Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

[Pekan Kesembilan Liga Inggris] Chelsea 2-2 Manchester United


[Artikel 71#, kategori MU] Akhirnya menyaksikan pertandingan Chelsea juga yang dianggap musim ini bersama Sarri, pelatih baru mereka, memiliki sesuatu yang berbeda. Terutama gaya permainan mereka. Saya sangat menantikan ini. Seberapa menarik?

Andai di detik-detik akhir Chelsea tidak mencetak gol, tim bisa menang dan bos akan puas sekali. Nyatanya cuma membawa 1 poin dan itu positif tentunya.

Akhirnya saya bisa cerita tentang Manchester United di blog pribadi saya. Entah kenapa saya banyak kehilangan momen bulan ini, meski ide di kepala saya terus menari-nari.

Martial yang membuktikan diri

Dua gol Martial menjadi pembuktian buat si Bos bahwa ia tidak perlu diragukan. Boleh saja begitu dengan kredit dua golnya. Oke baiklah saya tidak ingin bicara tentangnya kali ini.

Saya malah menyorot Rashford yang seolah tidak bermain dengan wajar. Sepertinya ia belum bisa keluar dari tekanan dalam duel kali ini. Saya menganggap permainannya tidak baik.


Babak kedua yang lebih baik

Kekhawatiran tentang permainan Chelsea yang dianggap menarik ternyata tidak terbukti bahwa MU akan kalah kembali kali ini.

Taktik bos kali ini berhasil dan babak kedua adalah puncaknya. Para pemain Chelsea tidak dapat menjaga bola dikakinya yang sering kali diambil pemain MU.

Momen keributan bos

Saat tiba-tiba skor kembali imbang menjadi dua sama, ada kejadian heboh di pinggir lapangan. Bos tersulut emosinya karena perayaan gol berlebihan asisten pelatih Chelsea.

Bos tampak tidak terima dan mengejarnya. Sontak semua perhatian dan petugas di pinggir lapangan berusaha menghentikan. Ada-ada si Bos.


Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini