Selamat bertambah usia untukku. Di tengah perayaan sederhana yang kuhidupkan lewat tulisan ini, aku memilih tema “Pria Tidak Berdaya” sebagai cermin perjalananku. Bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memeluk kejujuran—tentang diriku, tentang hidup, dan tentang harapan yang masih kugenggam erat meski kadang terasa rapuh. Dalam bahasa Indonesia, “berdaya” berarti punya kekuatan, kemampuan, atau kemauan untuk menghadapi hidup—entah itu menyelesaikan masalah, mengejar mimpi, atau sekadar bangun dari tempat tidur dengan semangat. Tapi di usia ini, aku merasa berada di sisi sebaliknya: tidak berdaya. Bukan karena aku menyerah, tapi karena hidup terasa seperti permainan yang aturannya terus berubah, dan aku sering kehabisan napas untuk mengejar. Hampa di Tengah Keramaian Di usia 39, aku melihat banyak pria seusia ku hidup dalam ritme yang sepertinya lebih “hidup”. Mereka punya pekerjaan yang memberi kepastian—gaji bulanan yang datang tanpa drama, hanya perlu mengatur apa yang masuk ke ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Deserving of the Name, Drama Korea Tentang Dokter Modern dan Dokter Oriental (Akupuntur)
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
[Artikel 19#, kategori Drakor] Bagaimana rasanya berpisah dari kekasih yang kita sayangi? Sedih, pasti. Tapi orangnya masih ada di sekitar kita, hanya beda kota. Lalu, bagaimana rasanya jika terpisah dari kekasih yang berbeda jaman dulu dan sekarang? Mungkin jawabannya ada di drama Korea film ini yang baru selesai awal Oktober 2017.
Hari ketiga bulan Oktober, beberapa drama Korea telah menyelesaikan ceritanya. Apakah kamu salah satu dari sekian banyak orang yang tidak rela filmnya selesai ? Dan merasa bahwa film tersebut sepertinya baru kemarin ditonton.
Deserving of the Name yang punya judul lain yaitu Live Up To Your Name selesai di episode 16 hari minggu kemarin (12 Agustus - 1 Oktober). Kalau lihat asianwiki.com, harusnya nih film selesai 8 Oktober.
Rating 93
Angka yang sangat baik memang yang didapatkan drama Korea dengan cerita time travel ini. Kita diajak melihat sebuah cerita tentang sisi dokter di jaman sekarang dan masa lalu yang identik dengan era Joseon (jaman kerajaan).
Keduanya saling bertukar tempat yang awalnya dimulai dari dokter era Joseon pergi ke dunia sekarang. Keunikan film ini terletak pada sisi cerita ini dan angka 93 sepertinya juga karena perpaduan tampilan suasana yang dibangun ini.
Tebakanmu benar bila memikirkan bagaimana serunya bila orang jaman dulu mengobati orang jaman sekarang yang sekarang, dan sebaliknya. Satu sisi pada kebingungan dan satu sisi tujuannya sama, sama-sama mengobati orang sakit.
Menjadi sepasang kekasih
Dari deretan pemain yang familiar, nama-nama seperti Kim Nam-Gil (pemeran utama pria), Eom Hyo-Seop (kadang jahat), Oh Dae-Hwan (pemain pembantu yang kadang memecahkan suasan lebih cair), Seo Jung-Yeon, Sung Joo, Lee Jae-Won dan Lee Dae-Yeon merupakan wajah-wajah yang selalu ada di Drama Korea.
Saya malah baru ngefans sama pemain perempuan utamanya di sini, Kim A-Joong. Tak banyak mengikuti aktris satu ini dan di film ini, ia main dengan sangat baik dan sangat cantik. Saya sudah mengecek daftar filmnya di Wikipedia, sepertinya baru ini yang benar-benar saya mengerti dan suka.
Kedua pemain utama ini, akhirnya saling jatuh cinta. Keduanya memiliki hubungan yang terikat sebenarnya namun baru terlihat dipertengahan episode.
Kim Nam-Gil yang biasanya jarang mendapatkan peran utama (menurut saya), di sini berperan sebagai Heo Im yang merupakan dokter dari jaman kerajaan. Ia tiba-tiba berpindah ke masa depan dan bertemu dengan Kim A-Joong yang berperan sebagai Choi Yeon-Kyung.
Rasa drama asmara yang biasa menghibur penonton disajikan, Choi Yeon-Kyung sangat sulit didekati dan punya sifat keras terhadap orang lain. Di sinilah sisi, Heo Im punya sifat yang kebalikan dari lawannya yang bisa dikatakan lucu, dan kadang kocak, meski akhirnya harus serius juga.
Bagian akhirnya sama sutradaranya, Hong Jong-Chan, dikasih dengan cerita bahagia. Film yang ditayangkan TVN tiap Sabtu dan Minggu sangat menghibur untuk diikuti.
Video Trailer Deserving of the Name
Video trailer di bawah ini adalah salah satu original soundtrack film Deserving of the Name. Sulit menemukan video trailer setelah film ini berakhir (saking banyaknya).
Referensi & pic : asianwiki.com
...
Untuk menonton film Deserving of the Name, kamu bisa searching di mesin pencari dengan awalan kata kunci, yatu nonton. Sebaiknya kamu mendownload dulu bila jaringanmu tidak dalam kriteria bagus.
Lewat film ini, saya memetik sesuatu hal yang penting tentang hubungan. Memang sangat banyak yang bisa dijadikan inspirasi, tapi film ini membuat saya tertarik bicara hubungan saja.
Ketika kita putus sama pasangan, LDR, atau bahkan cerai sekalipun, jangan terlalu diratapi berlebihan. Karena, masih ada kisah di luar sana yang lebih dari apa yang kita rasakan.
[Artikel 17#, kategori Tips] Saya sudah menghitung kira-kira berapa kuota yang dihabiskan untuk menonton siaran langsung sepakbola via streaming. Tentu Anda sekarang bisa mengukur biaya untuk menghabiskan kuota apabila tim kesayangan Anda akan bertanding hari ini.
Begini rasanya ketika mertua datang ke rumah, nggak enakan. Padahal, cuma menjenguk cucu kesayangan. Tapi rasa malas yang biasa dirasakan sebelum nikah, berubah rasa risih. Serba salah, pokoknya.
[ Artikel 4#, kategori kopi ] Sebagai peminum kopi sachet yang berharap dapat harga lebih murah, saya tercengang bulan ini karena harganya naik. Dulu, saya bisa mendapatkannya hanya Rp6.500 saja. Sekarang? Harganya naik jadi Rp8.800. Beberapa tempat mungkin berbeda, bahkan lebih mahal. Kopi andalan dengan merek Nescafe Classic ini biasanya saya minum 2x sehari. Sekarang kudu mikir lagi. Nilai tukar rupiah melemah Saya sempat bertanya kepada pemilik warung kelontong di dekat tempat tinggal alasan harga kopi ini jadi naik harganya. Katanya itu dampak dari nilai tukar rupiah sedang melemah. Sebagai orang yang bukan dari kalangan ekonom, tentu saya tidak terlalu mengerti. Nilai rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat ternyata sangat berdampak dengan kondisi barang-barang yang jadi naik katanya. Nilai rupiah sekarang, saat tulisan ini saya posting , berada di angka 16 ribuan lebih untuk nilai 1 dollar-nya. Sepertinya itu tinggi sekali, bukan? Tidak ada ampas Ada banyak merek sebenarn...
[ Artikel 3#, kategori manajement ] Mendengar istilah split, pikiran saya tertuju pada fitur video editor yang sering digunakan untuk membuat potongan video. Namun kali ini sedikit berbeda. Istilah ini merujuk pada jadwal atau absensi karyawan, terutama tentang hotel. Tulisan ini bukan tentang pengalaman saya yang sedang bekerja di hotel. Bukan, bukan. Saya masih tetap seorang pemilik blog saja atau bloger. Istilah ini saya dengar dari Dia. Sistem shift Saya benar-benar tidak mengerti awalnya ketika dia bercerita dan menderita karena sistem shift ini. Sebagai anak trainee, ia sebenarnya juga bukan kali ini memiliki pengalaman seperti ini. Hanya saja, saya yang ikut mendengarnya merasakan betapa tidak menyenangkan ketika dia mendapatkan jam split dalam kurun waktu tertentu. Dan sekarang saya sudah mengerti. Dan mencoba memahami segala aktivitasnya ketika ia mendapat giliran jam kerja seperti ini. Dari blog exxotel.wordpress.com , saya menemukan durasi waktu untuk jam split sep...
Istilah pacaran jarak jauh atau LDR sudah banyak kita dengar dan lazim. Saya pun pernah mengalaminya dan akhirnya kandas semua. Tapi kalau pasangan suami istri LDR?
mantap mas. jadi pengen nonton...
BalasHapusHaha.. sip
Hapus