Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Lebih Banyak Tisu



Kadang sudah semangat berapi-api malah tertimpa sakit. Ada-ada saja hari ini. Sukses tubuh ini jarang sakit dalam beberapa bulan, masa harus mengalah dengan sakit pilek yang kecil.


Untung ada tisu yang menolong. Bukannya lebih baik, malah membuat seisi kantor jadi berserakan tisu. Ternyata tisu tidak dapat menolong, akhirnya harus beli obat juga.

Obat yang familiar untuk diminum meski harus menyebabkan kantuk. Padahal sore mau meeting sama tim dotsemarang. Tetap semangat!

Kamis, 26 September 2013

**gambarnya kok tisu toilet, hehe.. biar seru!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Istilah Jam Kerja Hotel; Split atau Double Shift

🚴‍♂️ Perjuangan Main Bola Kamis Malam: Antara ASUS dan Mini Soccer