Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Real Madrid Comeback Melawan PSG di Babak 16 Besar Liga Champions

[Artikel 16#, kategori Real Madrid] Tanggal 10 Maret 2022, bakal selalu diingat bagaimana Real Madrid bukan saja menghancurkan harapan PSG untuk lolos babak berikutnya Liga Champions, tapi juga membenamkan sinar para fantasista. Sempat pesimis, tapi di lapangan selalu tidak terduga.

Siapa tidak pesimis ketika di leg pertama PSG menang dan punya deretan pemain dunia, apalagi ada para fantasista seperti Neymar dan Messi. Belum lagi ada Mbappe, pemain yang musim depan bakal berkostum putih putih.

Saat pertandingan leg kedua dimulai pun, babak pertama PSG udah unggul 1-0. Itu artinya aggregat sudah 2-0 dikantongin anak asuhan Mauricio Pochettino.

Namun harapan itu datang seketika di babak kedua. Adalah Benzema sang pembunuh kiper yang berhasil mencetak 3 gol atau hat-trick masing-masing di menit 61,76 dan 78.

Tentu luapan kegembiraan tidak bisa diungkapkan. Saya tahu klub ini punya karakter kuat di Liga Champions dan mereka membuktikannya sekali lagi.

Meski tanpa Casemiro, Madrid masih bisa bernafas. Kuncinya adalah bagaimana mengoptimalkan pemain pengganti di babak kedua. 

Era Messi sudah habis

Saya tahu bahwa Messi adalah seorang pemain fantasista nomor satu yang saya beri label. Ditambah adanya Neymar, seharusnya PSG mampu mengatasi Real Madrid.

Mau tidak mau, era Messi sudah habis kali ini. Tidak bisa terbantahkan, apalagi kontribusinya tidak berbuat banyak. Dirinya selama pertandingan pun seolah menghilang.

Pertandingan

Mari mengenang pertandingan ini di masa depan yang bakal selalu dikenang. Selain video di atas, saya membagikan live tweet yang saya posting selama pertandingan. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini