Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Halo, Mei 2024

[Artikel 134#, kategori catatan] Saya baru sadar tanggal 1 Mei adalah hari libur untuk peringatan Hari Buruh Nasional. Pantes saja penghuni rumah lain tidak terdengar kesibukan pagi hari seperti biasanya. Mari kita menyapa Mei.

Tubuh terasa sangat melelahkan usai malamnya bermain futsal. Ditambah nonton pertandingan Liga Champions antara Bayern Muenchen vs Real Madrid yang berakhir seri 2-2.

Antara senang dan tidak baik-baik saja, rasanya menjalani hari ini terasa berat dari biasanya. Dan saya baru sadar jika jempol kaki kiri saya bermasalah karena bermain futsal.

Rumah yang kembali lega

Apakah saya harus bersyukur atau sebaliknya usai pemilik rumah akhirnya telah pulang kembali? Suasana rumah kembali hening dan sepi, saya memang menyukainya ternyata. 

Tapi, saya lupa jika penghuni rumah lainnya masih ada. Kecanggungan masih terasa, apalagi ketika dapur memiliki penguasa tersendiri. Selalu membuat khawatir jadinya.

Pemasukan

Jika bulan April masih bisa teratasi karena diberi tip sama kerabat, bagaimana dengan bulan Mei ini? Sudah beberapa bulan terakhir, saya tidak dapat pemasukan dari aktivitas blogging yang dilakukan.

Lebaran yang diharapkan dari salah satu provider, rupanya juga tidak memberikan THR-nya seperti beberapa tahun lalu. Padahal ada aktivitas di sana usai lebaran dengan sebuah artikel yang diterbitkan atas nama mereka.

Saya berharap bulan Mei ini ada pemasukan lebih karena saya masih ada tanggungan pinjaman online. Saya tahu aktivitas dotsemarang semakin terus mengkhawatirkan, semoga saja ada keajaiban datang.

...

Banyak hal terjadi selama bulan April, terutama semenjak pemilik rumah datang. Kebahagiaan sangat dekat dengan penderitaan, khususnya aktivitas saya sebagai bloger. Yah, sangat sulit untuk selalu keluar kota dan waktu yang disediakan. 

Gambar yang saya jadikan cover ini diambil saat sedang di Jogja. Rambut saya sudah lumayan panjang. Sudah 2 bulan tidak potong demi menghemat keuangan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini