Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Biaya Servis mobil Sampai Jutaan Rupiah, Tahan Dulu Niat Punya Mobil

Kondisinya adalah sudah tidak gratis lagi biaya servis seperti awal-awal baru punya mobil. Kilometernya di atas 100 ribu dan bengkel yang dituju adalah yang resmi. Sebagai orang awam, tentu ini adalah mahal. Setidaknya sekedar tahu saja.

Rabu kemarin (10/5), saya membawa kendaraan orang rumah ke bengkel resmi. Entah kenapa sekarang semua pekerjaan saya yang harus handle semenjak orang bawah sudah tidak tinggal di rumah.

Mau tidak mau, apalagi pekerjaan saya terlalu luwes sehingga terlihat tidak ngapa-ngapain. Padahal mobilnya bukan milik saya, tapi ya kadang bisa dipinjam hehe.

3-6 juta

Servis kendaraan biasanya rutin dilakukan, namun karena tahun ini dirasa belum, saya akhirnya membawanya juga. Untunglah saat tiba di sana, suasana tidak ramai. Sehingga langsung diterima dan dicek kondisi kendaraannya.

Saat diajukan biaya servis, saya kaget karena biayanya jutaan. Ada 2 yang ditawarkan, versi yang dibutuhkan saja dan satunya versi full. Versi biasa biayanya 3 juta dan belum penambahan komponen apabila ada yang mengalami kerusakan.

Versi full-nya biayanya sekitar 6 juta. Saya langsung terkesima ketika diberitahukan. Dan cepat-cepat menghubungi pemilik kendaraan. Akhirnya kami memilih versi biasa saja yang biayanya hanya 3 jutaan.

Tahan niat punya roda empat

Setelah dikonfirmasi, saya pikir bisa menunggu sambil berinternet ria di ruang tunggu. Peralatan saya untuk bekerja sudah saya bawa semua, setidaknya laptop bisa dipakai.

Namun saat diberitahukan jika kendaraan selesainya sekitar 4 jam lebih, saya tidak jadi. Mending pulang dan bekerja di rumah sambil mengerjakan pekerjaan lain.

Perjalanan pulang dengan ojek online, pikiran saya melayang membayangkan apakah saya akan sanggup untuk membeli mobil suatu saat nanti.

Bila melihat pekerjaan saya yang mirip freelance, tentu ini sangat sulit. Mungkin berbeda dengan mereka yang memang memiliki latar belakang orang kaya atau pebisnis yang nilai uangnya tidak berseri.

Saya jadi sedih sendiri dengan kehidupan diri sendiri. Gini amat ternyata. Saya sangat miskin ternyata. Gimana mau ngajak anak orang nikah jika mikir ginian saja seolah beban.

Menghela nafas 😔

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini