Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Resolusi Tahun 2021 : Ganti Sepeda

[Artikel 70#, kategori motivasi] Salah satu resolusi yang saya harapkan tahun ini adalah bisa ganti sepeda. Delapan tahun yang saya lalui dengan bersepeda sudah sepatutnya wajar jika menginginkan perubahan. Tak melulu harus baru, yang terpenting ganti sepeda.

Apakah sepeda yang saat ini rusak? Tidak juga. Saya sangat menyukai sepeda saya, meski sudah jarang dirawat. Begitulah manusia, hanya senang beberapa tahun setelah mereka membelinya.

Saya tidak tahu kapan resolusi ini bisa terpenuhi. Apakah tahun ini, atau malah beberapa tahun berikutnya. Yang pasti, saya percaya dan memiliki harapan untuk bersikap optimis ke depan.

Saya jadi ingat tentang resolusi saya tahun 2019. Saat itu saya ingin ganti laptop. Waktu itu benar-benar pengen karena laptop yang dipakai kurang maksimal.

Setahun berlalu, saya hanya bisa memegang laptop baru seperti angin lalu. Acara ASUS di Jakarta yang saya datangi juga tak memberi kesempatan kepada saya untuk mendapatkannya. Meski hanya sebuah doorpirze.

Namun ternyata, resolusi itu tercapai di tahun 2020. Saya kedatangan laptop dari ASUS meski bukan berstatus kepemilikan sendiri. Saya sangat bersyukur bahwa akhirnya bisa berkarya dengan kekuatan baru.

Inilah yang saya tanamkan dalam diri saya ketika menuliskan sebuah resolusi. Jangan ragu untuk berharap, karena alam semesta dengan sendirinya akan mengabulkan impianmu. 

Meski tidak hari ini, esok atau bahkan menunggu lebih lama. Semesta tahu kapan waktu terbaik untuk mengabulkannya.

...

Semoga semesta juga mendengar harapan saya kali ini yang ingin mengganti sepeda. Mari biarkan doa ini mengalir seperti air dan menunggunya datang kembali.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini