Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Cedera Hamstring Saat Main Mini Soccer

[Artikel 2#, kategori mini soccer] Ada 2 kabar yang datang hari ini, Sabtu (11/11), saat bermain mini soccer. Kabar baiknya saya diberi keringan pembayaran iuran yang sebelumnya selalu dibantu rekan-rekan saya. Kabar buruknya adalah ini kali pertamanya saya kena cedera hamstring.

Tidak ada yang gratis di muka bumi, selalu ada syarat dan ketentuannya. Ketika mereka menyukai apa yang saya lakukan, mereka tertarik lalu mengajak. Di posisi ini sangat menyenangkan, karena ajakan berarti dibayarin.

Seiring waktu, menjadi beban tersendiri. Saya paham itu dan seakan saya tidak tahu diri karena diajak mintanya dibayarin terus. Meski saya tak berharap seperti itu. 

Cedera hamstring

Tak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa saya berada dalam kondisi cedera seperti ini, hamstring. Padahal saya sudah pemanasan dan berusaha main sesederhana mungkin. Saya mau main santai biar jaga kondisi karena usai main mini soccer, saya harus segera menghadiri acara opening mal.

Brukkkkk!!! Apa yang terjadi, tubuh saya berguling-guling karena kalah bodi saat mengejar bola sambil berlari dengan pemain lawan yang berusaha melindungin bola. Masalahnya, bodi yang ditunjukkan semacam sengaja dan penuh dorongan.

Jelas, tubuh kecil saya terpelanting. Namun saya masih bisa berusaha berdiri dan mencoba bermain kembali. Hanya hitungan menit, paha belakang saya terasa tidak enak.

Oh..sial, kondisinya benar-benar tidak baik-baik saja. Saya terkena cedera hamstring yang kali pertamanya. Entah kenapa seakan ada beban di sana. Dorongan tubuh tadi sepertinya mempengaruhi yang membuat saya harus keluar lapangan lebih cepat.

Saya pikir ini tidak parah. Menjelang waktu berakhir, saya malah mengusahakan tetap bermain meski kondisinya dengan pincang-pincang. 

Kegiatan berlebih

Karena aktivitas berikutnya sudah menunggu, saya masih belum memikirkan dampak cedera yang saya alami. Saya anggap biasa saja saat itu setelah tiba di Queen City Mall yang akan opening.

Semua sudah saya rencanakan, termasuk membawa pakaian ganti dan alat mandi. Ya, saya mandi dulu di toilet tempat saya main mini soccer sebelum pergi ke mal.

Waktunya benar-benar mepet. Bahkan saat saya tiba pun, rekan-rekan saya sudah di dalam dan orang-orang sudah mengantri panjang untuk registrasi.

Usai acara pembukaan, saya yang berkumpul bersama rekan bloger dan kreator video diajak tur mal. Ternyata aktivitas ini mempengaruhi lagi. Berjalan mengelilingi mal membuat cedera sebelumnya lebih parah.

📝 Gambar cover hanya ilustrasi, tapi itu saya sendiri 😅

...

Sekarang, saya dalam masa pemulihan. Melewatkan beberapa waktu bermain (Senin dan Selasa) agar segera bisa kembali normal. Selalu ada resiko untuk kesenangan yang harus dibayar. Jika bukan materi, berarti fisik tubuh.

Lekas pulih buat diri saya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini