Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Sedang Suka Makan Nasi Dengan Keju plus Kecap



Menu yang unik dan tidak terpikir sebelumnya. Gara-gara nonton film drama Korea, saya mencobanya dan hingga postingan ini, saya terus sarapan dengan nasi plus keju. Ada yang mau coba? Menu murah meriah dan praktis.

Judul film itu adalah 'Midnight Dinner'. Tapi ada juga yang menulis judul itu dengan 'Last Dinner'. Sepertinya yang benar awal barusan.

Film tersebut punya 20 episode. Film tersebut juga memang fokus pada kuliner. Menariknya dari film ini adalah restoran yang buka dini hari dan banyak cerita seru dari pelanggannya.



Nasi Keju

Inspirasi nasi keju ada pada episode 8. Nanti lihat linknya dibagian akhir postingan ini. Makan nasi keju haruslah panas. Karena selain dapat membuat keju bisa mencair, nasi yang panas itu membuat nafsu makan lebih baik.

Penyajiannya sangat mudah dan cocok bagi mereka yang ingin hemat banget selain makan mie bungkus. Hanya menyediakan nasi, masak aja, terus ambil mangkuk dan taruh keju diatas nasi yang sudah ditaruh dimangkuk.

Tunggu beberapa saat, terserah soal waktunya. Setelah itu, aduk-aduk dan campurkan kecap. Lalu, selamat makan. Apakah enak? Mungkin bila tidak enak itu berarti memang tidak cocok saja.

...

Nasi keju bukan sekedar penyajian asal-asalan bila melihat filmnya. Selain penyajian yang praktis, nasi keju juga lebih hemat semisal mahasiswa yang kuliah di luar kota. Dan ini bukan nasi goreng, ya.

Saya sendiri masih suka sarapan dengan ini. Saya benar-benar suka karena awal-awal tinggal di Semarang saya memang sudah menerapkan hidup hemat, terutama buat makan.

Semoga dapat menjadi alternatif buat sarapan. Ini LINK nya kalau mau nonton.

Gambar : Google

Komentar

Postingan populer dari blog ini