Postingan

Catatan

Pria Biasa

Gambar
Menjadi pria biasa di usia yang baru adalah jalan yang dipilih hari ini. Saya ingin membangun kekuatan meski itu tidak akan mudah. Terlambat sangat terlambat, tapi harus dicoba. Bismillah, niat dulu.
Hari ini saya melepaskan pakaian sebagai pria kesepian yang udah menemanin sepanjang tahun. Pakaian ini sudah usang, dan saya perlu yang baru. Apalagi cerita awal tahun yang menyenangkan meski tak kekal dan berakal.
Pria biasa adalah sudut pandang yang saya taruh dalam pikiran dan perasaan saya dalam menghadapi persoalan hidup. Baik cinta, karir, dan sendi-sendi kehidupan lainnya yang ingin digambarkan bahwa pria biasa adalah manusia.
Mengagumi
Terinspirasi dari video ini, saya membuat cerita baru yang akan menemani hari-hari di masa depan. Sebuah rasa, hati yang tak tertahan dan terimalah lagu ini dari orang biasa. 

Aku tak punya bunga, aku tak punya harta. Yang aku punya adalah hati yang setia, tulus padamu. Lagu dari Andmesh Kamelang dengan judul Cinta Luar Biasa ini menginspirasi saya …

Twitter yang Semakin Drama

Gambar
[Artikel 8#, kategori Twitter] Saya pikir wajar ketika algoritma Twitter berubah, pengguna mendapatkan sesuatu yang berbeda. Twitter lebih menarik, khususnya buat pesaing mereka (medsos). Dan tujuan besarnya tentu menarik sebanyak mungkin pengguna baru agar hijrah ke platform burung biru ini.

Saya adalah pengguna Twitter sejak 2009. Dalam perjalanan waktu, saya melihat berbagai hal hingga sekarang. Namun tak mengira tahun ini, Twitter semakin ramai. Sayangnya keramaian itu semakin ngedrama.

Pengguna semakin menampilkan sisi pribadinya yang sebenarnya tak perlu diberitahukan. Supaya apa? Viral? Pengguna lain menaruh hormat, peduli atau hanya akal-akalan saja untuk memuaskan keegoisan kita yang merasa kesepian?

Entahlah, silahkan jawab sendiri. 

Baru-baru ini, saya mendengar dari seseorang yang saya temui bahwa Twitter memang untuk bersenang-senang dan tak perlu serius.

Dalam batin saya, apakah dia baru mengenal Twitter? Padahal dulu Twitter hadir dengan cirinya yang sangat cepat. Menga…

PHP Si Mbak (Pemasar)

Gambar
[Artikel 2#, kategori Dibalik Layar] Saya sedang menunggu seorang wanita di hotel. Bukan untuk berkencan, melainkan tawaran kerja sama. Si Mbak ini datang dari brand penyedia layanan hotel yang sedang berkembang belakangan ini. Akhirnya kami bertemu, namun yang terjadi?
Rabu siang, 7 Agustus 2019. Saya bersepeda dari rumah menuju kawasan Pecinan. Sebelum bertemu dengan si Mbak ini, saya juga berjumpa dengan seorang wanita. Saya juga kena PHP di sini. Mungkin bagian kedua nanti saya ceritakan.
Matahari yang terik menyengat kulit tak dapat membendung perasaan antusias untuk segera bertemu dengan si Mbak (ketemu di hotel). Kami sudah berkomunikasi intens beberapa hari.
Mendapatkan informasi lewat mesin pencari
Hotel yang dituju berada di luar kawasan Pecinan dan sebelum jalan Depok. Hotel yang sudah akrab saya kunjungi beberapa tahun belakangan.
Setibanya, seperti biasa untuk mencari kamar mandi untuk berganti (pakaian). Maklum keringatan. Hanya atasan saja, sedangkan celana tidak.
Beber…

Malam Tirakatan, Alasan Libur Futsal

Gambar
Ini adalah libur kedua tahun ini dan mungkin akan bertambah lagi. Jumat malam selalu ditunggu dan seakan begitu cepat datang. Bermain futsal itu menyenangkan, dan sayang kali ini libur dulu.
Sabtu ketiga di bulan Agustus, hari Jumat jatuh pada tanggal 16 Agustus. Di Semarang, tradisi tirakatan sangat kental. Meski bukan hal baru buat saya, karena sudah lama tinggal, untuk futsal baru kali ini libur setelah hampir 2 tahun bergabung.
Malam tirakatan adalah sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih. Orang-orang berkumpul membuat semacam acara yang isinya ada doa, harapan dan sambutan ketua RT (ini di sekitar rumah).
Dua kali libur futsal rata-rata karane libur hari besar. Saya tidak dapat memaksakan kehendak untuk menyenangkan diri saya yang kecanduan bermain futsal.
Meski sedikit buruk karena rutinitas berhenti, ada untungnya juga tidak bermain. Fisik lebih prima menyambut Sabtu pagi. Sedikit berhemat untuk kantong karena bermain pasti ada uang iuran untuk membayar …

1 Tahun dari Sekarang

Gambar
Ketika diberitahu soal waktu 1 tahun dari sekarang, sepertinya saya harus sudah ancang-ancang dari sekarang. Setahun itu sangat cepat menurut saya. Dan saya berharap tidak terlambat karenanya.
Kalimat ini diutarakan dari salah satu adik pemilik rumah yang berencana melanjutkan kuliah. Semacam S2 bahasanya. Keputusan yang tidak mudah namun pilihan untuk lebih baik.
Apa yang terjadi setahun kemudian?
Pastinya saya tidak tahu. Namun buat saya di masa depan saat membaca ini kelak, saya sedang menulis setelah isya di depan laptop dengan lampu meja belajar yang menyala.
Semoga saat membaca ini, saya tidak melakukan hal yang sama seperti saat tulisan ini jadi. Apakah saya masih berada di Semarang atau sedang ada acara di luar kota? Entahlah.
Yang saya pikirkan
Saya berharap punya tabungan dan kalau bisa, menikah tahun depan. Soal tabungan tentu saja harap-harap cemas karena memilih profesi sebagai bloger (tanpa adsen), tidak mudah memiliki penghasilan tetap.
Sedangkan menikah, sudah seharusny…

Jenjang Karir

Gambar
[Artikel 7#, kategori hotel] Beberapa tahun belakangan saya sangat akrab dengan bagian pemasar hotel. Suatu pemandangan yang bagus untuk langkah ngeblog saya pikir waktu itu. Seiring waktu, saya sadar bahwa hubungan yang dijalin hanyalah sisi lain yang berguna untuk dunia pemasaran atau marketing saja.
Sebelum saya bisa masuk dalam dunia perhotelan lewat jalur blog, saya tak pernah memikirkan akan menjadikannya bukan sekedar sebuah konten, tapi hubungan akrab layaknya pertemanan.
Menikmati pemandangan kota dari ketinggian, makanan yang lezat-lezat atau diajak melihat ruangan kamar. Beberapa teman bloger malah ada yang menginap karena mendapatkan doorprize.
Kemewahan yang hanya dirasakan oleh para pemilik blog pada waktu itu. Dan dotsemarang adalah salah satu diantara para pemilik blog yang terlibat di Kota Semarang
Bukan sekedar konten
Saya tahu ini terdengar mudah dan membuat iri. Bila membandingkan dengan ulasan para pemilik blog lain, tulisan saya pastinya tidak ada apa-apanya. Ter…

Susahnya Mengubah kebiasaan di Umur 30 tahun

Gambar
[Artikel 34#, kategori pria 30 tahun] Menjadi pria lebih dewasa, bukan berarti tua, rasanya sangat menyenangkan. Terutama soal umur. Meski kadang-kadang ada pula yang belum. Sikap lebih bijaksana dalam melihat masalah atau memutuskan sesuatu. Akan tetapi?
Itu membawa juga sesuatu yang tidak kita sadari. Kebiasaan. Bisa prilaku, juga bisa hal lainnya. Makanya, sebelum sampai di sini (seperti saya atau pria 30 tahun lainnya), cobalah melakukan kebiasaan yang baik.
Bayangkan dirimu yang masih berumur 20 tahun hingga 28 tahun mengetahui informasi ini. Kalau saya, pasti akan melakukan hal terbaik direntang umur segitu dalam bersikap.
Meski hasilnya saat di umur 30 nanti jadi baik, informasi ini juga jadi bumerang rasanya. Masa muda (20-an) adalah waktunya bersenang-senang, mencoba sesuatu yang menantang tapi tetap dalam batas wajar.
Kebiasaan yang seperti candu
Saya melihat sekitar, orang-orang yang mulai berada disekitaran seperti saya. Tidak banyak, tapi sedikit contoh dari saya dan peng…

Kerja Sama Dengan Tukar Logo dotsemarang, Maaf Sudah Tidak Tertarik

Gambar
[Artikel 106#, kategori dotsemarang] Ketika berharap pemasukan datang awal bulan, sebuah pesan datang dari dua penjuru. Pesan Instagram dan WhatsApp. Tawaran kerja sama yang mungkin menguntungkan untuk sekedar mengisi pulsa kuota Internet.
Kabar baik itu selalu menyenangkan, saya percaya itu. Sayangnya saya kembali kecewa. Entah kenapa pesona dotsemarang masih di situ-situ saja. Tukar logo dan promosi di saluran yang dimiliki dotsemarang, seperti media sosial.
Yang ditawarkan atau feedback-nya, hanya tiket masuk sebuah acara atau penyebutan nama dotsemarang saat MC membuka acara. Intinya minta gratisan.
dotsemarang tidak punya logo sekarang
Saya kesel sendiri karena nilai jual dotsemarang semakin menurun saja. Kerja sama hanya menguntungkan panitia pemilik acara, tidak dengan saya yang berharap sekedar mengisi kuota internet bulanan.
kini, saya harus tegaskan bahwa dotsemarang tidak punya logo sekarang. Gambar yang ada di media sosial semuanya saya anggap avatar dan perhatikan baik-ba…