Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Futsal Terakhir di Bulan Puasa dan Bagaimana Rasanya Rumput Baru?


[Artikel #9, kategori futsal] Tidak terasa bulan puasa sebentar lagi berlalu. Dan hari jumat ini (8/6) merupakan futsal terakhir selama puasa. Yang menarik cerita hari ini adalah kami mencoba rumput baru. Padahal jumat sebelumnya, lapangan masih diperbaiki.

Bagaimana rasanya mencoba rumput baru lapangan futsal? Wah, saya sangat senang sekali meski tahu itu rumput palsu. Lapangan yang kami pakai tiap hari jumat memang kurang baik, mungkin itulah alasan kenapa harus diganti.

Kesenangan itu tidak bertahan lama. Kekhawatiran saya bahwa rumput ini masih terasa aneh terbukti saat saya sudah bermain.

Rumput yang sebenarnya terlihat seperti hambal yang lembut terasa berat untuk saya saat bermain. Entah bagaimaan perasaan yang lain. Pokoknya saya mengap-mengap, alias sudah capek.

Apakah karena hawa udaranya di dalam ruangan yang panas atau memang saya masih harus beradaptasi dengan rumput baru. 

Pada akhirnya saya awalnya jadi kiper dulu sebelum diganti. Tidak banyak skill yang dapat diperlihatkan karena beratnya medan rumput yang terus menjejali pikiran saya.

Semoga setelah jumat ini diliburkan, setelah itu kaki saya bisa beradaptasi dengan baik. Selamat hari raya idul fitri saya ucapkan buat teman-teman. Mohon maaf lahir dan batin.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini