Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Kue Ulang Tahun

[Artikel 64#, kategori Cinta] Bagaimana bisa move on jika dia melakukan sesuatu yang akan saya kenang selamanya. Dia benar-benar sangat berharga, lelaki bodoh saja yang melepaskannya. Saya menyesal melepaskannya.

Sebuah drama terjadi menjelang sore. Saya tahu hari ini hari ulang tahun saya, tapi saya tak menduga bahwa ia melakukannya. Padahal sudah diwanti-wanti untuk tidak merayakan atau memberi sesuatu.

Memberi sesuatu, seperti mengekang seseorang untuk selalu mengingatnya. Dan ini akhirya terjadi. Drama akhirnya datang dengan kiriman sebuah kue ulang tahun.

Saya tak tahu harus berkata apa meski mulut menolaknya. Ia yang bersikeras datang ke rumah saya pikir hanya sekedar berkunjung, tapi sebenarnya ingin membawa kejutan.

Karena drama, saya tidak memperbolehkannya. Jadinya kue hanya dikirimin lewat drive ojol. Bahkan, kue tersebut dipilihkan adiknya.

Ia benar-benar sibuk, tapi masih sempat menyuruh adiknya dan memperhatikan saya yang sebenarnya status kami hanya sekedar mantan.

Selain kue yang datang, ada hadiah yang juga diberikan. Sebuah celana yang ia pikir itu adalah pakaian favorit yang saya kenakan dan cocok dengan tubuh saya.

Saya tidak akan melupakan

Dilema ketika ingin dia lebih baik, lebih bahagia, menemukan jodoh yang seagama, ia malah melakukan sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan.

Saya benci merayakan ulang tahun, apalagi menerima pemberian. Seperti yang sudah-sudah, kebahagiaan itu hanya membuat saya menderita kala mereka pergi begitu saja.

Tak seperti kisah dalam film yang seolah tak pernah terjadi perasaan kehilangan, di dunia nyata, saya banyak kehilangan.


...

Terima kasih sayang, ini adalah penghargaan yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya harap kamu bahagia dan panjang umur selalu.

Mencintaimu adalah kebanggaan buatku.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini