Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

🚰 Mendadak Pompa Air Mati: Sebuah Ujian Kesabaran di Balik Dinding Rumah

Gambar
[ Artikel 89#, kategori rumah ] Awalnya saya mengira ini hanyalah dampak dari hujan deras yang mengguyur kemarin. Namun, setelah berhari-hari berlalu, suara dengung pompa yang biasanya setia mengisi kesunyian rumah mendadak hilang. Bahkan, si bungsu yang seminggu lalu mudik kini sudah kembali berada di rumah, namun mesin itu tetap membisu. Apa yang sebenarnya salah? Mesin pompa air yang sudah terpasang sejak pertama kali rumah ini berdiri tampaknya telah mencapai masa kedaluwarsanya. Ternyata bukan cuma ponsel yang punya siklus hidup terbatas sekitar lima tahunan; mesin pompa pun demikian. Saya sendiri sampai lupa sudah berapa lama umur mesin itu menemani perjalanan rumah ini sejak pertama kali saya tinggali. Ikhtiar Memanggil Tukang Langkah pertama yang saya ambil adalah memanggil kenalan yang sudah lama berprofesi sebagai tukang. Berbekal jam terbangnya, saya menaruh harapan besar beliau paham solusi masalah ini. Sempat ada titik terang saat si tukang mencoba mengutak-atik mesin, bah...

🚗 Mudik Tahun 2026

Gambar
[ Artikel 19#, kategori lebaran ] Tahun ini, keputusan saya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya: menetap di Kota Semarang. Alasan ekonomi tetap menjadi faktor utama yang klasik, bahkan terasa kian berat dengan bayang-bayang beban finansial yang menghimpit. Di saat keluarga lain sibuk menyiapkan koper, saya justru tetap di sini, bergelut dengan rutinitas yang itu-itu saja. Sepekan menjelang Idulfitri, ritual pagi saya diisi dengan membersihkan taman. Tak ada hal istimewa yang dirasakan. Yang ada hanyalah percakapan batin yang penuh penyesalan—mempertanyakan mengapa di usia yang hampir menyentuh kepala empat, kemapanan seolah masih enggan menyapa. Andai kondisi keuangan mengizinkan, niat saya sebenarnya sederhana: pulang untuk berziarah ke makam almarhumah Ibu kandung. Namun, semesta berkata lain. Ketiadaan biaya membuat saya merasa dilabeli sebagai anak yang kurang berbakti karena tak mampu menjenguk peristirahatan terakhir beliau. Kabar di Sela Potong Rumput Berbeda dengan saya, ...

⚽ Main 3 Jam: Dinamika di Bawah Mistar Gawang Jelang Libur Panjang

Gambar
[ Artikel 23#, kategori mini soccer ] Ada momentum spesial yang menjadi alasan mengapa tim Senin malam dan Kamis malam mengambil durasi bermain lebih lama dari biasanya. Main selama 3 jam sebenarnya tidak menjadi masalah, apalagi beban di pundak para bapak-bapak penggemar sepak bola ini cukup terasa. Anggap saja ini "jatah" mereka sebelum sepenuhnya fokus menghabiskan waktu bersama keluarga. Menjelang lebaran, kalender tahun ini memang memberikan banyak jatah libur, bahkan sampai seminggu lamanya. Kesempatan berharga ini tentu tidak disia-siakan oleh mereka yang akan menyambut suka cita bersama keluarga. Entah bagaimana dengan yang masih single seperti saya. Dampaknya ternyata merambah ke hobi yang saya geluti. Perubahan durasi ini merupakan kesepakatan bersama para pengurus, baik dari tim Senin maupun Kamis. Sebagai anggota, saya hanya bisa mengikuti keputusan yang ada. Durasi Panjang dan Tantangan Fisik Bermain selama 3 jam berarti ada lebih banyak kesempatan untuk merumpu...

⚽ Pengalaman Pertama Mini Soccer di Bulan Puasa Bareng Sanmaru FC

Gambar
[ Artikel 22#, kategori mini soccer ] Ini menjadi pengalaman pertama saya merasakan atmosfer mini soccer di bulan Ramadan bersama Sanmaru FC . Tim yang terbentuk pertengahan September tahun lalu ini punya sejarah unik; awalnya merupakan gabungan dari dua tim futsal, PKBF dan Fusam. Menyenangkan, meski untuk sampai ke lapangan kali ini butuh perjuangan ekstra dengan segala "bumbu" perjalanannya. Jika dihitung, hampir setengah tahun tim ini berjalan. Gairahnya bukannya meredup, malah semakin besar. Tak peduli cuaca sedang ekstrem, hujan atau badai, keinginan untuk merumput tetap membara. Bahkan, tantangan bulan puasa yang biasanya membuat fisik cepat lelah, tidak menghalangi hobi rekan-rekan di Sanmaru FC. Termasuk saya sendiri. Jujur, meski saya bukan penganut agama yang taat, bermain di bawah sorot lampu lapangan malam hari terasa sangat bermanfaat. Di usia yang tak lagi muda, aktivitas fisik seperti ini menjadi cara saya membatasi diri dari kemalasan. Pertemanan di Usia Ke...

Halo, Maret 2026

Gambar
[ Artikel 161#, kategori catatan ] Tidak disangka, saya menulis catatan bulanan ini dari sebuah ruangan baru yang masih berada di bawah atap yang sama. Secara ukuran, ruangannya memang lebih sederhana dan terasa sedikit lebih sesak. Namun, ada satu kenyamanan yang saya syukuri: letaknya yang bersebelahan dengan toilet. Bagi saya, ini sebuah keuntungan teknis, terutama saat cuaca dingin mulai menyelimuti dan tubuh ini lebih sering menuntut untuk urusan ke belakang. Menyapa Maret kali ini, jujur ada sedikit rasa enggan. Intensitas saya bercerita di blog pribadi kini mulai menurun drastis. Jika dulu jumlah tulisan bisa sebanyak jumlah penanggalan dalam sebulan, kini produktivitas saya bisa dihitung dengan jari. Ada jeda yang cukup terasa di sini. Menghadapi Realita Adaptasi Umur memang tidak bisa berbohong. Memasuki usia yang menjelang kepala empat, saya harus mengakui bahwa kemampuan fisik perlahan mulai memudar. Beruntung, masih ada ajakan bermain di lapangan mini soccer yang setidakny...