Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

☀️ Kucing Winky Kembali Menyapa di Pagi Hari

[Artikel 27#, kategori kucing] Setelah beberapa hari saya hanya bisa melihatnya dari kejauhan dan memilih untuk cuek, akhirnya Winky datang. Ia menghampiri dan menemani aktivitas pagi yang saya lakukan. Rasanya sudah begitu lama saya tidak bertemu dengannya, Si Winky.

Terakhir saya memublikasikan tulisan di blog ini ternyata sudah lewat satu tahun. Entah hal apa yang tiba-tiba saja merasuki saya, yang jelas saya kembali membawanya ke sini (blog).

Mungkin karena ini awal bulan, hawanya masih terasa baik. Dan mungkin juga karena memang sudah lama sekali saya tidak melihatnya, sejak bulan lalu (November).

Kini, ia kembali mendekat dan menyapa. Ia menemani saya yang tengah sibuk memotong rumput taman. Tidak afdol rasanya tanpa mengelus tiap kali ia datang menghampiri.

Sehat-sehat selalu ya, kucing yang masih bertahan hidup ini. Mengingat anak-anaknya dan pasangannya sudah lama tidak kelihatan. Ada yang sudah mati dan yang lainnya memilih pergi.

Semoga tetangga yang merawatnya tidak lupa untuk terus memberi makan. Maafkan saya, sebagai pemilik yang miskin ini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berapa Jumlah Penggunaan Kuota Internet Bulananmu?