Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Resolusi Tahun 2020, Terus Menulis


[Artikel 62#, kategori motivasi] Sudah 2 tahun resolusi saya masih sama, menginginkan laptop baru. Dan dalam rentang waktu tersebut (2018 & 2019) tidak ada satu pun terkabul. Momen ASUS pun hanya sekeda memegang maupun melihat. Belum bisa dibawa pulang. Lalu, bagaimana tahun 2020?

Tidak ada cara yang mudah untuk mendapatkan laptop. Menabung, saya mungkin akan mengalokasikannya buat keperluan lain. Apalagi keluarga yang kini datang dalam pikiran benar-benar harus dipedulikan.

Saat terus berusaha dan bekerja keras, selalu ada tantangan yang menghalangi. Semoga orang-orang yang tidak berkepentingan tidak ikut campur dengan apa yang saya lakukan.

Menulis setiap saat

Sebagai personal blog, menulis lebih dari 365 postingan (jumlah hari dalam satu tahun) itu luar biasa, bukan? Saya melakukannya. Tapi jangan berpikir saya lebih baik, karena menulis setiap bloger itu berbeda konsepnya.

Jujur, tahun 2019 saya benar-benar keteteran. Baik karena perbuatan sendiri maupun beragam faktor yang datang menghalangi. Padahal rencana sudah ada. Hanya saja, tidak mudah dilakukan.

Resolusi saya tahun 2020 adalah ingin menulis setiap saat. Tidak mudah menyerah atau bermain-main dengan hal lain. Saat ide datang, jangan terlalu lama dipendam. 

...

Andai saya memiliki laptop dengan kapasitas baterai besar, tentu bekerja di mana saja itu menyenangkan. Sayang, laptop saya yang sudah usang ini adalah harapan terakhir sebelum memiliki laptop baru. Semoga tetap sehat selalu, ya, laptop.

Meski saya sudah menurunkan level keinginan saya sebagai bagian dari resolusi, laptop dan wanita masa depan tetaplah diharapkan. 

Semoga tahun 2020 adalah tahun keberuntungan saya maupun dotsemarang.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini