pria berkacamata semenjak ia lebih sering pulang ke rumah di Semarang. Semenjak kami membangun dotsemarang bersama-sama dari zaman kuliah dulu, tak pernah sedikit pun terbesit dalam pikiran saya bahwa rekan seperjuangan ini bakal menyukai hobi memancing. Sekarang, pemandangan itu sungguh berbeda: ia malah bela-belain bangun dini hari dan melengkapi diri dengan berbagai alat memancing pribadi. Terapi Jiwa Sebagai seorang pria, ia jauh lebih mapan dan tertata dibanding saya. Memiliki seorang ist...

⚽ Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal

Gambar
[ Artikel 8#, kategori Ronaldo ] Kamis malam (5/11), seusai pulang bermain bola, linimasa media sosial mendadak riuh oleh kabar yang mengejutkan. Salah satu bintang terbesar yang sudah menjelma menjadi legenda memutuskan pensiun dari tim nasional. Keputusan ini sungguh di luar dugaan, mengingat friksinya bersama pelatih timnas sempat hangat diperbincangkan beberapa waktu ke belakang. November sepertinya selalu punya cara sendiri untuk menghadirkan babak akhir. Padahal bulan baru saja dimulai, tetapi lembaran sedih ini terlanjur tumpah dan membanjiri perasaan jutaan penggemar. Cristiano Ronaldo mengumumkan pensiun lewat unggahan di media sosialnya. Sontak, seluruh lini masa dan portal berita serentak menyorotinya. Termasuk saya yang, meski baru saja tiba di rumah dalam keadaan lelah usai bermain bola, tanpa sadar terus scrolling dan membaca setiap keping cerita tentang keputusannya. Jejak yang Bermula dari Old Trafford hingga Bernabeu Perjalanan saya mengikutinya bermula sejak ia perta...

🌧️ Halo November 2026: Antara Kehilangan, Dompet Tipis, dan Guyuran Hujan Lapangan

Gambar
[ Artikel 170#, kategori catatan ] Tidak terasa, lembaran kalender kini sudah berganti lagi. Selamat datang, November 2026! Jika ditarik garis ke belakang, bulan sebelumnya meninggalkan kesan yang berlapis-lapis. Dari gegap gempita dunia digital yang sempat merayakan Hari Blogger, hingga tarikan napas panjang tatkala menyadari roda kehidupan terus berputar dengan segala kejutannya. Mari kita duduk sejenak, menuang seduhan di cangkir, dan merangkum apa saja yang singgah di kepala menyambut bulan kesebelas ini. Merayakan Hari Blogger dan Mengantar Pulang Rekan yang Baik Beberapa waktu lalu, semarak Hari Blogger terasa jauh lebih hidup dan meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Platform seperti Threads memberi banyak ruang bagi para pegiat tulisan untuk bersuara, berbagi cerita, dan saling menyapa lintas kota. Rasanya senang melihat gairah menulis ini masih menyala di tengah gempuran format video pendek. Namun, dunia memang punya cara sendiri untuk menyeimbangkan suka dan duka. Beberap...

🚴‍♂️ Drama Stang Copot Selepas Nonton Bioskop: Antara Horor Film dan Ngenesnya Realita

Gambar
[ Artikel 35#, kategori sepeda ] Rabu, 21 Oktober 2026 kemarin sepertinya jadi salah satu hari yang bakal masuk daftar "hari tersial" tahun ini. Semuanya berawal dari niat sederhana: ngabisin waktu sore dengan nonton film Kuasa Gelap di bioskop. Niatnya cari hiburan, eh, semesta malah nyiapin plot twist horor beneran pas perjalanan pulang. Waktu lagi di jalan, tiba-tiba ada kejanggalan yang bikin jantungan. Stang sepeda lipat kesayanganku mendadak copot! Usut punya usut, itu adalah bagian yang dulunya memang pernah di-las. Pikiran sempat berkecamuk. Namanya musibah, mana ada yang tahu. Tapi rasanya kali ini kok pas banget momennya: hari udah mulai mendung, langit keliatan kelam, ancaman mau hujan udah di depan mata, dan stang sepeda malah lepas di tengah jalan. Beda cerita kalau ban bocor atau kempes. Sepeda masih bisa digeret sambil jalan kaki dengan sabar. Lah, kalau stang yang copot? Mau digeret gimana, setirnya udah merdeka jalannya sendiri-sendiri, nggak bisa dikendalik...

👑 Laga Pekan Kedua Liga Champions: Saat DNA Remontada Mengubah Cerita di Olimpico

Gambar
[ Artikel 95#, kategori Real Madrid ] Pertandingan Matchday 2 Liga Champions antara AS Roma kontra Real Madrid Kamis lalu (15/10) sebenarnya jadi salah satu laga yang paling saya tunggu. Bukan cuma soal bentrok dua nama besar Eropa, tapi ada ikatan emosional tersendiri dari sosok Jose Mourinho yang kembali ke Stadio Olimpico untuk menghadapi mantan tim yang pernah dibawanya meraih trofi Eropa. Namun, alur pertandingan justru berjalan di luar dugaan dan sempat bikin makan hati. AS Roma tampil luar biasa dan memberikan pelajaran berharga buat skuad asuhan The Special One . Saat papan skor menunjukkan angka 3-1 untuk keunggulan tuan rumah lewat dua gol Donyell Malen dan Marten de Roon, jujur saja saya sudah pasrah.  Perasaan frustrasi membuat saya memilih mengalihkan pandangan dari layar kaca dan fokus mengetik draf tulisan saja. Maklum, kekalahan di laga derbi dari Atletico Madrid sebelumnya masih menyisakan rasa trauma. Antusiasme dan ekspektasi nonton Madrid belakangan memang agak ...

⚽ Satu Tahun Sanmaru: Dari Korban Padel, Kuliner Pinggir Lapangan, Hingga Tempat Menjaga Mental

Gambar
[ Artikel 28#, kategori mini soccer ]  Tidak terasa perjalanan Sanmaru sudah sampai di titik pertamanya, sejak pertama kali resmi menginjakkan kaki di atas rumput sintetis mini soccer pada bulan September 2025 lalu. Cerita awal transisinya dulu pernah saya tulis di artikel Babak Baru di Rumput Hijau Mini Soccer . Untuk memperingatinya, pengurus benar-benar bekerja keras. Mulai dari menyiapkan pemungutan suara untuk daftar pemain terbaik pilihan warga Sanmaru, sampai mendatangkan kuliner langsung ke pinggir lapangan. Wah, ini yang bikin saya suka. Kamis malam (24/9) kemarin, Sanmaru resmi genap berusia satu tahun. Buat pengurus dan kita semua, momen satu tahun ini rasanya memang istimewa banget. Sanmaru—yang awalnya merupakan gabungan dari dua komunitas futsal akibat lapangan futsal langganan tergerus jadi lapangan padel —bukan sekadar wadah tempat bermain bapak-bapak yang mencari keringat di tengah kesibukan. Buat saya pribadi, komunitas ini jadi tempat untuk tetap merasa "hidup...

🎖️ Kenapa Harus Berseragam?

Gambar
[ Artikel 3#, kategori Pralastic ] Beberapa minggu ini, perasaan saya tidak tenang. Memikirkan sesuatu yang sebenarnya bukan ranah saya, namun entah kenapa itu terus membayangi isi kepala. Seharusnya saya ikut bahagia melihat momen tersebut, namun ada pertanyaan dalam lubuk hati dari kacamata pria biasa yang kini tlah berusia 40 tahun. Dini hari ini, akhirnya saya menuangkannya juga dalam tulisan. Pikiran saya kembali mengingat tentang momen hubungan yang dibagikan lewat Instagram. Perempuan cantik, anggun, berkelas dan labelnya duta wisata. Di foto-foto pernikahannya, senyum kebahagiaan memancar jelas. Sebagian besar orang tentu akan ikut bersukacita melihatnya. Tapi di sudut kepala saya, ada sekilas ganjalan—bukan karena cemburu atau memendam rasa, melainkan karena pola yang rasanya dejavu. Pria yang berdiri bersampingan dengannya di pelaminan adalah seorang prajurit berseragam (kalau tidak salah dari angkatan laut). Kejadian ini langsung mengingatkan saya pada rekan sesama duta wisa...