Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Terang Bulan Di Awal Tahun 2023

[Artikel 15#, kategori kuliner] Saya bersyukur sekali mengawali awal tahun dengan kondisi keuangan yang stabil. Semenjak pemilik rumah pada balik semua, saya kembali menikmati kehidupan normal seperti biasanya. Salah satu caranya dengan terang bulan, eh martabak manis.

Rumah kembali sunyi meski ada beberapa penghuni. Kemewahan yang saya lepaskan semenjak bulan Desember karena keluar kota, kembali menjadi keheningan yang saya idam-idamkan. 

Namun entah kenapa masih ada yang kurang. Bukan dia atau seseorang yang bisa diajak bicara, tapi perasaan membahagiakan diri sendiri layaknya raja.

Terang bulan, saya pikir itu yang saya perlukan. Saya tahu berat badan saya terus bertambah semenjak pemilik rumah memanjakan saya dengan berbagai macam makanan, namun terang bulan adalah pelipur rala yang harus ditemani Coca Cola.

Saya pernah merayakan pergantian umur saya dengan menikmati terang bulan. Semenjak itu, jika saya ingin memanjakan diri, lebih baik membeli terang bulan.

Lebih murah ketimbang harus pergi ke panti pijat yang sekedar nikmat hanya untuk satu jam sesaat. Saya bisa mengambil kesempatan itu, tapi... ini sudah bukan waktunya seperti itu lagi.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini