Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Sisi Lain GIIAS Semarang, Media Room

[Artikel 24#, kategori Dibalik Layar] Salah satu keuntungan yang didapat saat masuk ke acara GIIAS dengan co-card label 'Media' adalah kita dapat mengakses media room atau ruang media. Tentu, ruang terbatas ini kita harus kembali men-scan tanda pengenal lagi di sana.

Saya jadi ingat, waktu GIIAS pertama kali diadakan di Kota Semarang tahun 2022, saya baru tahu ruangan ini pada hari kedua. Padahal ruang media diberikan kepada awak media dengan beragam fasilitas.

Mulai dari cemilan, makan siang, kopi, teh, pop mie dan lainnya. Untuk pekerjaan, ruang ber-AC ini juga menyediakan meja hingga colokan listrik. Banyak awak media, terutama wartawan memanfaatkan aktivitas di sana untuk menulis atau update berita.

Sebagai bloger, pengalaman ini tentu yang pertama kali (2022). Andai waktu itu tidak diberitahu rekan media lain saat sedang beristirahat, mungkin saya tidak akan pernah masuk.

Haha..saya ketawa sendiri bila mengingat tahun itu. Apalagi saat itu posisinya lagi cari colokan listrik buat bisa ngecas hape. Eh, di ruangan media bebas gunakan colokan dan suasananya juga nyaman.

Tahun kedua

Karena sudah paham, saya tidak ragu untuk masuk ke dalam. Apalagi makan siang sudah disiapkan penyelenggara buat awak media. Santap nasi kotak di sana begitu terasa kenyang. 

Meski ruang khusus untuk media, ruang tersebut hanya ramai hari pertama saja. Hari berikutnya sudah jarang dikunjungi, khususnya media lokal. Kebanyakan media luar hingga nasional.

Ada juga dari kalangan tertentu yang ikut nimbrung di sana. Namun yang pasti, jatah makan siang selalu disiapkan penyelenggara. Saya yang datang hampir tiap hari, hanya pasrah menikmati keadaan dengan bahagia haha. 

Jangan harap, pekerjaan meliput untuk jenis media seperti saya dapat jatah uang bensin. Syukurin aja, manfaatkan fasilitas ruang media buat nunjang aktivitas liputan.

Pop mie gambar di atas ini jadi santapan terlezat para awak media saat hari pertama usai pembukaan GIIAS Semarang tahun 2023. Maklum, acara pembukaan selesai sebelum makan siang. Jadi, nasi kotaknya belum tersedia. Saya dan lainnya menikmati makan ini bersama-sama. 

...

Di ruang media, saya sendiri tidak memanfaatkannya untuk mempublish halaman blog dari sana. Meski ada laptop, saya pikir datang ke lokasi Marina Convention Center hanya untuk mencari konten saja.

Dulu mungkin saya akan dengan senang hati membawa laptop kemana-mana. Sekarang, ah biar di rumah saja update-nya.

Artikel terkait :


Komentar

Postingan populer dari blog ini