Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Seminggu Dengan Tahu

[Artikel 10#, kategori kuliner] Roda sepeda saya mengarah ke tukang sayur yang berada di sebelah minimarket. Pagi ini saya berencana membeli Tahu bungkus. Karena yang saya beli ada 2 bungkus, mungkin bisa bertahan 1 minggu. Semoga saja.

Minggu terakhir bulan Juli, isi dompet yang melekit. Mau tidak mau harus berhemat. Selama ada beras di dapur, saya tak masalah apapun lauknya. 

Tahu yang saya beli ini cuma 4 ribu perak, karena beli 2 bungkus jadinya cuma 8 ribu rupiah. Gimana perasaanmu melihat diri saya yang selama 1 minggu bertahan hanya dengan lauk 8 ribuan?

Apakah itu menyedihkan? Entahlah, semua kembali ke sudut pandang masing-masing. Yang terlihat menderita belum tentu tidak bahagia. Dan sebaliknya, yang terlihat bahagia mungkin saja sebenarnya lebih menderita.

Tahu ini hanya dicocol dengan saus sambel tomat, plus nasi. Selama perut saya terasa kenyang, tidak masalah. Toh, sama-sama masuk ke dalam perut.

...

Saya harap memiliki tabungan di akhir tahun. Penderitaan hari ini adalah tawa saya di masa depan. Saya harap demikian.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini