Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Bagaimana Rasanya Nonton Film di Bioskop Berdurasi 3 Jam Lebih?

[Artikel 24#, kategori Kofindo] Pengalaman pertama kalinya. Sedikit khawatir ketika mengetahuinya tapi sudah tidak bisa menolak karena ini gratis dan dalam rangka pembukaan studio baru. Seru juga sih, meski harus bolak-balik ke toilet.

Kesempatan ini datang begitu saja kala rekan bloger menawarkan saya ke acara opening IMAX yang resmi dibuka di The Park Mall Semarang pada tanggal 20 Oktober pada hari Jumat.

Tentu, saya langsung mengambil jatah yang seharusnya hanya untuk komunitas bloger perempuan. Karena mungkin banyak yang berhalangan hadir, dipilih lah saya.

Nonton film 3 jam 

Acaranya hanya nonton film seperti biasa. Film yang diputar kali ini adalah Killers of the Flower Moon yang dibintangi Leonardo DiCaprio. Sempat kaget ketika melihat durasinya yang 3 jam, tapi tetap gass.

Saya mengerti dengan tubuh saya ini, jika nonton di bioskop akan berdampak. Rasa khawatir selalu menyelimuti jika saya lupa sudah minum air banyak.

Apalagi saat opening nonton di IMAX pertama Kota Semarang ini dapat Pop Cor dan minuman. Minuman yang tanpa sadar terasa segar dan berenergi karena rasa manisnya.

Mantabs deh, kekhawatiran itu terjadi. Saya harus 2 kali pergi ke toilet saat film berlangsung. Kesel sendiri karena beberapa momen harus ditinggalkan.

Saya tidak sendiri, karena banyak penonton lain juga bolak-balik. Ini nonton bioskop atau konser musik? Hahaha... pada ramai ke toilet soalnya.

Artikel event dan ulasan bioskop ada di bawah

...

Saya tidak bisa membayangkan penonton lain yang merasa terganggu karena tingkah penonton seperti saya yang harus bolak-balik di tengah film sedang diputar. Mohon maafkan saya.

Mau gimana lagi, apa perlu toilet dipindah ke dalam saja biar lebih nyaman? Haha.. bercanda. Film Killers of the Flower Moon memang seru. Ceritanya seperti sebuah buku yang memiliki cerita dari awal hingga akhir. Ya, meski bagian akhirnya tidak menyangka akan hanya ada sebuah cerita biasa saja.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini