Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

[Liga Champions] Manchester United 0-2 PSG : Super Galau


[Artikel 79#, kategori MU] Ini adalah kekalahan untuk pertama kalinya buat manager Ole Gunnar Solskjaer semenjak menangai mantan klubnya, Manchester United. Kondisi yang sedang berada di atas, melayang tinggi di langit-langit, terhempas begitu saja. 

Momentum kekalahan sebenarnya hanyalah tinggal menunggu waktu saja. Dan wajar, tidak ada yang bisa sempurna. Namun saat menelan kekalahan tersebut, apakah kita siap menerima?

Menjamu PSG dalam lanjutan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2) dini hari, MU bukan hanya kalah, tapi kehilangan Pogba yang terkena akumulasi kartu merah karena mendapatkan 2 kartu kuning.

Ibarat sudah jatuh, tertimpa tangga pula

PSG yang datang tanpa skuat terbaiknya, tanpa Neymar, Edinson Cavani sampai Thomas Meunier dibalik dugaan dapat menghancurkan MU.

Dalam pertandingan, sebelum keluar lapangan, Pogba benar-benar dimatikan. Tak ada kreativitas dan inilah kesalahan MU. Ah saya bukan komentator baik untuk berbicara kekurangan tim favorit. 

Mending lihat ulasan Coach Justin berikut ini


Belum selesai pagi berganti, saya mendapatkan kabar kurang baik soal hubungan saya. Entahlah, saya tidak bisa berkata apa-apa. Ketika datang dengan cepat, maka pergi pun juga dengan cepat.

Hubungan tidak mencari benar dan salah, tapi memikirkan jalan keluar bersama. Jalan keluar yang dibicarakan dan diberi kesempatan.

Live tweet

Jika ini menang, tentu live tweet saya menarik dilihat. Tapi yang terjadi, saya kehilangan momentum saat istirahat babak pertama. Saya malah mandi subuh.


...

Ini akan jadi pertandingan yang sangat sulit di Paris. PSG akan menjadi tuan rumah, dan mereka sangat kuat jika bermain di kandang.

Adakah keajaiban, seperti bertandang ke kandang Juventus? Semua keberuntungan dan harapan sangat diperlukan pastinya.

Tentang kepergian seseorang, pertandingan ini sangat pahit untuk kembali dibaca di masa depan. Sekedar mengingat dan meluapkan ekspresi galau. Kadang sangat perlu tahu diri dulu (waktu) sebelum mengambil keputusan yang sangat penting.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini