Postingan

Catatan

Pria Tidak Berdaya

Gambar
Selamat bertambah usia untukku. Di tengah perayaan sederhana yang kuhidupkan lewat tulisan ini, aku memilih tema “Pria Tidak Berdaya” sebagai cermin perjalananku. Bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memeluk kejujuran—tentang diriku, tentang hidup, dan tentang harapan yang masih kugenggam erat meski kadang terasa rapuh. Dalam bahasa Indonesia, “berdaya” berarti punya kekuatan, kemampuan, atau kemauan untuk menghadapi hidup—entah itu menyelesaikan masalah, mengejar mimpi, atau sekadar bangun dari tempat tidur dengan semangat.  Tapi di usia ini, aku merasa berada di sisi sebaliknya: tidak berdaya. Bukan karena aku menyerah, tapi karena hidup terasa seperti permainan yang aturannya terus berubah, dan aku sering kehabisan napas untuk mengejar. Hampa di Tengah Keramaian Di usia 39, aku melihat banyak pria seusia ku hidup dalam ritme yang sepertinya lebih “hidup”. Mereka punya pekerjaan yang memberi kepastian—gaji bulanan yang datang tanpa drama, hanya perlu mengatur apa yang masuk ke ...

📅 Halo Februari 2026: Antara Dugderan, Ramadan, dan Realita Isi Dompet

Gambar
[ Artikel 160#, kategori catatan ] Mengawali bulan baru di tahun 2026, tubuh saya justru memberikan sinyal protes. Lutut terasa sangat menderita, sebuah konsekuensi nyata setelah memutuskan bersepeda sejauh 14 km menuju POJ Marina di penghujung Januari lalu. Melelahkan, memang. Namun, ada kepuasan yang sulit dikonversi ke dalam kata-kata saat berhasil menaklukkan jarak tersebut demi sebuah kesenangan sederhana. Februari tiba dengan rencana-rencana baru. Tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu terasa pas, berbarengan dengan keramaian CFD Simpang Lima. Cuaca pagi di Semarang tampak bersahabat dan cerah, meski sisa-sisa basah di beberapa sudut jalan menunjukkan bahwa hujan sempat turun membasahi kota pada malam sebelumnya. Dinamika Kota Semarang: Dugderan dan Imlek Semawis Bulan ini terasa sangat istimewa bagi Kota Semarang. Saat menyusun daftar Agenda Februari di blog dotsemarang , saya menyadari ada dua hajatan besar yang akan hadir hampir bersamaan menjelang bulan puasa. Tahun i...

⚽ Cedera Jari Manis yang Tak Terduga

Gambar
[ Artikel 18#, kategori mini soccer ] Setiap kali selesai menunaikan ibadah Maghrib, saya selalu menyempatkan diri untuk berdoa sebelum berangkat ke lapangan hijau. Harapannya sederhana: diberi keselamatan, dijauhkan dari cedera, dan kembali ke kamar dalam kondisi utuh tanpa kurang satu apa pun. Namun, kenyataannya berkata lain. Harapan tersebut tidak sepenuhnya terkabul malam itu; jari manis tangan kanan saya justru mengalami cedera saat bermain Senin malam (12/1). Kronologi yang Sedikit Konyol Jika dibayangkan, mungkin orang akan mengira cedera ini terjadi karena benturan keras antar pemain atau aksi heroik saya saat terbang menepis bola layaknya kiper profesional. Nyatanya? Jauh dari kesan heroik. Ada cerita menarik, atau lebih tepatnya konyol, di balik cedera ini. Jari manis saya terkilir bukan karena kontak fisik, melainkan karena tersangkut rumput lapangan saat saya berusaha menangkap bola. Terdengar lucu, memang, tapi itulah realita yang saya hadapi. Meski merasa sedikit ko...

🚨 Akhir Prematur Xabi Alonso di Real Madrid: Mengapa Ia Gagal?

Gambar
[ Artikel 90#, kategori Real Madrid ] Kabar mengejutkan menghampiri para pendukung Real Madrid pagi ini, Selasa (13/1). Hanya berselang sehari setelah kekalahan menyakitkan dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol, klub resmi mengumumkan perpisahan dengan Xabi Alonso. Sebuah keputusan yang langsung memicu riuh di berbagai platform media sosial. Sebenarnya tak mengejutkan sama sekali karena sudah ditandai usai kalah lawan manchester City di Liga Champions bulan Desember kemarin. Saya melihat kekalahan dari rival abadi menjadi titik nadir yang tak terelakkan. Andaikan trofi itu berhasil diraih, mungkin napas Xabi di kursi kepelatihan sedikit lebih panjang. Namun, tekanan di klub sebesar Real Madrid memang tidak mengenal kompromi. Menariknya, manajemen seolah memberikan restu instan saat Xabi mengajukan pengunduran diri—sesuatu yang mungkin tak terjadi jika lawannya bukan Barcelona. Filosofi yang Terbentur Ego Bintang Sejujurnya, tidak ada yang salah dengan ambisi Xabi. Ia datang denga...

🚴‍♂️ Di Balik Layar Belajaraya 2026 Semarang: Tentang Sepeda dan Semangat yang Tak Redup

Gambar
[ Artikel 39#, kategori Dibalik Layar]  Saya sempat mengira akan menjadi satu-satunya wajah yang familiar saat melangkah menuju lokasi acara pertama di tahun 2026 ini. Namun, dugaan saya meleset. Di salah satu sudut Wisma Perdamaian pada akhir pekan Januari itu (10/1), saya menjumpai binar antusiasme dari peserta yang hadir. Sebuah pemandangan yang menyadarkan saya bahwa geliat literasi di Semarang masih jauh dari kata usai. Mengawali tahun, aktivitas luar jaringan (offline) dibuka dengan tajuk kolaborasi antar-komunitas. Kata 'kolaborasi' memang masih terdengar manis dan penuh harapan, meski saya menyadari bahwa agenda ini merupakan bagian dari rangkaian promosi menuju perhelatan yang lebih besar di Jakarta nantinya. Bagi saya, itu bukan soal. Misi utama saya hadir sederhana saja: memotret semangat komunitas di Semarang pada tahun 2026. Saya ingin membuktikan sendiri, apakah api itu masih berkobar atau mulai meredup, terutama pada komunitas berbasis literasi yang menjadi fokus...

🏠 Harapan yang Menepi di Awal Tahun

Gambar
[ Artikel 24#, kategori Keuangan ] Awal tahun 2026 ini terasa sedikit berbeda. Saat sedang menempuh perjalanan menuju sebuah acara, ponsel saya bergetar. Karena kebetulan jalanan sedang sepi, saya memutuskan menepi sejenak untuk memeriksa WhatsApp. Ada dua pesan masuk dari nama yang sangat familiar: pemilik rumah—atau lebih tepatnya, keluarga sendiri. Isi pesannya seragam, menanyakan kontak seseorang yang berkaitan dengan urusan perumahan. Jujur, ada sedikit debar di hati. Apakah ini pertanda baik? Dengan sabar, saya cari kontak yang dimaksud, mengirimkannya kembali, dan melanjutkan perjalanan dengan sejuta spekulasi di kepala. Ternyata Memang "Nothing" Saya sempat mengira instruksi tadi adalah pembuka untuk kabar baik lainnya. Namun, setelah ditunggu, ternyata memang tidak ada apa-apa. Termasuk rutinitas kecil yang biasanya ada: jatah bulanan . Biasanya, si bungsu—anak pemilik rumah—rutin membagikan paket kecil berisi mie instan, kopi, atau teh . Namun, hingga detik ini, su...

🌾 Harga Beras SPHP Mulai Merangkak Naik: Sebuah Pelajaran Tentang Kesetiaan

Gambar
[ Artikel 16#, kategori Produk ] Padahal baru beberapa bulan lalu saya memberikan pujian, tapi nyatanya sekarang harga sudah berubah. Inikah yang disebut sebagai hukum ekonomi? Ketika permintaan terus mengalir tanpa henti, nilai sebuah produk pun perlahan naik. Rasanya agak sedih, meski kenaikannya tidak seberapa, namun bagi konsumen yang mengedepankan efisiensi anggaran, setiap rupiah tentu punya cerita. Pengalaman Membeli Beras di Warung "Modern" Awal Januari 2026, saya kembali membeli beras SPHP. Pilihan saya jatuh pada sebuah warung sembako langganan. Tempatnya tidak besar, bahkan cenderung mungil, namun ia punya posisi yang unik karena berani berdiri tepat di depan sebuah minimarket modern (Indomaret). Ada satu hal menarik yang saya apresiasi dari warung ini: adaptasi teknologinya. Sang penjual telah memperbarui metode pembayarannya menggunakan QRIS. Dulu, saat awal belanja, fitur ini sempat ada namun kemudian ditiadakan karena kendala teknis. Kini, QRIS kembali hadir me...

⚽ Gonzalo Garcia Pecah Telur: Hat-trick Debut yang Mengguncang Santiago Bernabéu

Gambar
[ Artikel 89#, kategori Real Madrid ] Momen yang dinanti-nanti dari seorang penyerang muda jebolan akademi Real Madrid akhirnya tiba. Gonzalo Garcia , nama yang mulai mencuri perhatian sejak FIFA Club World Cup 2025, resmi mencetak gol debutnya di La Liga bersama tim utama. Menariknya, ia tidak hanya mencetak satu gol, melainkan langsung mengemas hat-trick . Nama lengkapnya adalah Gonzalo García Torres . Penyerang berusia 21 tahun ini tampaknya mulai mendapatkan kepercayaan penuh dari sang entrenador, Xabi Alonso, yang belakangan lebih sering memilihnya dibandingkan Endrick . Perjalanan Menuju Gol Perdana Sejauh ini, Gonzalo hampir selalu mendapatkan menit bermain, baik masuk sebagai pemain pengganti maupun dipasang untuk mendampingi Kylian Mbappé di lini depan. Namun, sebagai seorang penyerang, tekanan tentu besar karena gol yang dinanti tak kunjung datang meski menit bermain terus diakumulasi. Kesabaran itu membuahkan hasil pada 4 Januari 2026 . Saat Real Madrid menjamu Real Beti...