Catatan

Pria (Tidak) Berharga

Gambar
Saya melihat teman lama yang perutnya membuncit sedang menggendong anaknya. Terlihat senyumnya yang lepas seakan mengatakan bahwa dialah yang paling bahagia di dunia ini. Sebuah pesan kepada para lelaki bahwa ia sudah tiba digaris akhir seorang pria sukses. Lalu, kapan kamu? Entahlah, saya juga bingung mengapa saya berjalan tidak pada semestinya seperti para pria lainnya yang kerap kali membagikan momen-momen bahagianya dengan pasangan dan anak kesayangannya. Memiliki istri yang rupawan, apalagi setia, cakep tuh disebut keluarga kecil yang bahagia. Inilah kekurangan pada diri saya yang mengaku hebat dalam konsistensi, tapi sulit ekonomi. Pria (tidak) berharga Saya kembali memulai perjalanan baru sebagai pria yang kini menginjak usia 38 tahun. Apa yang akan terjadi sepanjang tahun, saya harap itu sangat berharga.  Di umur sekarang ini, saya percaya bahwa 'laki-laki sukses ada keluarga dibelakangnya yang hebat'. Saya merenung sesaat, andai saja saya bisa kembali mengulang waktu s...

2 Hari Keteteran Update Blog

[Artikel 141#, kategori dotsemarang] Tidak menyangka ini terjadi juga. Meski bisa diakali, tetap saja tidak posting blog seperti biasanya seolah ada yang hilang. Bahkan jadi beban tersendiri. Cambukan motivasi kali ini untuk tidak mengabaikan hal-hal sederhana.

Mulai dari bangun kesiangan sampai urusan hubungan asmara adalah penyebab kali ini. Konsisten harga mati rasanya tidak berguna. Padahal membangun percaya diri ini tidak mudah. Sepertinya siklus kehidupan tak bisa dihindari.

Anggap saja seperti beli barang yang suatu saat bisa rusak karena dimakan waktu. Kalau sudah saatnya, ya tidak bisa dihindari. Saya benar-benar menyesal hari ini.

Dua hari sudah cukup, jangan sampai lebih. Terlalu lama tidak menulis blog di dotsemarang, bisa-bisa stres sendiri. Levelnya sudah sampai seperti itu.

Sekarang, waktunya bekerja keras mengisinya. Menulis itu mudah, yang sulit adalah menggambarkannya menjadi cerita yang enak dibaca.

Maafkan saya kali ini. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkenalan dengan Istilah Cinephile

Akhirnya Mereka Mudik Juga

Pria (Tidak) Berharga