Postingan

Catatan

Pria Cancer

Gambar
Saya ingin menjalani setiap sudut kecil ke depan dengan cara sederhana. Tentang mimpi, harapan dan cita-cita yang belum tercapai mungkin saya usahakan kembali. Entah bagaimana saya melakukannya nanti. Yang paling penting, saya ingin menikmati saja.
Saya kembali melakukan perjalanan mulai hari ini. Kali ini, sebagai pria cancer. Salah satu zodiak yang dianggap suka bawa perasaan dan terkadang mereka sangat setia terhadap pasangannya.
Halaman ini tidak membahas tentang bagaimana pria cancer itu menurut zodiak. Sudah banyak yang membahasnya. Lewat halaman ini, saya akan bercerita tentang apa yang terjadi dalam perjalanan mendapatkan pengalaman.
Apakah itu tentang haru biru perasaan? Atau makna sebagai pria yang berusia 34 tahun, tahun ini. Sungguh, saya sudah tidak muda lagi dan berharap segera mungkin berpisah dari yang namanya kesendirian.
Beberapa episode perjalanan hidup terakhir, saya menyukai yang namanya sepi. Itu sungguh mewah sekali. Namun akhir-akhir ini, ada desakan yang tak perna…

Kumpulan Quote Inspiratif dari Komik

Gambar
[Artikel 1#, kategori Quote] Saya baru saja merilis kumpulan Tweet-tweet saya di Twitter akun pribadi yang berisi kalimat motivasi hingga inspiratif di halaman ini. Saya memulainya sejak awal bulan Maret tahun ini. Saya harap itu berguna dan membantumu yang butuh penyemangat hari ini.
Awalnya saya hanya menikmati jalan cerita. Namun tidak disangka, banyak kalimat menarik dari yang saya baca. Semenjak memutuskan tidak menonton drama Korea lagi, hari-hari saya dilewati dengan membaca komik online.
Tentu, itu setelah selesai berkegiatan atau ada waktu kosong. Meski kadang-kadang, saya menyisihkan waktu untuk membacanya. Melelahkan ketika mendapatkan cerita yang sudah panjang dan lebih dari 100 halaman. Tapi tetap menyenangkan.
Temukan di Twitter
Di halaman blog ini, saya sudah mengemasnya menjadi satu kesatuan. Lebih mudah mendapatkannya dan tinggal kamu bagikan untuk dijadikan penyemangat hari ini. Mungkin lewat status di media sosial, stories hingga caption di Instagram.
Tetaplah bertahan h…

Menjadi Dewasa Itu Melelahkan

Gambar
[Artikel 2#, kategori pria 34 tahun] Tanpa sadar, dituntut untuk mengerti. Mengalah dengan apa yang terjadi. Kalau mau marah, dianggap anak kecil yang sedang ngambek. Dilawan sama-sama keras, dianggap tak punya hati. Lalu ditinggal pergi. Sangat melelahkan jika dipikir kembali. Tidak bisakah saling melengkapi?
Saya berbicara tentang keadaan dua orang kekasih. Pria yang sudah dewasa dari segi umur. Dianggap cukup dari sisi kualifikasi pernikahan dan tentu, paham manis asam garam kehidupan.
Satunya, wanita yang penuh enerjik. Dewasa saat sedang mood bahagia. Dan sebaliknya, mood buruk bakal membuatnya jadi gadis berusia belasan tahun yang selalu menuntut. Bila tidak dipenuhi, ngambek adalah pilihannya. Dua sisi berbeda yang tak ragu-ragu mengeluarkan mulut pedas hingga keputusan yang seolah mudah tanpa kompromi.
Melelahkan
Entah kenapa sebagian pria menyukainya. Bertahan dengan pasangannya, seolah punya banyak tenaga untuk mencintai. Rasa lelah seolah bagian dari kehidupan. Selama itu adala…

Halo Agustus 2020; Sebuah Penantian

Gambar
[Artikel 78#, kategori catatan] Tidak terasa, saya sudah sampai di sini. Menantinya hanya tinggal hitungan minggu. Rindu serindu-rindunya, pokoknya. Beban yang selama ini dipikul bakal terasa ringan. Tidak mudah menjaga pikiran ini tetap normal, namun saya melakukannya.
Kekhawatiran pandemi yang terus meningkat di Kota Semarang benar-benar merusak tatanan yang telah dibuat jalan. Padahal, untuk membuka jalan yang masih lebat karena hutan, tidaklah mudah. 
Sekarang. Uang logam nominal 100 rupiah pun sangat berharga. Apalagi dikumpulkan menjadi satu, lalu kemudian diplester dengan isolasi bening. Setidaknya, saya bisa mengumpulkan 2 ribu rupiah yang dapat digunakan untuk pompa ban sepeda.
Sebuah penantian
Meski saya menderita dari sisi finansial, saya selalu menepuk kedua pipi saya ketika frustasi datang. Plak..plak..plak.. tidak tidak, bukan hanya saya saja yang terdampak karena covid-19. Bahkan ada yang lebih menderita lagi dari saya. Ini hanya ujian dan segera akan berlalu.
Begitu saya me…

