Catatan

πŸ“Œ PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Fashion Para Pengusaha Indonesia Akhir Tahun 2011


Terkadang melihat perkembangan fashion yang ada di Televisi kita seakan terkesima sendiri dan pengennya ngikutin. Tapi tunggu dulu, dalam tulisan ini bukan fashion yang ada di majalah atau televisi yang menjadi trend dikalangan fashionista tapi fashion ala pengusaha Indonesia. Bagaimana sih fashion ala pengusaha saat ini? Laporang gue dari acara The Markplus Conference 2012 kemaren.


Beberapa fashion yang  yang digunakan dari para pengusaha Indonesia:

Tas ransel Vs tas slempang

Biasanya para pengusaha suka dengan tas slempang yang mudah di bawa kemana-mana mengingat barang yang dibawa hanya sedikit. Namun, penggunaan tas ransel terkadang menjadi pilihan disaat kebutuhan yang dibawa begitu banyak. Inilah trend yang ada di sana saat itu. Apapun tasnya tetap pakaian jas dan sepatu fantopel utamanya.

Sepatu Fantopel


Jangan ditanya deh sepatu yang terdiri dari kulit 90% ini. Berbagai corak, warna dan gaya semuanya ada disini. Terkadang hanya sebagian yang tak begitu memperdulikan desaign dan warna. Karena bila dilihat, sekilas, antara yang standar tinggi dan biasa semuanya sama. Sama warnanya maupun bentuknya.  Perpaduan celana kain hitam kain tetap mendominasi meski ada beberapa juga orang yang memperpadukan dengan celana jeans.

Jam tangan di tangan kiri


Benarkah, sebuah kepercayaan diri bisa terlihat dari jam yang diletakkan di tangan. Jam tangan yang digunakan di tangan kanan katanya memiliki kepercayaan diri dan sebaliknya, tangan kiri orang tersebut tidak percaya diri. Namun, disini kebanyakan para pengusaha menggunakan jam tangan sebelah kiri. Tentu ini mematahkan  anggapan bahwa tangan kanan memiliki nilai sebuah kepercayaan diri.  Pertanyaannya, apakah ini karena budaya dari dulu yang sudah melekat atau rasa nyaman menggunakan jam di tangan kiri?

Jeans, menawarkan jiwa muda


Celana kain mendominasi style para pengusaha disini. Namun ada sebagian orang juga tetap memakai style celana jeans. Orang yang menggunakan jeans biasanya terlihat tampak muda dan ingin terlihat santai n casual. Ini selera sekali lagi. Siapapun boleh menggunakannya.

Warna Unik dan Cerah


Menjadi berbeda seakan menegaskan siapa kita sebenarnya saat bersama banyak orang. Lebih tinggi atau menengah. Perpaduan yang serasi membuat orang yang menggunakan warna berbeda menjadi lebih tinggi. Dan ini harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi tentunya.

iPad dan Tablet PC

Jika mencari teknologi yang terupdate dari para pengusaha ini, jangan ditanya apa yang dibawa. Mengingat mereka ini adalah para bos-bos yang cukup untuk mendapatkan gadget-gadget sesuai kebutuhan mereka. Sangat unik melihat banyaknya pengguna iPad dan tablet PC di ruangan yang menampung 5 ribu pengusaha dari seluruh Indonesia ini. Flexible, mudah dibawa dan tidak berat menjadi pertimbangan mengapa gadget ini banyak dilirik para pengusaha. Dan, jangan aneh jika laptop atau netbook tak ada yang membawa diruangan ini.

Inilah yang trend dari para pengusaha Indonesia saat ini. Penutup akhir tahun di tahun 2011. Bagaimanakah fashion di tahun 2012 nanti bagi kalangan pengusaha? Apakah kebiasaan dan budaya dari dulu akan tetap mempengaruhi fashion mereka, atau menjadi seseorang yang memiliki fashion style terbaru dari berbeda dari lainnya. Pengusaha juga manusia dan perlu fashion juga tentunya.

Salam blogger

Foto diambil dari acara di The Markplus Conference 2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☕ Cerita Juli: Memulai Misi Hemat Bersama Kopi Luwak Sachet

πŸ“Œ Sekali Seumur Hidup: Menjaga Asa Menikah di Usia 40 Tahun