Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Catatan

Pria (Tidak) Berharga

Gambar
Saya melihat teman lama yang perutnya membuncit sedang menggendong anaknya. Terlihat senyumnya yang lepas seakan mengatakan bahwa dialah yang paling bahagia di dunia ini. Sebuah pesan kepada para lelaki bahwa ia sudah tiba digaris akhir seorang pria sukses. Lalu, kapan kamu? Entahlah, saya juga bingung mengapa saya berjalan tidak pada semestinya seperti para pria lainnya yang kerap kali membagikan momen-momen bahagianya dengan pasangan dan anak kesayangannya. Memiliki istri yang rupawan, apalagi setia, cakep tuh disebut keluarga kecil yang bahagia. Inilah kekurangan pada diri saya yang mengaku hebat dalam konsistensi, tapi sulit ekonomi. Pria (tidak) berharga Saya kembali memulai perjalanan baru sebagai pria yang kini menginjak usia 38 tahun. Apa yang akan terjadi sepanjang tahun, saya harap itu sangat berharga.  Di umur sekarang ini, saya percaya bahwa 'laki-laki sukses ada keluarga dibelakangnya yang hebat'. Saya merenung sesaat, andai saja saya bisa kembali mengulang waktu s...

Menikah Juga Akhirnya

Gambar
[ Artikel 32#, kategori Causeway ] Rupanya waktunya dipercepat yang rencana awalnya akhir tahun. Berita baik tersebut sepertinya tidak ingin menunggu berlama-lama. Sekarang mereka telah sah menjadi suami istri. Doa terbaik menyertai keduanya dan semoga langgeng sampai tua. Maafkan saya tidak bisa datang. Sepatu yang saya persiapkan sejak lama, akhirnya tidak terpakai. Pesta bujang yang saya harapkan juga tidak terkabul. Dan sekali lagi, wajah saya tidak akan terpajang dalam bingkai kebahagiaan. Entah kenapa kabar yang ditunggu tak pernah sampai. Hanya sebuah ajakan, itu pun dari penghuni lain. Saya tidak tahu kenapa pandemi begitu mengontrol pikiran saya. Termasuk dompet kosong yang melonglong. Saya ingin pergi dengan uang sendiri. Andai bisa mundur ke belakang, saya akan mencoba menabung. Semua sudah terjadi. Impian besar tentang pernikahan dan pesta bujang tak pernah terwujud dari sekitar. Mungkin saya tidak penting karna terlalu memikirkan diri sendiri. Hanya ada satu orang yang ber...

Akhirnya Datang Juga Surat Google Adsen

Gambar
[ Artikel 130#, kategori dotsemarang ] Semenjak ngobrol dengan rekan-rekan bloger pada saat acara famtrip bareng Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, saya benar-benar masih polos tentang adsen. Namun pesan mereka tentang surat yang nanti bila tidak sampai rumah, saya disuruh samperin ke kantor pos. Biasanya masih ada di sana. Jumat siang (23/10), saya bergegas menuju kantor Pos Johar. Katanya di sini kantor Pos pusat. Tujuannya jelas, saya ingin mengambil surat dari Google yang berisi PIN untuk memverifikasi Adsen. Sial, saya disuruh pergi ke kantor Pos Erlangga. Katanya urusan seperti itu, adanya di sana. Bergegaslah saya pergi, menantang matahari lewat pedal sepeda. Ada harapan bisa salat Jumat, tapi ternyata. Sesampainya di kantor Pos Erlangga, saya diarahkan untuk bertemu orang yang berada di lantai 2. Bagian dalam kantor, bukan bagian pelayanan. Ternyata memang sudah waktunya Jumatan, orang yang saya cari hanya bisa ditemui setelah Jumatan. Antara berjuang atau bersikap sabar, say...

8 Bulan

Gambar
[ Artikel 49#, kategori Cinta ] Semangkuk mie rebus dan Milo hangat menjadi saksi bagaimana kami merayakan hari bulanan kami yang sudah sampai 8 bulan. Tidak menyangka bahwa saya benar-benar menjemputnya malam-malam setelah ia pulang kerja. Saya senang bahwa malam ini ia masih mencintai dan merayakannya bersama. Beberapa hari sebelumnya, Saya kembali diputusin. Ini adalah kedelapan kali dengan rentang tiap bulan. Entah, apakah saya yang bodoh atau kurang mengerti wanita. Mungkin salah saya terlalu memujanya sehingga memberi panggung kepadanya agar menjadi penguasa diantara hubungan kita. Perjalanan famtrip beberapa hari ke Banjarnegara dan Posong seakan membuat saya menggunakan topeng. Satu sisi menikmati dan bahagia, satu sisi lagi sebenarnya galau tak terhindari. Apalagi lagu syahdu yang menemani perjalanan di dalam kendaraan. Saya terus berusaha, memikirkan apa yang dilakukan dan apakah nasib saya sebelum merayakan hari bulanan dapat kembali bersamanya. Ia benar-benar tegas memutusk...

Ketinggalan Tas, Hujan dan Memar

Gambar
[ Artikel 14#, kategori Lucu ] Ada kejadian yang bakal saya ingat selalu ketika mengikuti famtrip bulan Oktober kemarin. Tas yang saya bawa ketinggalan saat malam hari di mobil. Padahal saya sudah berada di rumah warga (homestay) yang dijadikan tempat bermalam hari kedua. Akhirnya kejadian ketinggalan tas tersebut jadi perbincangan dan mencairkan suasana pagi harinya. Yang tambah lucu, saat mengambil tas di belakang mobil, saya malah jatuh. Driver yang melihat saya dari kaca spion menceritakan kejadian tersebut dan membuat saya sedikit malu. Malam hari Jadi kita mundur dulu dengan posisi saya yang sudah berada di kamar malam harinya. Penghuni rumah mau tidak mau tidur di depan ruang tv. Itu tidak enak rasanya karena kamar mereka saya gunakan. Saya tidak sendiri, satu rumah diberi jatah untuk 2 orang. Saat sudah berganti celana, saya mencari tas orange yang berisi pakaian. Toleh kanan kiri, tas itu tidak ada. Duh, perasaan saya tidak enak. Pasti ketinggalan. Dan benar saja, saya langsun...

Ada Alasan Punya Helm Hari Ini

Gambar
[ Artikel 57#, kategori Pria Seksi ] Karena saya ingin sedikit berguna, upaya saya ketika ia akhirnya bekerja adalah membeli helm. Saya membayangkan akan menjemputnya sekarang. Apalagi jam kerjanya seperti orang hotel saat ia berada di luar negeri. Malam. Saya terlalu khawatir untuk memikirkannya. Saya tidak menyangka akhirnya harus kembali bersentuhan dengan kendaraan roda dua. Hampir 8 tahun bersepeda, saya tidak tahu lagi kabar Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih saya simpan. Ya, sudah expired total.  Meski hari ini harus kembali mengendarai, cinta memang membutakan , saya tidak menyesal tidak memperpanjang SIM saat masa berlakunya sudah mau habis waktu itu.  Pulang berdua Melegakan rasanya membawanya pulang sampai rumahnya. Dinginnya malam memang merasuk sampai tulang, tapi ketika pulang berdua bersamanya, perasaan setidaknya lebih hangat karena tidak khawatir. Niat dan upaya saya tidak sia-sia hari ini. Bahkan malam perayaan tanggal jadian, kami rayakan berdua sambil sa...

[Dibalik Layar] Kegiatan Dinas Kesehatan Kota Semarang di Bandungan

Gambar
[ Artikel 12#, kategori Dibalik Layar ] Ketika mendapat kesempatan bisa mengikuti kegiatan Dinas Kesehatan Kota Semarang di Bandungan bulan Oktober, saya tak ambil pusing bagaimana perjalanannya ke sana. Selama saya bisa dan waktu tersedia untuk ikutan, saya langsung ambil. Keputusan tersebut seketika mengeluarkan ide untuk menggunakan transportasi umum semacam Bus Trans dan ojek online (ojol). Satu hari berselang sebelum esoknya pergi, saya dan lainnya yang kebanyakan awak media (wartawan), datang ke Puskesmas Pandanaran yang bangunannya jadi satu dengan Dinas Kesehatan Kota. Di sana, kita akan Rapid Test. Itu adalah syarat untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung selama 2 hari, 16-17 Oktober 2020 di Hotel Griya Persada Bandungan. Ternyata blogernya selain saya, ada satu orang lagi. Hanya ada 2 orang saja rupanya yang berpartisipasi. Syukurlah ada tumpangan Saya benar-benar bersyukur, langkah mengikuti kegiatan DinKes Kota Semarang sangat baik. Pemilik website Semarang yang sangat po...

Adaptasi Lagi

Gambar
[ Artikel 48#, kategori Cinta ] Beda negara saja bisa, masa satu kota tidak bisa. Entahlah, situasinya sama lagi setelah keputusannya kembali bekerja. Padahal sudah nyaman dan sangat dekat. Mau tidak mau, harus beradaptasi lagi mengikuti iramanya. Saya terus berusaha mengubah keputusannya. Tapi tetap tidak bisa. Yang saya sesali adalah ia tak pernah berbicara dengan saya tentang keputusannya. Tahu-tahu sudah mengirimkan surat lamaran. Nasi sudah jadi bubur, hanya perasaan sendiri yang dapat menghibur. Kini, hanya bisa mendukung meski tak pernah ikhlas. Karena sudah tidak ada jalan lain untuk membelokkan. Semangatnya, kemandirian dan tekadnya, saya harap tidak pernah padam. Saya berharap untuk yang terbaik baginya. Dan saya selalu mendukung, meski dari belakang saja.   Artikel terkait : 7 Bulan Malam Minggu Pertama Kami 6 Bulan Kamu Hebat, Sayang! Lainnya

Postingan Preview, Tips Update Posting di Blog

Gambar
[ Artikel 129#, kategori dotsemarang ] Hari ini saya mencoba membuat postingan dengan konsep terbit setengah atau preview di blog dotsemarang . Tujuannya agar konten di blog tetap teratur terbit, dan juga tidak kehilangan momentum. Ketika semua yang dipikirkan untuk dikeluarkan lenyap begitu saja, terkadang saya menyesal memikirkannya kembali. Waktu tidak bisa diulang, semakin dibiarkan ide yang nongol kemudian tertumpuk dengan ide-ide yang baru datang, fix! Saya malas mengerjakannya. Postingan preview adalah bagaimana mengakali siasat tersebut. Saya bereksperimen beberapa hari sebelumnya. Dari nama belum terbit, posting nanti dan akhirnya posting preview. Postingan seperti itu semacam hutang yang harus segera dibayar. Kalau tidak, pasti malu karena sudah mengeluarkan sebelumnya. Dengan ide seperti ini, saya sangat bersemangat. Ingin segera banyak mengeluarkan konten-konten yang terbiarkan selama ini. Setelah artikel lengkap Tentu saja, tulisan ' posting preview' langsung dibu...

600 Ribu, Harga Ganti Layar Laptop Axioo Pico

Gambar
[ Artikel 21#, kategori Teknologi ] Semenjak kedatangan laptop ASUS bulan Februari tahun ini, saya mengabaikan laptop yang sudah menemani lebih dari 5 tahun. Keberadaannya begitu penting buat perjalanan karir saya sebagai bloger. Namun saat mencoba kembali menyalakannya kembali, layarnya sudah bermasalah. Awal bulan Oktober, hampir 10 bulan saya mengabaikan , saya kembali bertemu dengannya. Ia (laptop) tersimpan dengan rapi sebenarnya di dalam tas. Tak pernah terpikirkan bagaimana perasaannya andai ia adalah makhluk hidup. Ya, saya salah. Terlena dengan yang baru. Sempat tidak menampilkan informasi saat tombol powernya saya nyalain. Blank hitam, tapi mesin terus berbunyi dan berjalan. Apa yang terjadi? Begitu marahkah dia? Karena dirasa sudah rusak, terutama sisi layar yang tidak menyala, saya membawanya ke tempat service dekat rumah. Saya berharap kerusakannya tidak parah, biar uang yang saya keluarkan juga tidak banyak. Ketika si mbak service menyalakan laptop yang berkemampuan p...

Tetangga Pindah

Gambar
[ Artikel 17#, kategori rumah ] Sudah 1 tahun berlalu rupanya. Semenjak koronavirus, saya lumayan dekat dengan tetangga yang rumahnya pindah hari ini. Terutama si Abah (kakek). Beliau suka buah. Kebenaran pohon buah di rumah seperti kelengkeng dan jambu , selalu berbuah. Si Abah yang juga berasal dari Samarinda ini senang bercerita. Tiap pagi atau sore saat sedang beraktivitas membersihkan taman, beliau pasti datang menghampiri. Pembicaraan kami lebih banyak tentang pandemi, maklum awal-awal koronavirus menghampiri, beliau tidak bisa balik sementara waktu. Tanpa terasa, rumah yang ramai keluarga mereka di sebelah ini sekarang sudah sepi. Beberapa barang masih ditinggal, mungkin pelan-pelan diangkutnya. Anak si Abah dan menantunya memang pada bekerja semua. Si Abah dan istrinya lah yang menjaga anak-anak (cucu-cucu) mereka saat di rumah. Mertua yang baik. Artikel terkait : Penghalang Jalan yang Terpasang (Covid-19) Panen Jambu Air Jumat Air Tandon Meluber Lainnya

Punya Banyak Uang di Usia 30-an Itu Penting

Gambar
[ Artikel 4#, kategori pria 34 tahun ] Keadaan terus berubah, keyakinan pun terpaksa diubah. Kalau kamu mau bahagia di usia 30 tahun-an, dengarkan saya. Miliki banyak uang dan simpanglah sekarang. Karena saat kamu memasuki kepala 3, menyimpan uang itu sangat sulit (baca menabung).  Saya belum punya jawaban, mengapa saya tetap bertahan dengan dotsemarang. Tapi saya bisa kasih saran seperti yang saya ungkapkan di atas. Saya tak menganjurkan kamu mengejar kekayaan. Karena itu menghilangkan kenikmatan saat berjuang untuk bertahan hidup. Simpanlah uang sejak dini Mungkin bahasanya menabung atau investasi. Entahlah, mana yang kamu harapkan. Ketika saya menulis ini, saya memikirkan kamu adalah seseorang yang berusia 20 tahun-an. Seperti saya saat itu yang masih menggebu-gebu menikmati kehidupan. Uang masih mudah datang, tanpa perlu dipikirkan. Sebagian ada yang lahir dari mangkuk emas (warisan keluarga), dan sebagian ada yang dari orang tua yang pekerja keras. Seberapa pun uang yang ...

Dari Sachet ke Kopi Bubuk

Gambar
[ Artikel 3#, kategori kopi ] Hari ini saya masih minum kopi. Semacam kebutuhan agar tetap bernyawa saat berhadapan dengan layar. Yang berbeda dulu dan sekarang adalah saya berhenti membeli kopi sachet sekali minum. Padahal dulu tergila-gila karena dianggap mewakili kaum lemah seperti saya. Saya pikir masalahnya adalah lebih hemat ternyata. Kopi bubuk bisa diseduh berkali-kali dan lebih lama habisnya. Tentu di masa pandemi sekarang, memangkas anggaran seminim mungkin adalah pilihan. Lalu saya terpikirkan tentang gaya ngopi saya yang sekali minum. Murah juga sebenarnya saat itu. Satu bungkus dengan isi 10 sachet hanya 6 ribuan rupiah.  Untuk saya yang bukan penyuka kopi namun butuh sekali depan layar satu cangkir, itu benar-benar praktis. Minimal 1 hari 2 sachet. Bisa lebih kalau butuh asupan kafein.  Kopi bubuk Sekarang, lupakan kopi sekali minum. Saya lebih menyukai kopi bubuk. Suka di sini adalah karena durasi minumnya bisa lebih lama dan uang yang dipakai lebih sedikit. Say...

Halo Oktober 2020

Gambar
[ Artikel 81#, kategori catatan ] Akhir bulan September terasa panjang kali ini. Dan juga, sangat melelahkan. Lagi-lagi kedewasaan umur diuji, milih menyerah dan ikhlas. Atau berusaha dengan keras yang hasilnya juga sia-sia. Tidak ada yang baik untuk dipiih. Awal bulan Oktober saya dihadapkan dengan sebuah dilema. Satu sisi ingin bekerja seperti biasanya, kebenaran ada staycation di hotel. Dan satu lagi memikirkannya yang membuat jarum jam terasa lambat. Famtrip Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Saya sangat senang kembali terlibat kegiatan semacam ini di ujung akhir bulan September, tepatnya tanggal 29 September. Kali ini rombongan bloger tidak sendiri, ada rekan media yang mengikuti. Famtrip kali ini penuh ke hati-hatian, terutama konten yang bakal dibagikan. Pandemi tidak bisa dianggap remeh meski protokol kesehatan tetap dijalankan. Saya bersyukur bahwa saya baik-baik saja hari ini. Namun yang tidak baik adalah feedback yang tidak dapat dinikmati. Amplop putih yang didapat, ha...