Kabar Baik di Bulan Agustus, Tapi Mengkhawatirkan

Gambar
[Artikel 77#, kategori catatan] Saya benar-benar menderita bila memikirkan produktivitas saya yang tidak sebagus sebelum pandemi saat ini. Terutama pemasukan dan penggunaan koneksi internet. Sudah saatnya saya keluar dari bayang-bayang tidak jelas dan kembali ke jalur semestinya.
Bulan Agustus yang tinggal menghitung hari, membuat antusias saya kembali meninggi. Dua kabar baik yang saya terima datang seakan memberi harapan.
Meski begitu, kabar baik ini harus mengambil risiko besar. Antara dua pilihan saat berada di depan jembatan gantung. Bila tidak melewati jembatan, nasib saya bakal suram hingga akhir bulan Agustus. 
Sebaliknya, bila saya kekeh dengan mementingkan keselamatan, maka perasaan nyaman yang seharusnya saya rasakan malah berubah rasa khawatir.
Saya pikir saya mengambil keputusan tepat. Saya sedang mempersiapkan diri untuk melangkah melewati jembatan beberapa hari mendatang.
Memang beresiko, tapi saya butuh sesuatu.  Doakan saja semua berjalan lancar.  Semisal gagal, itu adalah t…

493 Penayangan, Jumlah Views Harian Terendah blog dotsemarang Bulan Juni 2020

Gambar
[Artikel 124#, kategori dotsemarang] Saya tidak menduga bahwa statistik harian blog dotsemarang benar-benar jatuh di angka 400-an. Padahal angka penayangan terendah sebelumnya saja sudah buat waswas, 537 penayangan. Dan sekarang harus menulis ini di sini.
Sudah cukup sampai di sini. Saya tidak ingin lebih turun lagi. Seakan apa yang saya lakuin tidak mendapatkan apresiasi. 
493 views atau penayangan memang bukanlah angka terendah dari blog dotsemarang. Menghibur diri. Tahun 2018, blog dotsemarang pernah berada di angka 482 views.
Akhir bulan Juni
Angka 493 ini saya dapatkan di akhir bulan Juni 2020, hari Selasa. Dan merupakan angka terendah kedua selama tahun ini. Saya harap tidak lagi mendapatkan jumlah terendah lagi dari blog dotsemarang. 
Artikel terkait : 537 Penayangan, Jumlah Views Harian Terendah Blog dotsemarang Bulan Mei 202014 Juli 2010, Ketika dotsemarang Pergi ke JakartaDonasi Aeondotsemarang, Personal Blog of SemarangLainnya

Tidak boleh mengeluh Soal Internet yang Semakin Sulit

Gambar
[Artikel 34#, kategori Internet] Covid-19 benar-benar menyuruh saya untuk terus berpikir agar tidak mudah mengeluh. Apalagi soal koneksi internet. Mengingat, pendapatan jadi pemilik blog dotsemarang sudah sangat mengkhawatirkan. Ada kalanya ingin menjual barang-barang, tapi selalu gagal.
Hari ini tak sengaja membaca berita kompas yang mengangkat seorang pelajar asal Dusun Tabbakuang, Desa Kahayya, Kecamatan Kindang Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Sang pelajar terpaksa berjalan kaki mencari sinyal di Puncak Doggia Hills untuk bisa mengerjakan tugas sekolah.
Terkadang saat kuota internetnya habis, dirinya menumpang wifi temannya. Mau gimana lagi semenjak Covid-19, Sekolah menerapkan belajar secara daring.
Saya tahu, si pelajar ini tentu bukan satu-satunya yang mengalami kesulitan dalam upayanya terhubung dengan internet. Masih banyak, dan bukan hanya di Indonesia saja yang merasakan ini. Seperti di India, contohnya.
Membaca ini saya seperti bercermin pada diri sendiri ketika mengeluh mengenai k…

Lebih Baik Memahami Ketimbang Mengerti

Gambar
[Artikel 34#, kategori wanita] Meski rasanya memiliki arti yang sama, sebenarnya kalau dimaknai lebih dalam, tentu sangat berbeda. Mengerti atau memahami? Satunya seolah mengatur, dan satunya lagi membiarkannya apa adanya.
Saya terlibat obrolan panjang dengannya saat dini hari. Memahami wanita sangat rumit. Hanya dalam 1 hari, kita dapat terlibat dengan 2 kondisi yang berbeda. Marah atau bahagia.
Meskipun begitu, saya ingin memahaminya. Rasa cinta yang begitu dalam membuat saya terus bertahan. Hari ini ia meminta maaf atas apa yang ia lakukan. 
Saya coba ingin membuatnya bahagia. Tidak ingin terjadi masalah yang sama kembali di masa depan. Saya menawarkan beberapa opsi agar ada batasan diantara kami.
Mengatur
Tanpa sadar, opsi yang sebenarnya memberi keuntungan baginya agar emosinya tidak selalu tersulut, nyatanya adalah peraturan tidak tertulis dan pembatas satu sama lain.
Itu sama saja mengekang kebebasan dalam berhubungan. Banyak aturan yang harus dipatuhi meski sama-sama merasa aman dan…