Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Terang Bulan dan Coca Cola


[Artikel 76#, kategori catatan] Bagaimana rasanya membahagiakan diri sendiri di umur segini (34 tahun)? Mungkin rasanya seperti makan terang bulan rasa cokelat. Enak, tapi semakin dimakan semakin eneg karena satu porsi dimakan sendiri. Sangat kenyang.

Saya di masa depan,

Tahukah kamu bahwa perayaan pergantian umur saya tahun ini dirayakan dengan menikmati terang bulan dan coca cola. Saya tidak tahu apakah saya di masa depan bangga dengan saya yang hari ini?

Yang pasti, saya sangat bahagia saat itu. Ditambah adanya dia yang menemani dan memberi ucapan. Itu adalah perasaan luar biasa yang tak pernah saya rasakan kembali.

Saya harap, saya di masa depan lebih baik lagi dari saya hari ini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini