Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

2 Hari Keteteran Update Blog

[Artikel 141#, kategori dotsemarang] Tidak menyangka ini terjadi juga. Meski bisa diakali, tetap saja tidak posting blog seperti biasanya seolah ada yang hilang. Bahkan jadi beban tersendiri. Cambukan motivasi kali ini untuk tidak mengabaikan hal-hal sederhana.

Mulai dari bangun kesiangan sampai urusan hubungan asmara adalah penyebab kali ini. Konsisten harga mati rasanya tidak berguna. Padahal membangun percaya diri ini tidak mudah. Sepertinya siklus kehidupan tak bisa dihindari.

Anggap saja seperti beli barang yang suatu saat bisa rusak karena dimakan waktu. Kalau sudah saatnya, ya tidak bisa dihindari. Saya benar-benar menyesal hari ini.

Dua hari sudah cukup, jangan sampai lebih. Terlalu lama tidak menulis blog di dotsemarang, bisa-bisa stres sendiri. Levelnya sudah sampai seperti itu.

Sekarang, waktunya bekerja keras mengisinya. Menulis itu mudah, yang sulit adalah menggambarkannya menjadi cerita yang enak dibaca.

Maafkan saya kali ini. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini