Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Halo, November 2022

[Artikel 110#, kategori catatan] Banyak hal terjadi selama bulan Oktober. Perasaan yang tidak saya sukai sepertinya juga belum pergi. Siapa yang berbuat seharusnya dialah yang bertanggung jawab. Ketenaran masa lalu juga tidak berguna saat ini. Lebih banyak amarah jika dipersentasekan dalam angka. Entahlah, saya harap bulan baru memberi banyak hal lebih baik lagi.

Lagi-lagi soal hutang. Gimana mau ngumpulin uang jika saya yang tidak berhutang dan memiliki pendapatan kurang dari 200 ribu perbulan selalu mengeluarkan uang di atas angka itu.

Berharap menagih kepada seseorang biar bisa mengurangi beban, malah dikata-katain karena masa lalu dianggap dia paling berjasa. Seolah apa yang saya lakukan tidak ada apa-apanya. Sedih jika itu diingat sekarang.

Entah kenapa masalah malah datang dari orang-orang yang kita sayangin dan hormatin. Bila keluarga sendiri mampu mengkhianati kepercayaan, lalu kepada siapa lagi harus percaya. Bilang tidak mengulangi sampai mengambil sumpah, nyatanya menghubungi dengan cerita yang sama.

Waktu terbatas

Memikirkan bulan Oktober juga cukup serius karena pemilik beserta mantu juga ikut datang. Tentu, menyenangkan rumah lebih ramai dari biasanya yang sunyi.

Namun pasti ada bayaran dari setiap hal baik. Banyak waktu luang yang biasanya dinikmati mendadak hilang karena harus menemani pergi. Hanya bisa menikmati setiap tempat yang didatangi.

Gagalnya branding

Oktober terus menyakiti. Rencana yang sudah hampir 85% berjalan, malah gagal. Ada yang sudah mengutarakan niat, mendadak dibatalin. Ada yang udah resmi mengatakan, malah tidak ada omongan yang katanya Oktober bisa datang.

Namun dari sekian cerita adalah gagalnya branding dotsemarang yang dilakukan dalam lingkaran yang paling dihormati. Entah kenapa semakin ke sini, orang-orang mulai terasa tidak nyaman. Semoga hanya perasaan sesaat saja. 

...

Saya tahu kamu berpikir hidup saya rumit. Bahkan dalam kisah asmara, seolah saya begitu menyusahkan. Kamu membacanya, dan sudah tahu bagaimana saya. Setidaknya kamu memberi dukungan karena tahu sifat asli saya.

Bukan seperti orang-orang yang terlihat normal di luar namun malah lebih bobrok dari dalam. Jujur itu memang menyakitkan, tapi karena itu, kamu jadi lebih mengenal saya.

November, saya harap lebih banyak keberuntungan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini