Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Kekalahan Pertama Real Madrid Musim Ini (2022/2023)

[Artikel 29#, kategori Real Madrid] Akhirnya setelah 20 laga, Real Madrid tumbang juga. Namun seakan bukan sebuah penyesalan, tapi memang momen tersebut yang selalu ditunggu. Sudah beberapa musim terakhir belakangan, sikap pesimis mendukung tim lebih kental ketimbang optimis. Kalah sudah sewajarnya, menang dan juara adalah bonus.

Sikap pesimis ini menjadi-jadi ketika Real Madrid menjuarai Liga Champions musim kemarin. Maklum saja, dari perempat final hingga final, semua lawannya dianggap calon juara. Madrid saat itu datang dengan skuad yang sebenarnya sudah baik, hanya saja lawannya memang yang keren-keren.

Kekalahan pertama

Karena terbiasa sikap pesimis, Real Madrid memulai musim  ini dengan sangat meyakinkan. Belum terkalahkan di semua kompetisi, baik La Liga maupun Liga Champions. Seakan itu bukan Real Madrid biasanya atau saya saja yang merasa aneh? 😅

Menutup bulan Oktober, Madrid bertandang ke markas RB Leipzig dalam lanjutan Liga Champions. Pertandingan yang dilangsungkan Rabu dini hari (26/10) menjadi dilema karna saya baru nonton menit-menit akhir.

Ada sedikit waktu istirahat dari jadwal futsal sebelumnya dan membuat saya tidak maksimal mengambil waktu tidur.

Kalah, dan malah sudah tertinggal di babak pertama. Apakah Madrid akan mengulangi bejonya seperti kemarin?

Ternyata tidak, hanya mampu memperkecil skor. Dengan hasil kekalahan ini pun, Real Madrid juga sudah dipastikan lolos. 

Dua pemain Brazil menjadi penyumbang gol yang main masih tanpa Benzema. Hazard meski diturunkan juga tidak memberi dampak. Sayang sekali pemain Belgia ini, padahal sudah diberi waktu bermain. Ya, meski tidak banyak.

...

Kembalinya Cortoa di bawah mistar seharusnya memberi dampak pada pertandingan. Apalagi dia harus mencadangkan kembali Lunin. Entah rasanya kenapa tim juga sedang bermain buruk waktu itu. Oh ya, Modric juga tidak bermain kali ini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini