Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Hadir di Gala Dinner Pornas Korpri XVI di Lawang Sewu

[Artikel 108#, kategori aktivitas] Saya sendiri tidak menyangka mendapat kesempatan berharga ini di bulan Juli. Apalagi acara berskala nasional di kota sendiri, Kota Semarang. Terkadang hanya bisa jadi penonton, menyaksikan kemeriahannya di timeline dan mencari info lainnya di media sosial. 

Acara tahunan yang digelar 2 tahun sekali ini hadir di Kota Semarang, meski begitu yang jadi tuan rumah adalah Jawa Tengah. Bukan Kota Semarang-nya.

Gala Dinner

Pornas Korpri XVI (ke-16) dijadwalkan digelar dari tanggal 13-23 Juli. Pembukanya sudah dimulai tanggal 13 Juli atau Kamis malamnya di Lawang Sewu yang bertajuk Gala Dinner. Eh, opening ceremoni event-nya esok, hari Jumat (14/7) di GOR Jatidiri.

Acara semacam menerima tamu yang sudah datang ke acara yang di sini tuan rumahnya tentu Jawa Tengah. Sebuah keramahan dan mempererat hubungan.

Hadir di Gala Dinner di Lawang Sewu adalah kebanggaan tersendiri buat saya karena bakal sulit mengulang momen ini kembali. Apalagi malam hari dan suasana ala-ala romantis yang dihiasi warna-warni cahaya.

Meski sebenarnya saya hadir bukan sebagai tamu VIP, saya hadir hanya sebagai pekerja lapangan ala wartawan atau media-media. Mungkin saya satu-satunya bloger yang berasal dari Kota Semarang dan resmi karena memiliki co-card.

Tamu yang hadir perwakilan dari 38 provinsi dan beberapa kementerian lembaga. Info dan foto-fotonya sudah dipublish di blog foto yang bisa dilihat di sini.

Bloger rasa provinsi

Entah kenapa acara begini baru terlibat saat provinsi yang mengadakan, terutama Disporapar. Padahal saya berharap Disbudpar Kota Semarang mau juga melibatkan saya atau dotsemarang.

Memang sih, masalahnya ada di-akses. Jika Disporapar Jawa Tengah saya memiliki beberapa kenalan dan sering terlibat event bersama di masa lalu. Seperti promosi pariwisata Jawa Tengah lewat acara semacam famtrip. Ini merupakan salah satu keuntungan saya dan saya tidak menampik itu.

Berbeda dengan Kota, bahkan sering ke kantor pada tahun-tahun awal dotsemarang dan kenal beberapa pegawai negeri di sana tidak mengubah bahwa saya bukanlah sosok yang perlu diperhatikan.

Terasa dekat, tapi tetap sangat jauh. Bahkan, kegiatan famtrip yang diadakan Kota sama sekali belum pernah. Saya sempat khawatir apakah saya layak sebenarnya sebagai bloger ketika rekan-rekan bloger yang saya kenal datang ke kota Semarang tapi sayanya malah tidak terlibat.

Haha.. malah curhat colongan. Ya ya itu adalah masa lalu. Mungkin karena blog dotsemarang juga hanya memakai platform gratisan dari google, makanya tidak penting. Wajar saja.

...

Tentu dibalik rasa senang akan ada rasa sedih. Tanggung jawab memiliki co-card atau akses media ke acara tentu mau tidak mau saya harus meliput beberapa kegiatan. Disayangkan jika saya tidak memanfaatkan momen setelah diberi fasilitas.

Doakan saya sehat selalu karena dari 10 cabang olahraga yang dipertandingkan di Pornas Korpri 2023 ini lokasinya beda-beda. Bahkan, venue futsal ada di Undip Tembalang. Hadeh!

Artikel terkait :


Komentar

Postingan populer dari blog ini