Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

ASUS Media Gathering Vivobook Go 14

[Artikel 111#, kategori aktivitas] Jadi satu-satunya bloger laki antara bangga dan juga gembira, eh salah. Maksudnya nggak enak sendiri. Mau gimana lagi, buah yang ditanam sekarang terus menunjukkan hasilnya. Gandjel Rel, komunitas bloger perempuan melakukannya. Konsisten mereka membuahkan hasil.

Halo, Selasa (21/11). Tidak menyangka hotel yang sulit saya temui si mbak marketingnya meski kenal baik, kembali mampir dalam kunjungan untuk acara ASUS Media Gathering.

Ruangannya cukup familiar karna beberapa kali pernah ikutan acara di sana. Ya, meski beda penyelenggara dan ruangannya saja.

Roadshow Vivobook Go 14

Tidak ada banyak woro-woro atau info yang datang dari grup BLUS langsung seperti biasanya. Mendadak saja ada info yang diberitahu secara pribadi dari sesama rekan bloger jika ASUS datang ke Kota Semarang.

Meski disayangkan pak Bosnya tidak hadir karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggal, setidaknya Kota Semarang termasuk dalam tur yang didatangin tim ASUS Indonesia. 

Misi dotsemarang untuk membuat Ibu Kota Jawa Tengah tetap terlihat menarik di mata brand setidaknya masih ada. Meski sekarang acara lokal yang terus ramai malah ditinggalkan.

Acaranya cukup terbatas, jadi tidak heran pesertanya yang didominasi perempuan bisa dihitung. Sepertinya 20-an bloger. Cukup mengejutkan, ada peserta yang datang dari luar kota untuk menghadiri acara ini.

Dalam tur, ASUS Indonesia membawa banyak perangkat (laptop). Mulai dari lini Vivobook (normal), Zenbook (premium), hingga ROG.

Namun laptop yang diutamakan dalam kampanye promosi kali ini adalah Vivobook Go 14, termasuk yang 15 juga. Laptop yang dibranding dengan tipis dan harga murah dengan sasaran segmen pelajar. 

Saat dipersentasikan, saya jadi minder sendiri karena bukan lagi sebagai pengguna laptop ASUS. Saya sudah beralih ke merek lain dan mohon maaf, itu juga terpaksa. Saya sudah tidak berani mengajukan diri untuk meminjam produk ASUS karena kelakukan saya yang ketiban masalah.

Vivobook Go meski harganya berkisar 6 jutaan, teknologi yang disematkan padanya merupakan yang terkini. Untuk mendukung pekerjaan, laptop dengan proseseor AMD Ryzen bahkan sudah diberi akses keamanan dengan fingerprint sensor.

Yang mencuri perhatian adalah layarnya yang dapat dibuka hingga 180 derajat. Jika laptop ini diberikan kepada saya kemarin, saya tidak akan menolaknya. Eh, hahaha..

Selengkapnya tentang Vivobook Go 14 bisa dibaca di blog dotsemarang. Di link bawah ini, sudah ada spesifikasi lengkapnya juga.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini