Catatan

Pria Tidak Berdaya

Gambar
Selamat bertambah usia untukku. Di tengah perayaan sederhana yang kuhidupkan lewat tulisan ini, aku memilih tema “Pria Tidak Berdaya” sebagai cermin perjalananku. Bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memeluk kejujuran—tentang diriku, tentang hidup, dan tentang harapan yang masih kugenggam erat meski kadang terasa rapuh. Dalam bahasa Indonesia, “berdaya” berarti punya kekuatan, kemampuan, atau kemauan untuk menghadapi hidup—entah itu menyelesaikan masalah, mengejar mimpi, atau sekadar bangun dari tempat tidur dengan semangat.  Tapi di usia ini, aku merasa berada di sisi sebaliknya: tidak berdaya. Bukan karena aku menyerah, tapi karena hidup terasa seperti permainan yang aturannya terus berubah, dan aku sering kehabisan napas untuk mengejar. Hampa di Tengah Keramaian Di usia 39, aku melihat banyak pria seusia ku hidup dalam ritme yang sepertinya lebih “hidup”. Mereka punya pekerjaan yang memberi kepastian—gaji bulanan yang datang tanpa drama, hanya perlu mengatur apa yang masuk ke ...

Kapur Barus


[Artikel 90#, kategori rumah] Sering kali, hal-hal kecil seperti butiran kapur barus hadir untuk mengingatkan kita tentang pentingnya sirkulasi udara dan kesegaran di dalam ruang personal. Menjaga suasana tetap nyaman adalah kunci untuk tetap produktif menulis di rumah. Bagaimana cara Anda menjaga 'aroma' semangat hari ini?

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🫘 Seni Bertahan Hidup dengan Tempe: Cara Mengatur Anggaran Dapur