Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Pertandingan Terakhir Real Madrid di La Liga: Terima Kasih Toni Kroos

[Artikel 57#, kategori Real Madrid] Ada momen besar yang terjadi minggu ini. Ada Manchester United yang semalam sebelumnya sukses menjuarai Piala FA dan dini hari kemudian, giliran Madrid yang menuntaskan pertandingan terakhirnya sekaligus mengucapkan salam perpisahan kepada sang maestro, Toni Kroos.

Real Madrid menjamu Real Betis Minggu dini hari (26/5) di Santiago Bernabeu dengan hasil imbang tanpa pemenang, alias 0-0. Sepertinya fokus tim sudah tidak lagi mengejar hasil karena mereka sudah juara.

Namun setidaknya, Madrid tidak kalah. Itu saja. Pertandingan ini yang penuh bawang juga tidak sekedar salam perpisahan buat Toni Kross, tapi juga buat Kepa yang merupakan kiper pinjaman mereka.

Meski tidak seheboh dan spesial, Kepa adalah orang baik yang patut dihargai. Semenjak posisinya diambil alih Lunin, Kepa memang sedang tidak beruntung. Meski begitu, ia berada di tim yang sangat menghargai dirinya dan orang-orang baik lainnya.

Perpisahan Sang Maestro

Semenjak mengumumkan dirinya akan pensiun usai gelaran Piala Eropa 2024, semua orang, khususnya penggemar tertuju pada dirinya. Perjalanan 10 tahun bersama Real Madrid akhirnya berakhir juga.

Kroos yang bergabung pertama kali bersama Madrid tahun 2014 silam sukses menjadi jenderal lini tengah Los Blancos.

Ada banyak momen kebahagiaan dan haru selama pertandingan. Bahkan, Toni yang sudah berusaha menahan tidak menangis terpaksa pecah juga saat memeluk anak-anaknya setelah pergantian pemain di menit 85.

Post by @asmaridexter
View on Threads

Sekuatnya pria dengan pencapaiannya yang luar biasa, tidak mungkin tidak akan merasa sedih karena ia akan berpisah dengan timnya yang dianggap rumah keduanya.

Terima kasih Sang Maestro, Toni Kroos. Sangat bangga untuk melihatmu setiap pertandingan bersama Real Madrid.

...

Oh ya, Kepa akhirnya diberi menit bermain kali ini di babak kedua. Menggantikan Cortoa yang main sejak menit pertama. Kepa memang tidak memiliki sejarah panjang seperti Toni, tapi tetap saya ucapkan juga terima kasih untuk beliau.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini