Selamat bertambah usia untukku. Di tengah perayaan sederhana yang kuhidupkan lewat tulisan ini, aku memilih tema “Pria Tidak Berdaya” sebagai cermin perjalananku. Bukan untuk meratapi nasib, tapi untuk memeluk kejujuran—tentang diriku, tentang hidup, dan tentang harapan yang masih kugenggam erat meski kadang terasa rapuh. Dalam bahasa Indonesia, “berdaya” berarti punya kekuatan, kemampuan, atau kemauan untuk menghadapi hidup—entah itu menyelesaikan masalah, mengejar mimpi, atau sekadar bangun dari tempat tidur dengan semangat. Tapi di usia ini, aku merasa berada di sisi sebaliknya: tidak berdaya. Bukan karena aku menyerah, tapi karena hidup terasa seperti permainan yang aturannya terus berubah, dan aku sering kehabisan napas untuk mengejar. Hampa di Tengah Keramaian Di usia 39, aku melihat banyak pria seusia ku hidup dalam ritme yang sepertinya lebih “hidup”. Mereka punya pekerjaan yang memberi kepastian—gaji bulanan yang datang tanpa drama, hanya perlu mengatur apa yang masuk ke ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Review Film I Belong to You (2016)
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Film ini benar-benar membuat saya sedih. Mungkin karena umur dan juga pengalaman hidup yang memperkuat ceritanya menjadi sesuatu yang lebih sekedar kata terikat dan kehilangan. Entah, apakah yang saya rasakan dapat dirasakan penonton lainnya.
Tema besarnya tentang radio. Dua orang yang awalnya berpasangan memutuskan berpisah. Si wanita mulai kehilangan gairah cintanya dan meminta hal tersebut. Si pria yang menjadi pemeran utama film ini akan menjadi tokoh utama dibalik kisah lainnya.
Awalnya cerita biasa saja. Tak menyangka sang sutradara memberi beberapa porsi cerita tokoh lainnya yang akhirnya membuat saya benar - benar sedih.
Ada kisah sahabat si pemeran pria yang memiliki hubungan 8 tahun dengan seorang wanita cantik. Tentu rasanya sangat bangga, termasuk saya, bahwa pria yang wajahnya digambarkan biasa dan kurang menarik itu memiliki pasangan yang cantik.
Pria ini sangat percaya dengan pasangannya yang LDR sangat lama dan akhirnya memutuskan datang kepadanya. Hubungan mereka sendiri udah berjalan sejak kuliah. Pria baik dan sangat percaya pada si wanita saat si wanita mengalami masalah.
Keputusan wanita yang lama tidak bertemu tersebut membuat si pria ingin memberi kejutan dengan melamar si wanita. Namun apa yang terjadi, wanita tersebut sepertinya sadar bahwa pria yang dipacarinya tidak ganteng meski banyak berkorban untuknya.
Si wanita datang rupanya ingin putus dengan baik - baik. Si pria terkejut dan berusaha sadar diri dan tabah. Setelah si wanita pergi dengan taksi, pria tersebut mengejarnya dan tidak rela diputusin. Sungguh itu tragis sekali.
Cerita ketiga datang dari kerabat si pemeran pria utama yang berpacaran dengan seorang Polisi Wanita. Hubungan mereka menarik karena yang agresif si wanita. Mereka akhirnya jatuh cinta dan memutuskan akan menikah.
Sayangnya si pria yang pandai dalam hal penemuan tentang teknologi, berakhir tragis setelah menyelamatkan pasangannya dari serbuan preman yang ingin menghukum si Polisi Wanita. Si pria tewas. Lagi-lagi dibuat sedih melihat si wanita yang sudah siap menikah kembali gagal.
Dan terakhir, kembali ke pemeran pria utama yang memiliki partner baru setiap siaran radionya ternyata partner yang seorang wanita menyukainya. Namun si pria terlambat menyadari dan menyesal setelah si wanita partnernya memutuskan pergi. Si wanita berpikir bahwa si pria sebaiknya kembali dengan mantan pacarnya yang juga berada dalam satu perusahaan radio.
...
Ada sesuatu yang menarik yang membuat saya sangat suka dengan ceritanya hingga membuat emosi saya pun teraduk-aduk.
Seberapa lama kamu berpacaran, seberapa kamu mencintai dan seberapa kamu berkorban, seseorang yang kamu sayangi pada akhirnya memutuskan pergi.
Egois? Tidak juga. Hanya saja ketiga ceritanya membuat saya sadar dengan apa yang terjadi pada saya atau kamu yang membaca. Kalau kamu merasa duniamu hancur karena cinta, cobalah lihat orang lain yang ditinggal pergi oleh pasangannya.
Ada yang lebih tragis dari kamu. Mungkin kamu harus sedikit bersyukur atas takdir hari ini yang kamu dapatkan. Kamu boleh mengingat masa lalumu di film ini.
Kamu bisa menangis, kamu bisa bersedih dan setelah itu, kamu harus kembali ceria. Inilah hidup dan harus kita jalani hingga akhir dipenghujung jalan garis kehidupan kita.
[Artikel 17#, kategori Tips] Saya sudah menghitung kira-kira berapa kuota yang dihabiskan untuk menonton siaran langsung sepakbola via streaming. Tentu Anda sekarang bisa mengukur biaya untuk menghabiskan kuota apabila tim kesayangan Anda akan bertanding hari ini.
Begini rasanya ketika mertua datang ke rumah, nggak enakan. Padahal, cuma menjenguk cucu kesayangan. Tapi rasa malas yang biasa dirasakan sebelum nikah, berubah rasa risih. Serba salah, pokoknya.
[ Artikel 4#, kategori kopi ] Sebagai peminum kopi sachet yang berharap dapat harga lebih murah, saya tercengang bulan ini karena harganya naik. Dulu, saya bisa mendapatkannya hanya Rp6.500 saja. Sekarang? Harganya naik jadi Rp8.800. Beberapa tempat mungkin berbeda, bahkan lebih mahal. Kopi andalan dengan merek Nescafe Classic ini biasanya saya minum 2x sehari. Sekarang kudu mikir lagi. Nilai tukar rupiah melemah Saya sempat bertanya kepada pemilik warung kelontong di dekat tempat tinggal alasan harga kopi ini jadi naik harganya. Katanya itu dampak dari nilai tukar rupiah sedang melemah. Sebagai orang yang bukan dari kalangan ekonom, tentu saya tidak terlalu mengerti. Nilai rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat ternyata sangat berdampak dengan kondisi barang-barang yang jadi naik katanya. Nilai rupiah sekarang, saat tulisan ini saya posting , berada di angka 16 ribuan lebih untuk nilai 1 dollar-nya. Sepertinya itu tinggi sekali, bukan? Tidak ada ampas Ada banyak merek sebenarn...
[ Artikel 3#, kategori manajement ] Mendengar istilah split, pikiran saya tertuju pada fitur video editor yang sering digunakan untuk membuat potongan video. Namun kali ini sedikit berbeda. Istilah ini merujuk pada jadwal atau absensi karyawan, terutama tentang hotel. Tulisan ini bukan tentang pengalaman saya yang sedang bekerja di hotel. Bukan, bukan. Saya masih tetap seorang pemilik blog saja atau bloger. Istilah ini saya dengar dari Dia. Sistem shift Saya benar-benar tidak mengerti awalnya ketika dia bercerita dan menderita karena sistem shift ini. Sebagai anak trainee, ia sebenarnya juga bukan kali ini memiliki pengalaman seperti ini. Hanya saja, saya yang ikut mendengarnya merasakan betapa tidak menyenangkan ketika dia mendapatkan jam split dalam kurun waktu tertentu. Dan sekarang saya sudah mengerti. Dan mencoba memahami segala aktivitasnya ketika ia mendapat giliran jam kerja seperti ini. Dari blog exxotel.wordpress.com , saya menemukan durasi waktu untuk jam split sep...
Istilah pacaran jarak jauh atau LDR sudah banyak kita dengar dan lazim. Saya pun pernah mengalaminya dan akhirnya kandas semua. Tapi kalau pasangan suami istri LDR?
Komentar
Posting Komentar