Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

1 Jam Saja, Setelah Itu Otak Terasa Lelah

[Artikel 34#, kategori tips] Sekarang, saya hanya sanggup menyelesaikan satu artikel. Padahal tips dan triknya sudah saya pakai sejak beberapa tahun belakangan. Seperti mandi dini hari, minum kopi, tidur cepat. Setelah berkonsentrasi selama 1 jam di depan laptop, otak saya sudah tidak sanggup lagi.

Ini adalah tips buat siapa saja yang ingin mendalami fokus pada pekerjaan atau aktivitas. Ketika baru memulai kegiatan, cobalah kasih timer dengan durasi 1 jam. 

Saya melakukannya. Dan mendapatkan kesimpulan ketika sudah masuk fase 1 jam ini, saya harus benar-benar fokus. Jangan biarkan diri terganggu dengan hal-hal sederhana seperti membuka media sosial atau email.

Setelah alarm berbunyi di angka 1 jam, saya benar-benar sulit berkonsentasi. Kopi sebagai pemicu tak lagi jadi senjata untuk mempertahankan daya ingat (konsentasi).

Tapi, ini kembali lagi dengan umur yang saat ini dilalui. Saya menulis ini saat berumur 35 tahun. Sudah sejak umur 30-an saya mulai mengalami ini. Dan puncaknya di umur 33-35 tahun, melewati 1 jam sangat berat.

Fokus saya memang pada pembuatan artikel. Beberapa waktu sebenarnya saya bisa menyelesaikan 2 artikel, hanya saja artikel satunya tidak butuh konsentrasi mendalam.

...

Ketika kamu akan mengambil pekerjaan atau aktivitas, cobalah melakukan secara maksimal dalam hitungan waktu selama 1 jam. Saat itu, konsentrasimu sangat baik. Optimalkan. Dan berhentilah setelah 1 jam, karena yang akan kamu lakukan akan sia-sia.

Kalau dipaksa, bisa saja. Tapi kamunya bisa menderita

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini