Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

MU 2-1 Crystal Palace; Casemiro Kartu Merah dan Debut Sabitzer

[Artikel 120#, kategori MU] Belum sepekan menulis tentang 2 golnya Casemiro, eh malah dia kena kartu merah saat membantu tim menang atas Crystal Palace. Sayangnya momentum itu tidak saya saksikan karena memilih tidur. Hanya sempat nonton babak pertama saja.

Lanjutan pekan ke-22 Liga Inggris banyak diwarnai momen. Selain harus pasrah karena Casemiro akan dihukum tidak bisa bermain 3 pertandingan, ada momen debut juga pemain yang baru didatangkan bulan Januari tahun ini.

Hanya nonton babak pertama

Manchester United kembali bermain pada hari Sabtu atau malam minggu (4/2/2023), tepatnya jam 10 malam. Entah kenapa jam segitu paling malas nonton meski akhirnya juga nonton.

Babak pertama, MU sudah memimpin lewat pinalti Bruno Fernandes menit ke-7. Ini juga golnya saya malah nggak nonton. Tim bermain baik dan terus menguasai jalannya pertandingan.

Casemiro kena kartu merah

Dini harinya setelah memutuskan tidak meneruskan nonton babak kedua saya langsung mencari tahu berapa skor MU vs Crystal Palace. Melegakan, tim menang lagi dan ini di kandang sendiri pula.

Namun, ada nama Casemiro yang ramai diperbincangkan di linimasa yang ternyata dia harus dikasih kartu merah babak kedua. Alasannya, karena Casemiro ingin membantu Antony yang dilanggar dan kemudian jadilah keributan.

Casemiro yang seharusnya tidak terkait pelanggaran malah bernasib apes. Ia terlihat kamera seolah mencekik pemain lawan. Dan wasit yang mendapatkan informasi dari ruang VAR langsung memberi kartu merah. Sial! Padahal tim menang terus selama ada Casemiro.

Debut Sabitzer

Seperti sebuah skenario yang dibuat sengaja, kehilangan Casemiro jadi panggung buat Sabitzer di pertandingan ke depannya. Ia akhirnya diturunkan saat melawan Palace. Sayangnya, saya tidak bisa melihat aksinya saat itu.

Sabitzer yang didatangkan dari Bayern Muenchen menjadi opsi di tengah setelah tim tidak akan memainkan Eriksen yang harus menepi karena cedera di pertandingan sebelumnya. 

Kehilangan dua pemain ini, Eriksen dan Casemiro adalah pukulan telak saat tim sedang dalam laju tren luar biasa musim ini.

Sabitzer harus bisa mengambil momentum ini untuk dirinya dan tim. Apalagi statusnya hanya pinjaman yang artinya bila mainnya biasa-biasa saja, MU tidak akan tertarik untuk merekrutnya kembali.

Mari berharap pertandingan berikutnya, MU tetap konsisten untuk menang. Dengan kemenangan ini, MU berada diperingkat ke-3 klasmen sementara Liga Inggris.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini