Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

5 Bulan


[Artikel 42#, kategori Cinta] Kami membicarakan bagaimana awal kami bertemu. Kami tertawa-tawa sambil malu-malu. Saat itu, rasanya seperti takdir. Kami dalam satu kendaraan, seolah alam menjadi saksi pertemuan dengan hembusan angin yang menyingkap keindahan. Waktu itu, saya sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Perjalanan kisah kami masih berlanjut dan hari ini adalah bulan kelima. Untuk sampai di sini, banyak gelak tawa dan kebahagiaan yang lebih indah dari bulan sebelumnya. Entah, apakah ini yang dinamakan dewasa dalam berhubungan. Atau ada kunci rahasia dalam berhubungan.

Jangan mengganggunya saat

Salah satu kunci rahasia yang membuat saya semakin menahan diri untuk bersikap sabar adalah hindari saat wanita sedang datang bulan. Lucu rasanya menuliskan ini. Tapi hasilnya memang terbukti.

Seindah apapun perjalanan kisah asmara, ketika hari itu datang (datang bulan), semua dengan mudah hancur berantakan. Mood wanita benar-benar tidak terkontrol. Ditambah beratnya aktivitas dan pasangan yang mencari perkara dengan hal-hal sederhana. Jangan harap bisa selamat.

Bahagia ini

Sebelum meninggalkan bulan Juni, saya akui sering terjadi banyak hal. Saya sangat merasa bersalah karena selalu membuatnya bersedih.

Untunglah, badai cepat berlalu. Kebahagiaan itu benar-benar datang saat bulan berganti. Tiap hari berkomunikasi seperti ia sedang berada di sini.

Kebahagiaan ini semoga tidak cepat berlalu. Tinggal beberapa minggu lagi dan satu bulan lagi memeluknya dan mendekapnya lebih dekat lagi.

...

Hampir saja perayaan hari ini gagal karena kesalahpahaman. Kali ini ia tidak cuek meski saya belum tidur setelah terbangun pukul 10 malam. 

Selamat bulan ke-5 buat kita, semoga kita tetap mencintai satu sama lain.
Makasih sudah mencintaiku, menyayangiku, menemaniku dengan tulus.

I love you tigerebuuu.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini