Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Half Girlfriend, Film India Tentang Pria yang Jatuh Cinta dan Tidak Mau Menyerah
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
[Artikel 15#, kategori Bollywood] Melihat secara keseluruhan film ini, seperti mengulang apa yang dikatakan Marshanda (artis) tentang pria yang ingin mendekatinya jangan minder dulu karena status selebnya. Buat nyaman wanita dulu, tipsnya. Tapi kalau ditinggal nikah, gimana? Sudah cinta mati lagi.
Akhirnya website penyedia film download menghadirkan film Half Girlfriend yang sudah ditunggu-tunggu filmnya yang selama ini hanya bisa menonton trailernya di Youtube. Film yang rilis tanggal 19 Mei 2017 ini punya cerita bagus yang dikemas dengan genre drama romantis.
Saya malah baru tahu bahwa film ini diangkat dari novel berjudul sama karya Chetan Bhagat. Selama ini saya kira cuma film Indonesia yang keseringan ngangkat film dari Novel atau film luar yang bercerita tentang biografi.
Alur maju mundur
Apa hubungannya dengan Marshanda di paragraf pertama sebelumnya dengan film ini? Cerita yang diangkat ini menggambarkan hal tersebut, dimana seorang pria yang jatuh cinta di sebuah kampus dengan suasana lapangan bola Basket.
Si Perempuan, pemain utama ini diperankan oleh Shraddha Kapoor merupakan mahasiswi cantik dan punya latar belakang sebagai orang kaya. Sebaliknya, si Pria yang diperankan oleh Arjun Kapoor ini mahasiswa biasa yang kesulitan berbahasa Inggris dan seorang pemain basket.
Awal film, kita langsung disuguhi sebuah masa sekarang tentang hal besar yang terjadi tapi masih membingungkan. Kemudian mundur, dimana kisah mereka berdua dipertemukan di lapangan Basket. Persamaan inilah yang membuat mereka jatuh cinta.
Ketika Madhav (pemeran pria) mengetahui bahwa si Riya (pemeran wanita) adalah anak orang kaya, ia sempat berpikir minder. Seiring waktu, keduanya tumbuh perasaan jatuh cinta. Bahkan Riya memberikan harapan besar setelah mencium Madhav.
Inilah yang jadi persoalan mengapa nama Marshanda saya bawa ke halaman blog ini. Saat wanita merasa nyaman dan pria mulai percaya diri dibalik keminderannya dengan memberi rasa nyaman kepada calon wanitanya, si wanita malah ingin dinikahkan oleh orang tuanya. Makjleb, kan.
Saat Riya menghilang, kisah berubah menjadi pemainan waktu. Tiba-tiba Madhav sudah lulus, beberapa tahun kemudian dan sudah ada di rumah orang tuanya.
Level pria yang semakin tinggi
Film berdurasi 2 jam 15 menit ini sebenarnya punya cerita bagus, namun entah mengapa rating film ini sangat tidak menyenangkan, yaitu 3,7 via IMDB. Apakah karena aktornya? Atau kemasan cerita yang tidak istimewa dibalik cerita itu sendiri.
Satu hal yang paling saya dapatkan dari film ini adalah level pria yang jatuh cinta di sini sangat tinggi. Madhav yang selama hidup (diceritakan) cuma jatuh cinta sama Riya, harus mengerahkan kekuatannya untuk terus mengejar Riya.
Mulai dari ditinggalkan nikah beberapa tahun. Siapa tidak kecewa ketika kita jatuh cinta dan ditinggal nikah? Datang kembali dalam sebuah pertemuan yang tidak disengaja, Madhav tetap mencintai Riya.
Saat punya kesempatan 2x, Riya pergi lagi setelah ditekan Ibu Madhav tentang bagaimana masyarakat tidak akan menyukai wanita yang telah menjanda untuk dicintai. Ya, Rya menghilang beberapa tahun lagi.
Madhav? Tidak menyerah dan terus mencari Riya hingga ke Amerika. Momennya pas sepertinya, Ria yang punya cita-cita menjadi penyanyi dan Madhav mendapat kesempatan magang di Microsoft.
Dan bagian akhirnya, Madhav menemukan Riya kembali dan mereka akhirnya bersatu dengan seorang anak yang tinggal di India bersama-sama. Selesai filmnya.
Video trailer Half Girlfriend
Saya menyukai beberapa lagu yang menjadi ciri khas film India ini. Half Girlfriend bukan sekedar mengartikan cinta setengah, karena hati wanitanya mulai menyukai dengan sisi lain akan dinikahi orang lain. Lebih dari itu.
*Gambar cover via mazale.in
...
Saya pikir level cinta Madhav sangat sulit diikuti oleh sebagian pria, terutama saya. Andai saya juga hanya mengenal satu cinta dan mengatakan cinta mati, mungkin ceritanya kurang lebih sama. Cinta memang mengubah segalanya.
Di luar dari bagaimana rating yang rendah diberikan, menurut saya film ini tetaplah menarik dari sisi cerita. Background kampus yang dibangun, indahnya kota India dari atas Gerbang India, hingga gedung-gedung pencakar langit Amerika akan menjadi suguhan untuk membuat mata terasa nyaman.
Belum lagi, cerita yang juga dikemas dengan sedikit komedi bagaimana perjuangan Madhav untuk mendapatkan cinta dan belajar bahasa Inggris, dimana kampus tempat ia belajar mengharuskan bahasa sehari-hari menggunakan bahasa Inggris.
Terakhir, tentang persahabatan dijalin dengan kuat serta keikhlasan seorang wanita yang dikenalkan kepada Madhav sebagai pengganti Riya menutup film ini dengan sesuatu yang istilahnya, ya seharusnya begitu.
[Artikel 17#, kategori Tips] Saya sudah menghitung kira-kira berapa kuota yang dihabiskan untuk menonton siaran langsung sepakbola via streaming. Tentu Anda sekarang bisa mengukur biaya untuk menghabiskan kuota apabila tim kesayangan Anda akan bertanding hari ini.
[ Artikel 31#, kategori Internet ] Semakin ke sini, penggunaan kuota internet satu bulan rasanya sangat kurang. Berbeda saat menggunakan wifi dulu. 30 GB satu bulan itu seperti sulit bernafas. Tapi terus dipaksaain, mirip orang bernafas. Bulan ini, saya memperhatikan jumlah kuota yang saya pakai dari operator Tri dengan paket unlimited satu bulan dengan kuota 6 GB. Unlimited di sini tidaklah benar-benar unlimited, tapi limited. Alias terbatas. Hanya diberi 1 GB perhari dengan ketentuan pemakaian jam 1 dini hari sampai jam 5 sore. Setelah habis 1 GB, kita harus memakai kecepatan jaringan dengan maksimal kecepatan 1 mbps. Lumayan sih, daripada 64kbps milik Indosat setelah batas wajar pemakaian. Bila dihitung, unlimited 1 GB satu hari dikali 1 bulan jumlahnya 30 GB. Plus 6 GB untuk penggunaan jam 5 sore sampai jam 12 malam. Saya sebelum jam 9 malam, udah tidur malah . Dan 6 GB ini juga sangat kurang. Tapi mau gimana lagi. Dengan paket segitu, harga yang dibandrol kurang dari 60...
Istilah pacaran jarak jauh atau LDR sudah banyak kita dengar dan lazim. Saya pun pernah mengalaminya dan akhirnya kandas semua. Tapi kalau pasangan suami istri LDR?
Begini rasanya ketika mertua datang ke rumah, nggak enakan. Padahal, cuma menjenguk cucu kesayangan. Tapi rasa malas yang biasa dirasakan sebelum nikah, berubah rasa risih. Serba salah, pokoknya.
Beberapa member di grup facebook Zenfone 2 sering banget berdiskusi tentang penggunaan smartphone merek Asus ini yang dikawinkan dengan jaringan 4G milik Smartphone. Penasaran juga, akhirnya saya mencobanya. Dan taraa....
Ane tambahin nih daftar film India terbaru. Lengkap sama link downloadnya.
BalasHapus